Menteri Teten: Cerita Nusantara Jadi Panggung Apresiasi Wastra dan Kriya Indonesia

M Nurhadi

Jum'at, 24 November 2023 | 12:55 WIB
Menteri Teten: Cerita Nusantara Jadi Panggung Apresiasi Wastra dan Kriya Indonesia
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) saat menghadiri Cerita Nusantara di Jakarta, Kamis (23/11) [KemenkopUKM]

Suara.com - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bersama Dewan Kerajinan Seni Nasional (Dekranas) dan OASE menggelar program bertajuk Cerita Nusantara sebagai ajang memperkenalkan kekayaan Nusantara, sekaligus mengapresiasi kehadiran ekosistem wastra dan kriya di tanah air.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) mengungkapkan, program tersebut akan menjadi ajang untuk apresiasi dan selebrasi seluruh ekosistem di sektor wastra dan kriya, terkait dengan peranan mereka yang sangat strategis sebagai agregator bagi UMKM dalam negeri.

“Dalam struktur ekonomi kita yang didominasi oleh UMKM, peran agregator menjadi penting, dan dalam Cerita Nusantara inilah kami suguhkan agregator-agregator yang sudah nyata menjaga eksistensi dan keberlanjutan bisnis wastra dan kriya di Indonesia,” kata Menteri Teten, dalam konferensi pers Cerita Nusantara di Jakarta, Kamis (23/11/2023) kemarin.

Ia menyebut, melalui Cerita Nusantara pihaknya ingin memberikan gambaran menyeluruh terkait inisiatif dalam membangun ekosistem usaha wastra dan kriya yang luar biasa, dan dihadirkan dalam satu waktu dan tempat secara bersamaan.

Menurutnya, wastra dan kriya yang menjadi bagian dari gaya hidup sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sehingga bila tidak cepat diantisipasi melalui enabler-enabler yang andal untuk menggerakkan industri tersebut, maka Indonesia akan kehilangan momentum.

“Klaster itu bisa dari produknya maupun klaster wilayah. Contoh di Garut, kita bangun pabrik konveksi untuk produk hilir kulit seperti jaket, sepatu, tas, dan sebagainya," kata Menteri Teten.

Selain itu, dari sisi pembiayaan juga sudah terdapat KUR klaster. Klasterisasi menurut Menteri Teten juga membuat pengembangan pelatihan pada UMKM menjadi lebih mudah.

"Mereka tidak lagi harus memikirkan cara mengembangkan produknya, bahan baku dari mana karena bisa langsung dipasok, hingga didukung marketingnya," ujar Menteri Teten.

Secara terpisah, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah mengungkapkan, perjalanan Cerita Nusantara dimulai sejak 2021 melalui Cerita Wastra yang berkeinginan mendampingi pelaku wastra, dan dilanjut dengan menyelenggarakan Cerita Kriya pada tahun 2022.

baca juga

Azizah menambahkan, program tersebut telah berhasil memberdayakan lebih dari 10 ribu perajin selama dua tahun terakhir ini.

"Di Cerita Nusantara, terdapat semua kolaborator dari ekosistem kriya dan wastra, termasuk start-up yang telah mendukung UMKM," kata Azizah.

Cerita Nusantara yang akan digelar pada 28 November 2023 di Jakarta Convention Centre (JCC) ini, mengusung tema “Unveiling The Story of Indonesia Artistry.”

Panggung Cerita Nusantara diharapkan dapat memberikan ruang yang leluasa bagi ekosistem kreatif yang ada di dalamnya seperti Jakcloth, Brightspot, Inacraft, BRIlianpreneur, Alun Alun Indonesia, Sarinah, M-Bloc, IdeaFest, Kriyanusa, MUFFEST, JFW, PINTU Incubator, OOA, Wall of Fades, JSD, USS, JakartaXBeauty, Rumah Tenun Magelang, IFFINA, Krealogi, Piazza Firenze by Poppy Dharsono, Karya Kreatif Indonesia, hingga Gerakan Revolusi Lokal untuk berekspresi, berjejaring, dan untuk membawa karya-karya terbaiknya agar lebih dikenal luas.

"Nanti akan ada showcasing para kolaborator yang menjadi pendukung acara. Ada juga acara talkshow dengan tiga tema yang memberikan informasi dan dialog interaktif mengenai ekonomi digital, branding, dan pemasaran produk untuk go global," ujr dia.

Tak ketinggalan, kata Azizah, ada business matching dan financial pitching bagi pelaku usaha start-up agar dapat mengakses pembiayaan, lalu ditutup dengan entrepreneur awarding kepada para pelaku usaha sebagai bentuk apresiasi atas berbagai kontribusi yang diberikan.

Dalam kesempatan yang sama, Svida Alisjahbana dari Jakarta Fashion Week (JFW) mengaku mendapatkan kehormatan bisa berpartisipasi di acara ini.

"Kami tidak berdiri sendiri, melainkan berkolaborasi dengan berbagai pihak dan organisasi untuk mengembangkan kapasitas para desainer," kata Svida

Sementara Handaka Santosa dari Out of Asia (OOA) mengatakan, pihaknya memulai usaha dari sesuatu yang terkesan tidak berarti menjadi sesuatu yang dilihat oleh mata dunia.

"Kami memulai dengan enceng gondok, tanah teras kota, anyaman rotan, dan lainnya. Dan itu dimulai dari desa-desa. Kami tidak mengambil karyawan bekerja di showroom, tapi dari desa-desa," ucap Handaka.

Bagi Handaka, pembinaan adalah hal yang sangat penting. "Juga, apresiasi KemenkopUKM yang selalu memberikan semangat yang sangat berarti bagi kami," kata Handaka.

"Kami terus meningkatkan desain karena menjadi faktor yang utama. Kami juga bersama-sama mendiskusikan tren ke depan akan seperti apa," sambung Handaka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mbak Lala Mengamuk Rafathar Diolok-olok Usai Rans Nusantara FC Kalah: Norak!

Mbak Lala Mengamuk Rafathar Diolok-olok Usai Rans Nusantara FC Kalah: Norak!

Entertainment | Jum'at, 24 November 2023 | 11:43 WIB

Mbak Lala Ngamuk Rafathar Kembali Dijadikan Bahan Yel-yel Saat Rans Nusantara FC Kalah

Mbak Lala Ngamuk Rafathar Kembali Dijadikan Bahan Yel-yel Saat Rans Nusantara FC Kalah

Your Say | Jum'at, 24 November 2023 | 11:37 WIB

Strategi Menkop UKM Dorong Wastra dan Kriya Indonesia

Strategi Menkop UKM Dorong Wastra dan Kriya Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 24 November 2023 | 09:30 WIB

Eduardo Almeida Akui Rans Nusantara Bermain Buruk Lawan Persita: Kami Bertahan dan Menyerang, Tim Lawan Lebih Baik

Eduardo Almeida Akui Rans Nusantara Bermain Buruk Lawan Persita: Kami Bertahan dan Menyerang, Tim Lawan Lebih Baik

Bola | Jum'at, 24 November 2023 | 07:35 WIB

BRI Liga 1: Nasib Baik Berpihak ke Persita Tangerang Usai Bantai Rans Nusantara, bye Bye Zona Degradasi

BRI Liga 1: Nasib Baik Berpihak ke Persita Tangerang Usai Bantai Rans Nusantara, bye Bye Zona Degradasi

Bola | Jum'at, 24 November 2023 | 07:05 WIB

Hasil BRI Liga 1: Persita Tangerang Lumat RANS Nusantara FC 3-0

Hasil BRI Liga 1: Persita Tangerang Lumat RANS Nusantara FC 3-0

Bola | Kamis, 23 November 2023 | 20:54 WIB

Terkini

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

×