Disebut Penebar Hoax BUMN Jadi Koperasi, Erick Thohir Murka

Achmad Fauzi

Selasa, 06 Februari 2024 | 17:35 WIB
Disebut Penebar Hoax BUMN Jadi Koperasi, Erick Thohir Murka
Erick Thohir dukung Prabowo-Gibran. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggapi cibiran Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang menyebut penebar hoax tentang Timnas AMIN ingin ubah BUMN jadi Koperasi.

Menurut Erick, Cak Imin tidak seharusnya menyalahkan dirinya soal isu BUMN jadi koperasi.

Pasalnya, isu ini timbul dalam diskusi yang digelar oleh Timnas AMIN. Sehingga, Erick meminta justru Anies-Cak Imin harus menegur tim suksesnya.

Selain itu, seharusnya Anies-Cak Imin juga harus melakukan klarifikasi dan menegur timses yang membuat ide tersebut karena membuat resah seluruh karyawan BUMN dan juga mitra BUMN, baik swasta maupun UMKM.

Hal ini juga memiliki dampak negatif dalam upaya transformasi BUMN yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

BUMN Mau Diubah Jadi Koperasi, Ekonom: Ngawur

"Kalau memang bukan dari tim AMIN, harusnya Pak Anies dan Cak Imin bukan tegur saya, tapi tegur jubir yang melakukan konferensi pers mengenai hal ini. Videonya ada kok," ujar Erick dalam keterangannya, Selasa (6/2/2024).

Ketua Umum PSSI ini menilai, tudingan kepada dirinya terkait pengubahan status BUMN menjadi koperasi merupakan salah alamat.

baca juga

Sebab, Erick hanya memberikan tanggapan atas pertanyaan yang disodorkan wartawan mengenai gagasan dari tim sukses (timses) 01 untuk mengubah BUMN menjadi koperasi.

"Kalau saya, kan hanya menjawab dan merespons wartawan. Yang nanya bahwa pendapat itu dari tim AMIN, itu ya wartawan. Saya hanya merespons dan menjawab," jelas dia.

Baca Juga

Ekonom Beberkan Perbedaan Koperasi dengan BUMN

Erick kembali menegaskan, dirinya hanya memberikan pandangan yang berlandaskan fakta dan data terkait kontribusi besar BUMN bagi negara dan masyarakat.

Tak hanya itu, BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia juga memiliki peran vital dalam penyediaan lapangan kerja, menjadi penyeimbang ekonomi, hingga meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

"Sangat ironis dan tidak masuk akal mengubah BUMN menjadi koperasi karena akan membuat banyak pengangguran dan menyakiti perjuangan insan BUMN yang telah bekerja keras menjadi agen perubahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," pungkas Erick.

Sebelumnya, Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut Menteri BUMN, Erick Thohir telah menyebar hoaks.

Hoaks yang dimaksud perihal wacana pembubaran BUMN lalu diganti dengan koperasi.

"Menteri BUMN menyebar hoax tentang BUMN atas nama AMIN," kata Cak Imin melalui akun @cakimiNOW pada Selasa (6/2/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biodata dan Kekayaan Erick Thohir, Menteri BUMN Dituduh Bikin Hoaks BUMN

Biodata dan Kekayaan Erick Thohir, Menteri BUMN Dituduh Bikin Hoaks BUMN

Lifestyle | Selasa, 06 Februari 2024 | 17:20 WIB

Cak Imin Dirangkul Saat Pidato, Komika Abdur: Seperti Bapak-bapak Nahdiyin di Dekat Rumah Kita

Cak Imin Dirangkul Saat Pidato, Komika Abdur: Seperti Bapak-bapak Nahdiyin di Dekat Rumah Kita

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 17:02 WIB

Mengenal Nasi Kuning Manado yang Disantap Anies Saat Kampanye Akbar di Sulut

Mengenal Nasi Kuning Manado yang Disantap Anies Saat Kampanye Akbar di Sulut

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×