Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Belajar dari Kasus Suap SAP, Persaingan Bisnis Global Rugikan Negara Berkembang

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 31 Januari 2024 | 08:13 WIB
Belajar dari Kasus Suap SAP, Persaingan Bisnis Global Rugikan Negara Berkembang
Pakar teknologi dan keamanan Julyanto Sutandang.

Suara.com - Di era digital yang semakin maju, peran teknologi informasi dan komunikasi semakin krusial bagi ketahanan suatu negara. Di sisi lain, muncul tantangan yang begitu kompleks untuk mengelolanya, disebabkan jumlah populasi yang terus meningkat, akses informasi yang semakin mudah, hingga media sosial yang semakin memudahkan informasi simpang siur di jagad maya.

Terkait hal tersebut, kemandirian negara dalam mengadopsi teknologi menjadi hal penting untuk memastikan bahwa negara tetap memiliki kontrol penuh terhadap sistem teknologi dan keamanan informasi dan tentunya terhadap informasi dan data warga negara termasuk institusi didalamnya.

Skandal suap perusahaan ERP kelas dunia Jerman SAP yang pertama kali diungkap pada pengadilan Amerika Serikat, dan menyeret Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (kini bernama Bakti Kominfo), dapat menjadi contoh betapa mengerikannya persaingan bisnis tingkat dunia sehingga terjadi perilaku bermoral rendah seperti itu terjadi, dan ternyata juga dilakukan oleh perusahaan global kelas dunia sekelas SAP.

Kasus tersebut terungkap baru-baru ini berdasarkan berita resmi Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang menyatakan adanya dokumen pengadilan terhadap SAP yang dituntut untuk membayar lebih dari USD 220 juta atau setara Rp 3,4 triliun dalam bentuk denda maupun administrasi.

Menyikapi peristiwa tersebut, alangkah baiknya jika kita sendiri memiliki penguasaan yang mumpuni terhadap teknologi informasi berikut implementasinya sehingga kita tidak lagi hanya menjadi “korban” persaingan bisnis global, dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Kemandirian kita dalam mengadopsi teknologi informasi adalah hak mutlak agar kita benar-benar memiliki kedaulatan, tidak lagi menjadi pelanduk yang terantuk-antuk di tengah persaingan dua gajah”, kata pakar teknologi dan keamanan Julyanto Sutandang merespons isu ini ditulis Rabu (31/1/2024).

Menurut pria yang menjabat sebagai CEO dari PT Equnix Business Solutions ini, setidaknya ada lima alasan mengapa kemandirian dalam mengadopsi teknologi dapat meningkatkan hal dibawah ini:

1. Ketahanan ekonomi
Dengan kemampuan sendiri kita berusaha mengisi kebutuhan pasar domestik, sehingga pengguna akan selalu punya opsi dan harga yang lebih bersaing tidak harus tergantung pada solusi dari luar.

2. Ketahanan dan Keamanan Nasional
Dengan penggunaan sumber daya lokal menguasai teknologi secara mandiri sehingga tidak ada potensi sabotase maupun embargo yang dapat mengganggu pelaksanaan ketahanan dan keamanan secara mandiri.

3. Kedaulatan
Sumber daya yang diciptakan (solusi yang berasal dari sumber daya teknologi informasi, menjadi bentuk sumber daya lainnya) tidak memiliki ketergantungan teknis maupun legal terhadap pihak asing sehingga kontrol dapat dilakukan sepenuhnya,

4. Ketersediaan sumber daya lokal
Sumber daya terpenting bagi sebuah negara adalah sumber daya manusia (SDM). Sebuah negara dapat berdiri dengan baik jika dan hanya jika SDM-nya berkualitas sehingga dapat menyokong tiang utama bangunan negara yang mandiri dan merdeka. Jika teknologi tidak dapat dikuasai secara mandiri, akan sangat besar kemungkinan terjadi aliran SDM yang berkualitas keluar untuk mencari kesempatan aktualisasi diri yang baik.

5. Kreativitas dan Inovasi
Dengan terbukanya pasar untuk pemanfaatan sumber daya lokal, maka kreativitas akan mendapatkan ruang untuk berkembang. Kreativitas yang berkembang dengan baik, pada suatu titik akan mengembangkan inovasi, akan muncul banyak penemuan dan menghasilkan kreatifitas yang lainnya lagi demikian seterusnya.

Menuju Kemandirian Penguasaan Teknologi

Salah satu upaya menuju kemandirian penguasaan teknologi adalah dengan memanfaatkan solusi IT berbasis Open Source. Platform Open Source sejak lama digadang-gadang sebagai platform masa depan karena menawarkan efisiensi, kemandirian, kemerdekaan serta kedaulatan dalam mengadopsi teknologi.

Dan saat ini adalah masa depan yang dimaksud, dunia modern kita saat ini praktis menggunakan sebagian besar perangkat lunak yang berasal dari Open Source. Dari mulai sistem operasi Linux, database relational PostgreSQL, dan masih banyak lagi yang umumnya secara tidak kita sadari sudah kita gunakan sejak lama.

Google dengan Android-nya juga memanfaatkan keberadaan perangkat lunak berbasiskan Open Source seperti kernel Linux dan belasan Open Source lain sebagai solusi bisnisnya. Amazon dan Alibaba pun melakukan hal yang sama, mengeksploitasi Open Source sebagai solusi cloud mereka.

Di seluruh dunia banyak ratusan perusahaan melakukan hal yang sama untuk kebutuhan bisnis. Tentu saja, eksploitasi tersebut menghasilkan produk yang mumpuni dan memiliki support yang professional.

Dukungan Enkripsi untuk Kedaulatan Data

Dari segi keamanan, untuk memperkuat keamanan siber, Equnix pun tidak mau ketinggalan dalam menghasilkan produk mumpuni turunan dari Postgres, dengan kemampuan enkripsi yang cepat dan tetap aman karena memiliki standar industri keuangan.

Penggunaan HSM (Hardware Security Module) sebagai bagian dari Key Management adalah salah satu faktornya. Produk ini bernama 11DBX yang dikembangkan berdasarkan riset dan Postgres Open Source, memiliki fitur enkripsi berkelas dunia, memiliki pengamanan data terbaik, cepat dan Quantum-Proof, sehingga sangat aman.

Kecepatan yang tidak terkalahkan dibandingkan dengan kompetitor lainnya, karena proses enkripsi hanya terjadi pada data yang harus diamankan saja, berbeda dengan produk lain yang menggunakan tablespace/filesystem. Tantangan yang dihadapi dalam teknologi enkripsi seperti ini membutuhkan indexing yang khusus, agar tercipta proses scan data yang tidak melakukan dekripsi data terus menerus.

Sistem index pada data terenkripsi yang dipatenkan adalah sebuah inovasi yang mumpuni dan menjadi solusi terbaik dalam pemenuhan kebutuhan enkripsi data pada undang-undang PDP. Tidak kalah pentingnya meningkatkan keamanan akses dengan MFA (Multifactor Authentication)

Semua fungsi perlindungan andal ESE diimplementasikan dalam Produk 11DBX dan akan diluncurkan Equnix secara resmi di kuartal pertama 2024, dan ketersediaannya akan dirilis secara bertahap hingga tersedia bagi semua platform dan pengguna.

“Untuk mencapai kemandirian penguasaan teknologi, negara juga perlu menginvestasikan sumber daya dalam penelitian dan pengembangan teknologi secara lokal, memutuskan ketergantungan terhadap sumber daya asing, memperkuat kebijakan dan regulasi terkait, serta menjalin kerja sama dengan lembaga riset dan perguruan tinggi dalam rangka inovasi dan pengembangan teknologi,” kata Julyanto.

Ia menyebut, selain melakukan pembenahan sistem pengawasan dan pengelolaan SDM, sebuah lembaga perlu memperkuat kemampuan dalam mengembangkan teknologi karya anak bangsa lewat kolaborasi dengan lembaga riset dan perguruan tinggi dan pemanfaatan Open Source. Dengan kemandirian kita dalam mengadopsi dan menguasai teknologi memberikan kontribusi dalam meningkatkan ketahanan negara.

"Upaya menuju kemandirian dalam penguasaan teknologi pada akhirnya akan memperkuat negara menuju tataran kemandirian nasional yang merdeka dan berdaulat, menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Suap BAKTI Kominfo, SAP Kini PHK 8.000 Orang

Usai Suap BAKTI Kominfo, SAP Kini PHK 8.000 Orang

Tekno | Rabu, 24 Januari 2024 | 17:19 WIB

Dikonfirmasi soal Suap Eks Bupati Kukar ke Eks Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Irit Bicara Tinggalkan KPK

Dikonfirmasi soal Suap Eks Bupati Kukar ke Eks Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Irit Bicara Tinggalkan KPK

News | Selasa, 23 Januari 2024 | 20:31 WIB

Kementerian BUMN Akan Serahkan Perusahaan yang Tersangkut Kasus SUAP SAP ke Kejagung

Kementerian BUMN Akan Serahkan Perusahaan yang Tersangkut Kasus SUAP SAP ke Kejagung

Tekno | Senin, 22 Januari 2024 | 22:29 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB