- Midea Electronics Indonesia memperkenalkan 16 perangkat pendingin komersial dalam pameran Krista Interfood 2026 di NICE PIK 2, Tangerang.
- Pameran industri makanan dan minuman tersebut diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 7 November 2026 yang lalu.
- Perusahaan menghadirkan tiga kategori produk, yaitu chest freezer, vertical showcase, serta kitchen refrigerator untuk mendukung operasional bisnis.
Suara.com - Menikmati hidangan lezat di restoran atau kafe bukan hanya soal racikan bumbu dan keterampilan koki. Ada proses panjang di balik penyajiannya, termasuk bagaimana bahan makanan disimpan dan dijaga kualitasnya sebelum diolah menjadi menu siap santap.
Bagi pelaku bisnis kuliner, pengelolaan dapur menjadi salah satu aspek yang tidak bisa dianggap sepele. Ketersediaan bahan baku, pengaturan persediaan, hingga pemilihan tempat penyimpanan perlu diperhatikan agar aktivitas memasak berjalan lancar.
Terlebih, setiap bahan makanan memiliki karakteristik berbeda. Daging, seafood, dan produk makanan beku membutuhkan penyimpanan bersuhu rendah, sementara bahan yang digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari memerlukan fasilitas penyimpanan yang sesuai dengan karakteristiknya.
Kebutuhan tersebut membuat perangkat pendingin menjadi bagian penting dalam operasional bisnis makanan dan minuman (F&B). Tidak hanya restoran berskala besar, kafe, katering, minimarket, hingga usaha kuliner rumahan juga membutuhkan fasilitas penyimpanan yang mendukung aktivitas mereka.
Perkembangan kebutuhan dapur komersial ini turut terlihat dalam pameran Krista Interfood 2026 yang berlangsung pada 4–7 November 2026 di NICE PIK 2, Tangerang. Pameran industri makanan dan minuman tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mengenal berbagai kebutuhan penunjang operasional bisnis kuliner.

Salah satu perusahaan yang berpartisipasi adalah Midea Electronics Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Midea memperkenalkan 16 pilihan perangkat pendingin komersial yang terbagi dalam tiga kategori, yakni chest freezer, vertical showcase, dan kitchen refrigerator.
Ketiganya memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan usaha. Chest freezer dapat digunakan untuk menyimpan daging, seafood, maupun berbagai produk makanan beku. Sementara itu, vertical showcase memungkinkan produk makanan dan minuman ditata sekaligus ditampilkan agar lebih mudah dilihat pelanggan.
Adapun kitchen refrigerator ditujukan untuk mendukung penyimpanan bahan makanan dalam aktivitas dapur komersial, seperti restoran dan katering.
Head of B2B Midea Electronics Indonesia, Masagus Muhammad Mansyurdin, mengatakan bahwa sistem penyimpanan dan pendinginan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas produk sekaligus menunjang kelancaran operasional bisnis F&B.
“Melalui Krista Interfood 2026, kami ingin memperkenalkan berbagai solusi pendinginan dapur komersial Midea yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha, mulai dari bisnis berskala kecil hingga bisnis dengan kebutuhan operasional yang lebih besar,” ujar Masagus.
Product Manager Refrigerator Midea Electronics Indonesia, Frieda Vinita, menambahkan bahwa pemilihan perangkat pendingin sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan masing-masing jenis usaha.
Kapasitas, suhu, dan fungsi penggunaan menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menentukan perangkat penyimpanan.
“Setiap jenis usaha memiliki kebutuhan penyimpanan yang berbeda, baik dari sisi kapasitas, suhu, maupun fungsi penggunaan. Karena itu, Midea menghadirkan berbagai pilihan produk pendingin dapur komersial yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha,” jelas Frieda.
Melalui pameran tersebut, Midea berharap dapat memperluas kolaborasi dengan pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia, sekaligus memperkenalkan lini produk B2B yang selama ini mungkin belum banyak dikenal masyarakat.
Partisipasi Midea di Krista Interfood 2026 berlangsung di Building A, Hall 3, Pre-Function Area, Booth AZ-402. Pengunjung dapat melihat langsung pilihan perangkat pendingin komersial yang ditampilkan selama pameran berlangsung pada pukul 10.00–19.00 WIB.