Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hunian Layak dan UMKM Kunci Kesejahteraan Warga Jakarta Barat

Iwan Supriyatna

Senin, 15 Januari 2024 | 14:46 WIB
Hunian Layak dan UMKM Kunci Kesejahteraan Warga Jakarta Barat
Talkskhow dalam program “Dengar Langsung EA bersama Rocky Gerung”.

Suara.com - Calon anggota legislatif DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta III, Erwin Aksa memaparkan programnya untuk membangun hunian layak bagi masyarakat di sudut kota dan UMKM di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Riau.

Sebagai penyeimbang program-program Erwin Aksa, hadir juga pengamat sosial dan politik Rocky Gerung. Tujuannya, untuk dapat memberikan pandangan dan masukan, termasuk kritikan. Sehingga, program-progran yang akan dibangun oleh Erwin Aksa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Talkskhow ini disajikan dalam program “Dengar Langsung EA bersama Rocky Gerung”. Acara digelar dalam bentuk Live Streaming di Platform Youtube dan Facebook Erwin Aksa. Kegiatan ini digelar secara hybrid, dan peserta yang hadir secara onsite sebanyak 50 orang yang merupakan warga Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

“Kami mengakui, masih banyak rumah warga di Taman Sari, Jakarta Barat yang belum layak huni. Kondisi ini, sangat memprihatinkan karena akan mengganggu kesehatan dan kenyamanan hidup warga,” ungkap Erwin ditulis Senin (15/1/2024).

Masih adanya warga hidup dengan kualitas yang tidak layak, jelas dia, terjadi karena tingkat pendapatan masyarakat yang masih rendah, serta belum meratanya penyebaran hasil pembangunan.

“Karena itu, sangat perlu untuk memaksimalkan program percepatan pembangunan ekonomi di Jakarta Barat yang dilakukan, seiring dengan program bantuan sosial yang ada,” terang Erwin.

Infrastruktur Sebagai Kebutuhan Dasar Manusia

Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung menyebut, hunian maupun infrastruktur merupakan kebutuhan dasar manusia. Menurutnya, permasalahan mendasar terkait hunian dan kehidupan layak harus diubah melalui kebijakan.

“Infrastruktur itu adalah kebutuhan dasar, bahkan hak dasar manusia. Di antara keberagaman itu, ada hal yang mendasar menjadi hak warga negara yaitu hunian, hidup yang cukup stabil, lalu udara yang sehat. Itu semua harus diubah dengan kebijakan,” ujarnya.

baca juga

Rocky juga menambahkan, hunian yang menjadi kebutuhan dasar manusia dapat menjadi acuan awal pembangunan. Hunian yang layak akan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kita mau pembangunan itu dimulai dari dasar kehidupan manusia itu. Dia mau mencari rasa aman itu dasarnya, setelah itu dia bisa eksplorasi,” jelas Rocky.

Kepastian Penerima Kredit Rumah Bersubsidi

Menurut Erwin Aksa, pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat miskin di Jakarta Barat yang masih hidup dalam hunian tidak layak mendapatkan bantuan sosial. Baik bantuan langsung tunai, serta bantuan lain, termasuk kredit pemilikan rumah subsidi.

“Masyarakat perlu mendapatkan kepastian untuk bisa memperoleh kredit pemilikan rumah bersubsidi, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Intinya, kelayakan rumah hunian bagi masyarakat harus mendapat perhatian serius pemerintah,” papar Erwin.

Sejalan dengan itu, jelasnya, warga yang tidak memiliki pekerjaan diberikan kesempatan bekerja. Namun, tentu saja dengan memastikan kualifikasinya. Bagi dia, pemuda yang perlu mendapatkan pelatihan diberikan pelatihan yang akan meningkatkan kualifikasinya.

“Di sisi lain, bagi pemuda dan masyarakat, termasuk para ibu-ibu dan bapak-bapak yang ingin berwirausaha, diberikan pelatihan dan diberikan modal,” tambah dia.

Semua kegiatan bantuan sosial dan percepatan pembangunan ekonomi ini, papar Erwin Aksa, harus memiliki jangka waktu yang tegas. Sehingga, dalam beberapa tahun, warga Jakarta Barat tidak lagi mendapatkan bantuan sosial karena secara ekonomi sudah mandiri dan sudah tinggal di hunian yang layak.

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Jakarta Barat

Data BPS tahun 2023 menunjukkan, penduduk Kota Jakarta Barat didominasi oleh penduduk usia produktif berusia 15 sampai 64 tahun atau sebanyak 71,4 persen dari total penduduk.

Sedangkan, sebanyak 51,1 persen penduduk usia 15-49 tahun berstatus kawin. Sebanyak 64,9 persen rumah tangga di Jakarta Barat menempati rumah sendiri.

Sebanyak 1,78 persen warga menerima bantuan pangan non tunai (BNPT), lalu 3,18 persen penerima Kartu Keluarga Sejahtera dan 3,85 persen penerima Program Keluarga Harapan. Masyarakat yang menerima bantuan sosial merupakan Kepala Rumah Tangga yang tidak bekerja.

Erwin Aksa optimistis perbaikan hunian dan pembangunan UMKM di Jakarta Barat akan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, sehingga akan berdampak pada perbaikan bidang lain.

“Perbaikan kedua hal itu juga akan mewujudkan peningkatan kualitas hidup lain, seperti pendidikan, kesehatan dan sebagainya,” tandas Erwin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Pengembangan Usaha Mikro, BSI Siap Salurkan Rp16 Triliun KUR Syariah di 2024

Dukung Pengembangan Usaha Mikro, BSI Siap Salurkan Rp16 Triliun KUR Syariah di 2024

Bisnis | Sabtu, 13 Januari 2024 | 11:03 WIB

Gibran Belanja, Minta Selvi Ananda Pilihkan Baju: Opo Jare Bojoo

Gibran Belanja, Minta Selvi Ananda Pilihkan Baju: Opo Jare Bojoo

News | Jum'at, 12 Januari 2024 | 21:34 WIB

BRI dan Pemerintah Inggris Kolaborasi untuk Membangun Kapasitas UMKM Perempuan

BRI dan Pemerintah Inggris Kolaborasi untuk Membangun Kapasitas UMKM Perempuan

Bri | Kamis, 11 Januari 2024 | 09:10 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×