Profil Perusahaan Produsen Ban yang Tutup dan PHK 1.500 Pekerja

Achmad Fauzi

Rabu, 17 Januari 2024 | 18:34 WIB
Profil Perusahaan Produsen Ban yang Tutup dan PHK 1.500 Pekerja
Kapan mesti ganti ban mobil. Sebagai ilustrasi [Lifepal].

Suara.com - PT Hung-A Indonesia, produsen ban mentup operasional pabriknya yang berada di Cikarang, Jawa Barat. Perusahaan asal Korea Selatan ini bakal resmi berhenti memproduksi ban pada 1 Februari 2024.

Informasi tutupnya pabrik ini tersebar dan viral di sosial media. Seperti dikutip dari akun instagram @seputarjabar.id, manajemen melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas penutupan operasional tersbeut.

"Mulai 1 Februari 2024 perusahaan PT Hung-A melakukan penutupan operasional perusahaan sesuai surat keputusan direksi yang nanti akan ditempelkan," ujar salah satu perwakilan manajamen dalam video di sosial media tersebut.

Terlepas dari hal itu, sebenarnya PT Hung-A Indonesia telah beroperasi lama di Indonesia.

Seperti dikutip dari situs resmi Hung-A Group, PT Hung-A Indonesia ini telah beroperasi di Indonesia sejak 1991. Pabrik itu memproduksi berbagai jenis ban dan produk tabung.

Selain itu, ternyata PT Hung-A Indonesia merupakan basis bisnis utama bagi manajemen global Grup Hung-A

Tak hanya dijual di dalam negeri, 70 persen ban-ban yang diproduksi PT Hung-A Indonesia di ekspor ke eropa dan mengirimkan ke pabrik Dunlop.

Di pasar domestik, PT Hung-A Indonesia bermitra dengan beberapa perusahaan Indonesia untuk memastikan pangsa pasar dan membuktikan kualitas terbaik serta kepercayaan dari pasar.

Khususnya, ban kelas atas untuk MTB telah mempertahankan posisi pertama dalam penjualan dengan merek perusahaan kontonental di Jerman.

baca juga

Kemudian, PT Hung-A Indonesia memiliki sertifikasi ISO9001 untuk dilengkapi dengan sistem mutu yang dibutuhkan di pasar global dan menambah daya saing harga untuk pemasaran global.

PHK 1500 Karyawan

PT Hung-A Indonesia menyatakan tutup produksi, per tanggal 1 Februari 2024, sehingga sekitar 1.500 pekerja harus terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Mulai 1 Februari 2024 perusahaan PT Hung-A melakukan penutupan operasional perusahaan sesuai surat keputusan direksi yang nanti akan ditempelkan," kata salah satu perwakilan manajamen dalam video tersebut.

"Semua yang ada disini semua termasuk saya akan terdampak PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja. Dan mulai hari ini semua karyawan dirumahkan," tambah dia.

Dalam rekaman video yang beredar, tampak karyawan PT Hung-A berdiri mendengarkan pengumuman perwakilan manajemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Ban di Cikarang Bangkrut, Tutup Mulai 1 Februari 2024

Pabrik Ban di Cikarang Bangkrut, Tutup Mulai 1 Februari 2024

Bisnis | Rabu, 17 Januari 2024 | 14:53 WIB

Pabrik Ban di Cikarang Tumbang, Ribuan Karyawan Kena PHK

Pabrik Ban di Cikarang Tumbang, Ribuan Karyawan Kena PHK

Bisnis | Rabu, 17 Januari 2024 | 13:23 WIB

Produsen Ban Goodyear PHK 1.200 Karyawan, Ini Negara yang Terdampak

Produsen Ban Goodyear PHK 1.200 Karyawan, Ini Negara yang Terdampak

Bisnis | Senin, 11 September 2023 | 10:56 WIB

Terkini

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

×