Biar Berdaya Saing, Kemendag Dorong Pengembangan Produk Berbasis Desain Kreatif dan Inovatif

Achmad Fauzi

Selasa, 27 Februari 2024 | 14:12 WIB
Biar Berdaya Saing, Kemendag Dorong Pengembangan Produk Berbasis Desain Kreatif dan Inovatif
Wamendag Jerry Sambuaga mengatakan pihaknya akan fokus memasarkan game lokal dan aset kripto Indonesia ke luar negeri, terutama Korea Selatan. [Antara]

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong pengembangan produk berbasis desain kreatif dan inovatif. Hal ini untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk Indonesia.

Kebijakan ini selaras dengan upaya mendorong perubahan struktur pasar ekspor Indonesia. Struktur dimaksud dari efficiency-driven economy yang bersumber pemanfaatan komoditas sumber daya alam menjadi innovation-driven economy yang mengedepankan riset dan pengembangan serta desain dan penjenamaan (branding) untuk menghasilkan produk bernilai tambah di pasar global.

Hal ini disampaikan Wamendag Jerry dalam sambutannya pada acara Penganugerahan Good Design Indonesia (GDI) 2023 sekaligus membuka GDI 2024 hari ini, Senin (26/2) di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Baca Juga
Erick Thohir Bilang Begini Jika Diajak Prabowo-Gibran Jadi Menteri Lagi

“Pengembangan produk berbasis desain kreatif dan inovatif merupakan salah satu upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk Indonesia. Penyelenggaraan GDI bukan hanya ajang kompetisi desain semata, tapi juga sebagai upaya peningkatan nilai tambah produk Indonesia melalui lima kriteria kunci. Kriteria kunci dimaksud yaitu inovasi, memiliki nilai kebaruan, bernilai komersial, berorientasi ekspor, serta berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Wamendag dalam keterangannya, Selasa (27/2/2024).

Wamendag Jerry menambahkan, terdapat perwakilan perdagangan di luar negeri (perwadag) yang tersebar 46 titik. Mereka menjadi ujung tombak yang berpromosi dan membuka pintu bagi pemasaran produk Indonesia.

"Perwadag bertugas menggelar pertemuan penjajakan bisnis, yaitu mempertemukan produk dengan konsumennya di negara tempat perwadag bertugas," jelas Wamendag Jerry.

Dirjen PEN Didi Sumedi menjelaskan, salah satu produk mendapat tiga predikat sekaligus (Best Design, G-Mark, dan GDI of The Year 2023), yaitu Plustik Pavement Blocks dari perusahaan PT Plustik Maju Bersama dengan desainer Reza Hasfinanda dan Yopie Djauhari.

Plustik digunakan sebagai pengganti paving block konvensional yang terbuat dari 100 persen campuran sampah plastik rendah nilai yang diambil dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Seribu meter persegi blok Plustik setara dengan 20 juta ton sampah plastik rendah nilai.

baca juga

"Selain berkompetisi di Indonesia, produk-produk peraih predikat Best Design dan Good Design juga berpartisipasi pada tahap penjurian kedua (second screening) Good Design Award (G-Mark) di Jepang. Kabar baik, sebanyak 17 produk GDI tersebut berhasil meraih penghargaan G-Mark," pungkas Didi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Lama Memang Migrasi Sistem TikTok-Tokopedia? Pengamat Ungkap yang Sebenarnya

Berapa Lama Memang Migrasi Sistem TikTok-Tokopedia? Pengamat Ungkap yang Sebenarnya

Bisnis | Selasa, 27 Februari 2024 | 09:19 WIB

Harga Saham Unilever Cetak Rekor Terburuk Dampak Aksi Boikot Produk Israel

Harga Saham Unilever Cetak Rekor Terburuk Dampak Aksi Boikot Produk Israel

Bisnis | Senin, 26 Februari 2024 | 17:49 WIB

Kemendag Bakal Panggil TikTok Pekan Depan, Tentukan Nasib Keranjang Kuning?

Kemendag Bakal Panggil TikTok Pekan Depan, Tentukan Nasib Keranjang Kuning?

Bisnis | Senin, 26 Februari 2024 | 17:48 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×