Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Harga Gula Pasir Meroket, Penyebabnya Karena Kurs Rupiah Anjlok?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 23 April 2024 | 17:15 WIB
Harga Gula Pasir Meroket, Penyebabnya Karena Kurs Rupiah Anjlok?
Impor gula putih kristal di Palembang, Sumatera Selatan. [Antara/Nova Wahyudi]

Suara.com - Untuk Anda yang sudah mengunjungi pasar terdekat, mungkin sudah mengetahui bahwa ada kenaikan harga gula pasir. Tidak sedikit yang kemudian bertanya sebenarnya apa penyebab harga gula pasir naik menjelang pertengahan tahun ini.

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menaikkan harga gula pasir di tingkat konsumen. Harga acuan pembelian yang berlaku semula Rp16.000 kini naik menjadi Rp17.500 per kilogram.

Sementara itu di wilayah Maluku, Papua, dan wilayah kategori tertinggal, terluar, dan perbatasan, ditetapkan dengan harga Rp18.500 per kilogram.

Sejumlah kalangan lantas mengaitkan kenaikan ahrga gula pasir tersebut dengan ketergantungan impor Indonesia hingga nilai tukar atau kurs Rupiah anjlok akhir-akhir ini.

Penyebab Harga Gula Pasir Naik

Namun, ternyata bukan karena dua hal tersebut. Harga gula naik salah satunya dipengaruhi permintaan dari Asosiasi Peritel Indonesia, untuk merelaksasi harga gula. Aprindo mengaku sulit menjual gula sesuai harga acuan pembelian yang ditentukan, ketika di waktu yang sama harga beli dari produsen cukup tinggi.

Harga ini, sejauh pemberitaan yang beredar dan mengacu pada pernyataan Kepala Bapenas, akan berlaku hingga tanggal 31 Mei 2024 mendatang. Dengan kenaikan ini, dipastikan tidak akan ada kelangkaan gula di tingkat ritel.

Selain tingginya harga di tingkat produsen, harga gula juga mengalami kenaikan karena Indonesia harus melakukan impor, yang tentu saja harganya juga cukup tinggi. Pada hari Kamis, 18 April 2024 lalu, tercatat harga gula pasir berada di angka Rp18,040 per kilogram, mengalami penurunan dari sepekan sebelumnya yang sempat menyentuh angka Rp18,370 per kilogram.

Impor Gula Masih Jadi Andalan Pemenuhan Kebutuhan

Sebenarnya Indonesia hingga saat ini masih menggantungkan pemenuhan kebutuhan gulanya dari pasokan luar negeri. Di tahun 2024 ini, pemerintah memutuskan akan mengimpor sebanyak 5,4 juta ton gula dengan komposisi 708,609 ton untuk kebutuhan konsumsi, dan 4,77 juta ton untuk kebutuhan bahan baku industri.

Keputusan ini diambil pada rapat yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Meski terbilang cukup besar, namun kuota untuk konsumsi mengalami penurunan hampir 200,000 ton jika dibandingkan pada tahun 2023 lalu.

Jika melihat data yang ada di situs resmi BPS, pada 2023 lalu ada beberapa negara yang menjadi asal gula impor. Mulai dari India, Australia, Thailand, Brasil, Korea Selatan, Jerman, dan beberpaa negara lainnya. Angka impor juga terus mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Naikkan Harga Gula Jadi Rp 17.500/Kg

Pemerintah Naikkan Harga Gula Jadi Rp 17.500/Kg

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 16:42 WIB

Pemerintah Secara Sembunyi Naikkan Harga Gula Jadi Rp 17.500/kg

Pemerintah Secara Sembunyi Naikkan Harga Gula Jadi Rp 17.500/kg

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 16:21 WIB

Harga Gula Pasir Menggila Bisa Tembus Rp 18.000/kg

Harga Gula Pasir Menggila Bisa Tembus Rp 18.000/kg

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 14:53 WIB

Siap-siap Beli Es Teh Nggak Manis, Harga Gula Belum Ada Sinyal Turun

Siap-siap Beli Es Teh Nggak Manis, Harga Gula Belum Ada Sinyal Turun

Bisnis | Senin, 06 November 2023 | 15:27 WIB

Harga Cabai Makin Pedas, Naik di 300 Kabupaten/Kota

Harga Cabai Makin Pedas, Naik di 300 Kabupaten/Kota

Bisnis | Senin, 06 November 2023 | 14:20 WIB

Pengamat Duga Naiknya Harga Bawang Putih Ada Permainan Kuota

Pengamat Duga Naiknya Harga Bawang Putih Ada Permainan Kuota

Bisnis | Selasa, 10 Oktober 2023 | 16:51 WIB

Terkini

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:21 WIB

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB