Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Begini Pintarnya Singapura Monopoli Konser Taylor Swift di Asia Tenggara Hingga Buat Luhut Marah

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 12 Maret 2024 | 12:05 WIB
Begini Pintarnya Singapura Monopoli Konser Taylor Swift di Asia Tenggara Hingga Buat Luhut Marah
Konser "The Eras Tour" Taylor Swift di Singapura pada Februari 2024 menuai kontroversi terkait isu monopoli. Hingga membuat Menko Marves Luhut Binsar Pandajaitran ikutan marah.

Suara.com - Konser "The Eras Tour" Taylor Swift di Singapura pada Februari 2024 menuai kontroversi terkait isu monopoli dan membuat Menko Marves Luhut Binsar Pandajaitan ikutan marah.

Beberapa negara tetangga, seperti Thailand, Filipina dan Indonesia mengkritik Singapura karena dianggap "memonopoli" konser Taylor Swift di Asia Tenggara.

Kontroversi ini bermula dari pernyataan Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha yang mengatakan bahwa Taylor Swift tidak akan menggelar konser di Thailand karena Singapura telah membayarnya dengan harga tinggi untuk menjadi satu-satunya negara tujuan tur di Asia Tenggara.

Dugaan kesepakatan eksklusif ini diperkuat dengan pernyataan anggota parlemen Filipina Joey Salceda yang menyebut Singapura telah memberikan hibah sekitar 3 juta dolar AS kepada promotor konser AEG Presents untuk mendatangkan Taylor Swift dengan syarat tidak mengadakan konser di negara lain di kawasan tersebut.

Sementara di Tanah Air Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Indonesia kurang cerdas tak kebagian pentas Taylor Swift.

"Seperti contoh kemarin Taylor Swift itu, kita Indonesia aja yang kurang cerdas menurut saya," kata Luhut, seperti dalam video yang diunggah pada akhir pekan lalu.

Luhut mengatakan hadirnya artis global ke Indonesia merupakan sebuah persaingan antarnegara. Luhut berani pasang badan jika ada pihak atau promotor yang kesulitan mendatangkan artis top dunia.

"Nah, kalau orang bisa mem-booked, ya kita booked aja. Mesti bayar, kita bayar. Apalah, itu kan persaingan. Nggak ada yang salah itu. Ayo kalian bawa aja. Kalau ada masalah, beri tahu saya," ujarnya.

Singapura Buka Suara

baca juga

Menanggapi tudingan monopoli, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menegaskan bahwa negaranya tidak melakukan praktik monopoli dan hanya mengikuti aturan pasar.

Lee menjelaskan bahwa Singapura menawarkan harga yang kompetitif untuk mendatangkan Taylor Swift dan tidak ada larangan bagi Swift untuk konser di negara lain.

Kontroversi monopoli konser Taylor Swift ini telah menimbulkan kekecewaan dan frustrasi di kalangan penggemar di negara-negara yang tidak kebagian konser.

Beberapa pihak pun mendesak penyelenggara konser dan Taylor Swift untuk mempertimbangkan mengadakan konser di negara lain di Asia Tenggara.

Hingga saat ini, belum ada solusi konkret terkait kontroversi monopoli konser Taylor Swift. Pihak Taylor Swift dan AEG Presents belum memberikan pernyataan resmi terkait isu ini.

Sehingga kontroversi monopoli konser Taylor Swift ini menjadi sorotan tentang praktik eksklusivitas dalam industri konser. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang aksesibilitas dan keadilan bagi penggemar di negara-negara yang kurang memiliki daya tarik bagi penyelenggara konser besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh Malu, Nonton Konser Sambil Digendong, Perempuan Ini Kena Timpuk Botol

Duh Malu, Nonton Konser Sambil Digendong, Perempuan Ini Kena Timpuk Botol

News | Selasa, 12 Maret 2024 | 10:51 WIB

Tissa Biani Di-Notice Taylor Swift Malah Tuai Komentar Julid: Siap Si Paling Religius

Tissa Biani Di-Notice Taylor Swift Malah Tuai Komentar Julid: Siap Si Paling Religius

Entertainment | Senin, 11 Maret 2024 | 21:25 WIB

5 Drama Thailand yang Gak Bikin Bosan Buat Ditonton Berulang Kali, Cocok Temani Akhir Pekan

5 Drama Thailand yang Gak Bikin Bosan Buat Ditonton Berulang Kali, Cocok Temani Akhir Pekan

Your Say | Senin, 11 Maret 2024 | 20:10 WIB

Terkini

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:48 WIB

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:21 WIB

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:16 WIB

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:08 WIB

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

×