Perusahaan Biofarmasi Indonesia Ciptakan Vaksin TBC

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 25 Maret 2024 | 07:41 WIB
Perusahaan Biofarmasi Indonesia Ciptakan Vaksin TBC
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Polina Tankilevitch)

Suara.com - Indonesia saat ini menempati peringkat kedua setelah India terkait jumlah kasus Tuberkulosis (TBC), dengan angka kasus mencapai 969 ribu per tahun dan menyebabkan 93 ribu kematian, setara dengan 11 kematian per jam. 

Dikutip dari Global TB Report tahun 2022, juga diketahui bahwa jumlah kasus TBC terbanyak di dunia menyerang kelompok usia produktif, khususnya pada usia 45 sampai 55 tahun. 

Melihat fakta tersebut, dalam peringatan Hari TBC Sedunia yang jatuh pada 24 Maret, PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana), perusahaan biofarmasi Indonesia, menegaskan perannya dalam membantu pengembangan produk-produk pengobatan kanker dalam negeri, salah satunya melalui pengembangan vaksin TBC sebagai upaya mengatasi permasalahan kasus TBC di Indonesia.

"Etana berupaya untuk melakukan pengembangan produk vaksin TBC. Kami telah menjalin kemitraan dengan produsen farmasi internasional yang memiliki rekam jejak kuat dalam meneliti dan mengembangkan obat-obatan yang aman dan efektif," ungkap Director of Anti Infectious Business Unit Indra Lamora, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/3/2024)

Indra menyampaikan bahwa Etana berencana untuk mengembangkan vaksin TB terbaru menggunakan platform Adenovirus viral vector dengan pemberian secara inhalasi (dihirup). 

Langkah inovatif ini diambil untuk meningkatkan angka vaksinasi dan mengaktifkan respon kekebalan pada selaput lendir, sel, dan sistem humoral secara bersamaan. Selain itu, Etana juga memperjelas komitmennya dalam berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, seperti instansi kesehatan dan lembaga riset kesehatan. 

"Kami menjalin kerja sama dengan key opinion leaders di bidang Pulmonologi dan pemerintah sebagai regulator. Kami memastikan keamanan dan efikasi produk kami selama fase uji klinis serta menjaga kualitas studi sesuai dengan program kesehatan nasional," ujarnya.

Di samping itu, Indra menegaskan komitmen jangka panjang Etana dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan ketahanan nasional dibidang kesehatan dengan fokus pencegahan dan pengendalian penyakit TBC melalui pengembangan dan penyediaan vaksin tuberkulosis dan obat yang efektif dan aman untuk masyarakat Indonesia. 

“Selain itu, Etana berkomitmen untuk melakukan peningkatan sumber daya manusia dalam negeri dengan terus melakukan peningkatan kapasitas karyawan Etana dengan bekerjasama dengan universitas dan perusahaan terkemuka di seluruh dunia. Etana juga mendukung produksi dalam negeri dengan membangun fasilitas produksi dan menggunakan sumber-sumber lokal untuk memproduksi vaksin dan obat TBC,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga Maret 2024 Sudah Ada 290 Kematian DBD, Kapan Masyarakat Dapat Vaksin Gratis?

Hingga Maret 2024 Sudah Ada 290 Kematian DBD, Kapan Masyarakat Dapat Vaksin Gratis?

Health | Minggu, 24 Maret 2024 | 08:29 WIB

Virtual Try-On dan AI Skin Analysis: Tren Baru di Teknologi AI yang Mengubah Industri Kecantikan

Virtual Try-On dan AI Skin Analysis: Tren Baru di Teknologi AI yang Mengubah Industri Kecantikan

Lifestyle | Jum'at, 22 Maret 2024 | 11:53 WIB

Kecerdasan Buatan, Bisa Membahayakan Sekaligus Menguntungkan

Kecerdasan Buatan, Bisa Membahayakan Sekaligus Menguntungkan

Press Release | Kamis, 21 Maret 2024 | 12:25 WIB

Terkini

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

×