Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PEPE Ditinggalkan, Pelaku Pasar Kripto Mendadak Borong Shiba Inu

M Nurhadi

Senin, 04 Maret 2024 | 11:32 WIB
PEPE Ditinggalkan, Pelaku Pasar Kripto Mendadak Borong Shiba Inu
Kripto meme Shiba Inu (SHIB) (Unsplash)

Suara.com - Investor kelas kakap lini kripto atau yang dikenal dengan whale belakangan dikabarkan mulai menjual aset meme coin PEPE dan meningkatkan minat mereka terhadap koin Shiba Inu (SHIB).

Bahkan, dikutip dari CryptoPotato, dalam satu sesi pasar, pemegang aset PEPE menjual lebih dari 1,9 triliun token dengan nilai i lebih dari USD 6 juta, membukukan keuntungan hampir USD 3,5 juta.

Dana yang diperoleh kemudian dialokasikan kembali untuk membeli 75,9 miliar token SHIB dengan investasi hampir USD 900 ribu.

Namun, langkah ini menyebabkan penurunan harga PEPE sebesar 17,71 persen, menandakan koreksi pasar dari puncaknya baru-baru ini.

Sementara itu, harga SHIB juga mengalami penurunan sebesar 5,91 persen dalam sehari terakhir. Meskipun demikian, data jaringan SHIB menunjukkan peningkatan aktivitas dalam ekosistemnya, dengan peningkatan alamat dompet baru dan lonjakan kecepatan transaksi.

Mekanisme pembakaran token di ekosistem SHIB juga mengalami peningkatan signifikan, dengan 3,7 juta token dibakar dalam satu hari, meningkat lebih dari 30 ribu persen. Namun, jaringan Shibarium mengalami penurunan pendaftaran akun baru, menawarkan sudut pandang yang berbeda mengenai dinamika ekosistem.

Pergerakan bandar dan sinyal jaringan yang kontras ini telah menimbulkan rasa ingin tahu tentang perilaku pasar SHIB, sementara investor dan analis terus memantau evolusi koin meme tersebut.

Sebelumnya, Whale Alert melaporkan transfer besar koin meme SHIB dari bursa Binance US senilai lebih dari USD 18 juta, yang memengaruhi posisi SHIB di pasar meskipun akan diluncurkannya Shibarium.

Transaksi ini, yang melibatkan triliunan SHIB, tidak disebutkan oleh Arkham Intelligence, tetapi menunjukkan aktivitas pembakaran dan transfer bandar yang signifikan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Penyebab Bitcoin Naik Signifikan, Mampu Tembus Rp1 Miliar?

3 Penyebab Bitcoin Naik Signifikan, Mampu Tembus Rp1 Miliar?

Bisnis | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:04 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp992 Juta, Prediksi Bakal Menguat atau Siklus Empat Tahunan?

Harga Bitcoin Tembus Rp992 Juta, Prediksi Bakal Menguat atau Siklus Empat Tahunan?

Bisnis | Kamis, 29 Februari 2024 | 18:44 WIB

Hampir Tembus Rp 1 Miliar, Harga Bitcoin Diramal Akan Terus Naik Imbas Momen Ini

Hampir Tembus Rp 1 Miliar, Harga Bitcoin Diramal Akan Terus Naik Imbas Momen Ini

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:13 WIB

Bittime Buktikan Kontribusi Industri Kripto ke Penerimaan Negara Berupa Pajak

Bittime Buktikan Kontribusi Industri Kripto ke Penerimaan Negara Berupa Pajak

Bisnis | Sabtu, 24 Februari 2024 | 08:11 WIB

Survei Indodax: Mayoritas orang Indonesia Pilih Kripto Sebagai Aset Investasi

Survei Indodax: Mayoritas orang Indonesia Pilih Kripto Sebagai Aset Investasi

Bisnis | Jum'at, 23 Februari 2024 | 13:36 WIB

Awal Tahun, Pendapatan Negara dari Kripto Tembus Rp39,13 Miliar

Awal Tahun, Pendapatan Negara dari Kripto Tembus Rp39,13 Miliar

Bisnis | Jum'at, 23 Februari 2024 | 07:31 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×