Isu Gabungnya TikTok Shop ke GoTo Dikhawatirkan Terjadi Penguasaan Data

Achmad Fauzi

Rabu, 29 November 2023 | 18:43 WIB
Isu Gabungnya TikTok Shop ke GoTo Dikhawatirkan Terjadi Penguasaan Data
Ilustrasi TikTok Shop (freepik)

Suara.com - Rumor gabungnya TikTok Shop ke ekosistem GoTo menjadi perhatian serius banyak pihak. Salah satunya Anggota Komisi VI DPR, Amin AK yang menaruh perhatian terkait dengan penguasaan data konsumen.

Hal ini diduga terjadi jika platform asal China TikTok benar-benar jadi menggandeng Tokopedia masuk dalam bisnis e-Commerce.

"Upaya TikTok maupun platform media sosial lainnya dengan menggandeng perusahaan lokal seperti halnya GOTO (Gojek - Tokopedia) tentu dimaksudkan untuk mendapatkan big data yang dimiliki perusahaan lokal. Itu sesuatu yang sulit dicegah," ujar Amin yang dikutip, Rabu (29/11/2023).

Terkait penguasaan data ini, bilang Amin, perlu diawasi secara serius. Bahaya penyalahgunaan data harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk pemerintah. Ini juga dipertanyakan kepada mitra lokal, dalam hal ini GoTo yang belakangan disebut serius menjajaki kerja sama dengan Tiktok.

“Dan mengenai bahaya atau tidaknya, itu sangat tergantung kepada komitmen perusahaan lokal yang dijadikan mitranya, seperti GOTO misalnya. Soal data konsumen Indonesia, sebetulnya tanpa bekerjasama dengan GOTO pun platform TikTop Shop sudah menguasai data konsumen Indonesia dalam jumlah cukup besar. Bahkan, platform TikTop secara teknologi lebih advance dibanding media sosial lainnya," imbuh dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR, Martin Manurung, mengingatkan rencana bisnis perusahaan asal China TikTok lewat TikTok Shop yang akan menggandeng GoTo supaya bisa beroperasi lagi di Indonesia.

Martin mengatakan, jangan sampai ada dominasi pasar di berbagai sektor bisnis dikuasai oleh satu konglomerasi. Untuk diketahui, beredar kabar yang makin menguat soal Tiktok bergabung dengan Goto (Gojek - Tokopedia)

"GOTO merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia. Perusahaan ini memiliki berbagai lini bisnis, termasuk e-commerce, transportasi, dan keuangan. Dominasi pasar GOTO memang perlu diwaspadai," ujar Martin yang dikutip, Rabu (29/11/2023).

Martin, rencana bisnis itu perlu mendapat perhatian semua pihak, khususnya pemerintah. Jangan sampai ada monopoli usaha, seperti kekhawatiran pemerintah terhadap keberadaan Tiktok Shop sebelumnya yang ditutup karena dianggap merugikan UMKM hingga mematikan produk lokal.

baca juga

"Jika GOTO tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan risiko monopoli dan persaingan tidak sehat di pasar. KPPU perlu melakukan pengawasan terhadap dominasi pasar GOTO. KPPU harus memastikan bahwa GOTO tidak menggunakan posisinya untuk melakukan praktik-praktik yang merugikan konsumen dan pelaku usaha lokal," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TikTok Shop Comeback Lewat Tokopedia, Menteri Teten Beri Restu

TikTok Shop Comeback Lewat Tokopedia, Menteri Teten Beri Restu

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 11:34 WIB

Rumor TikTok Shop Gabung GoTo, Anggota Komisi VI DPR Ingatkan Perlindungan Data

Rumor TikTok Shop Gabung GoTo, Anggota Komisi VI DPR Ingatkan Perlindungan Data

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 09:16 WIB

Tokopedia Sudah Kerjasama dengan Instagram, Tiktok Shop Gagal Gabung?

Tokopedia Sudah Kerjasama dengan Instagram, Tiktok Shop Gagal Gabung?

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 10:36 WIB

Terkini

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:00 WIB

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:55 WIB

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:49 WIB

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:45 WIB

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:42 WIB

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:41 WIB

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:15 WIB

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:13 WIB

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:12 WIB

×