Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Luhut Ditunjuk Jokowi Kawal Investasi Apple di RI

Achmad Fauzi

Rabu, 17 April 2024 | 13:56 WIB
Luhut Ditunjuk Jokowi Kawal Investasi Apple di RI
Menko Marves Luhut Pandjaitan saat mencoblos di TPS 014 di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (14/2/202) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mengawal rencana minat investasi Apple di Indonesia. Hal ini, setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Luhut menjadi pemimpin dalam mengawal investasi Apple di Indonesia.

Untuk diketahui, Jokowi melakukan pertemuan dengan CEO Apple Tim Cook di Istana Kepresidenan, Jakarta. Hasilnya, Apple dikatakan memiliki minat untuk berinvestasi di RI.

"Bapak presiden sudah menugaskan pak Luhut sebagai koordinator semuanya," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (17/4/2024).

CEO Apple Tim Cook, Menkominfo Budi Arie Setiadi, dan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu di Istana Negara pada Rabu (17/4/2024). [Suara.com/Novian]
CEO Apple Tim Cook, Menkominfo Budi Arie Setiadi, dan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu di Istana Negara pada Rabu (17/4/2024). [Suara.com/Novian]

Menurut Agus, terdapat dua opsi investasi yang dilakukan oleh Apple. Pertama, dengan membangun pabrik sendiri, kemudian kedua dengan menggunakan pabrik komponen yang telah berproduksi di RI, tapi disesuaikan spesifikasi yang diminta Apple.

Selain itu, karena memiliki pasar yang besar, pemerintah jajaki agar Indonesia bisa jadi bagian rantai pasok Apple di pasar lokal maupun global. Dengan begitu, Indonesia ke depan tidak hanya jadi pasar saja bagi Apple.

"As a global player itu sangat penting bagi kita buat semua fasilitas produksinya bisa diekspor. Itu yang tadi dibicarakan. Jadi jawabannya sangat simple, nilai tambah, nilai tambah harus ada di Indonesia, penyerapan tenaga kerjanya juga harus ada di Indonesia," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah, melalui Kementerian Perindustrian, telah menyiapkan fasilitasi untuk melakukan "business matching" guna menyesuaikan kebutuhan komponen-komponen yang diperlukan oleh Apple di Indonesia.

Menurut Agus, proses pencocokan bisnis ini lebih cepat dilakukan daripada membangun pabrik manufaktur gawai Apple di Indonesia.

"Kementerian Perindustrian akan mengadakan proses 'business matching'. Kami telah memiliki daftar komponen-komponen, termasuk komponen-komponen HP 'cellphone' yang telah diproduksi di Indonesia yang mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan Apple," kata dia.

baca juga

Menurut Menteri Perindustrian, Presiden berharap perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat tersebut dapat memperluas kehadirannya di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Apple Bangun Pabrik di Indonesia, Ini Jawaban Tim Cook

Jokowi Minta Apple Bangun Pabrik di Indonesia, Ini Jawaban Tim Cook

Bisnis | Rabu, 17 April 2024 | 13:26 WIB

Menperin Sindir Bos Apple Tim Cook: Produknya Impor Semua

Menperin Sindir Bos Apple Tim Cook: Produknya Impor Semua

Bisnis | Rabu, 17 April 2024 | 12:01 WIB

Menteri Jokowi Kencangkan Ikat Pinggang Halau Dampak Perang ke Ekonomi RI

Menteri Jokowi Kencangkan Ikat Pinggang Halau Dampak Perang ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 17 April 2024 | 11:02 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×