Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Tekan Angka Stunting, Dexa Group Kolaborasi dengan BKKBN dan Pemprov NTT Gelar Edukasi Bidan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 11 Maret 2024 | 07:51 WIB
Tekan Angka Stunting, Dexa Group Kolaborasi dengan BKKBN dan Pemprov NTT Gelar Edukasi Bidan
Dexa Group bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Edukasi Bidan dan Intervensi Stunting dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Suara.com - Dexa Group bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Edukasi Bidan dan Intervensi Stunting dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Acara yang diikuti oleh ratusan bidan di NTT ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap target penurunan angka stunting di Indonesia.

Menurut Penjabat Gubernur NTT Bapak Ayodhia G.L Kalake dalam sambutannya di acara Edukasi Bidan dan Intervensi Stunting, di Gedung Eltari, Kupang, pada Kamis, 7 Maret 2024, pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota terus berupaya keras untuk mempercepat penurunan stunting. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya angka stunting yang signifikan sejak tahun 2019.

“Prevalensi stunting di NTT mengalami penurunan tahun 2021 itu masih 20,9 persen, tahun 2022 17,7 persen dan 2023 ini berdasarkan hasil timbang pada bulan Agustus terhadap 419.738 balita angkanya 15,2 persen. Ini masih cukup tinggi memang karena ini setara dengan 63.804 balita stunting,” jelasnya ditulis Senin (11/3/2024).

Plt. Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI, Marianus Mau Kuru, menyampaikan bahwa stunting menjadi masalah bersama.

“Stunting adalah masalah kita semua. Tidak masalah satu orang saja. Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah stunting ini, harus kita melaksanakan secara kolaboratif, konvergen, bersama-sama," tegasnya.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pusat Ade Jubaedah mengemukakan IBI terus menjalin koordinasi dan kerja sama dengan semua pihak seperti BKKBN untuk menurunkan angka stunting dan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

“Dan hari ini membutikan bagaimanana bahwa upaya konvergensi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dilakukan dengan sangat luar biasa karena dukungan penuh dari stakeholder mulai dari pejabat gubernur, kepala BKKBN,” ungkap Ade.

Corporate Affairs Director Dexa Group Tarcisius Tanto Randy menyampaikan bahwa upaya penurunan angka stunting di Indonesia menjadi inisiatif strategis dalam kontribusi Dexa Group sebagai perusahaan farmasi Nasional yang fokus di bidang kesehatan.

“Dexa Group sebagai salah satu pihak swasta yang fokus dalam bidang kesehatan yakni menyediakan produk farmasi yang bermutu, berkhasiat, dan aman, turut berkontribusi dalam Program Percepatan Penurunan Stunting ini. Dengan landasan perusahaan, Expertise for the Promotion of Health, bersama salah satu platform digital yang memantau kesehatan ibu hamil hingga masa menyusui yakni aplikasi Teman Bumil, dalam program ini berkolaborasi bersama untuk berkontribusi membantu pencapaian target penurunan stunting,” jelas Tarcisius.

Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan Lingkungan

Sementara itu di hari berikutnya, Dexa Group melalui Dharma Dexa dan Argon Peduli berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Ben Mboi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Provinsi NTT menggelar bakti sosial berupa kegiatan operasi katarak dan penghijauan lingkungan berupa penanaman ratusan pohon flamboyan di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Ben Mboi Kupang, pada Jumat, 8 Maret 2024.

“Melalui kegiatan ini, tidak hanya mata para pasien yang mendapatkan sinar harapan baru, tetapi juga hati kita semua semakin tergerak untuk terus berkolaborasi dalam kepedulian terhadap sesama dan lingkungan hidup. Dexa Group akan terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik untuk kita semua,” ungkap Tarcisius.

Dalam kesempatan ini, Bapak Ayodhia G.L Kalake menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan berinisiasi atas upaya meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat NTT.

“Kami berharap inisiatif yang baik ini dapat terus berlanjut ke depannya dan bagi pasien yang telah berpartisipasi dalam operasi katarak, dapat menjaga kesehatannya. Selain itu pada kesempatan pagi ini, juga dilakukan penghijauan berupa penanaman pohon di lingkungan rumah sakit,” kata Ayodhia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTPN IV Regional I Dukung Program Pengentasan Stunting di Sumut Tahun 2024

PTPN IV Regional I Dukung Program Pengentasan Stunting di Sumut Tahun 2024

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 11:28 WIB

Pentingnya Ubah Pendekatan Penanganan Stunting: Dari Menurunkan Jadi Cegah Penambahan

Pentingnya Ubah Pendekatan Penanganan Stunting: Dari Menurunkan Jadi Cegah Penambahan

DPR | Jum'at, 01 Maret 2024 | 13:32 WIB

Kenali Wasting, Gizi Buruk pada Anak Selain Stunting

Kenali Wasting, Gizi Buruk pada Anak Selain Stunting

Health | Rabu, 21 Februari 2024 | 19:48 WIB

Terkini

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB