Sukses Pimpin PTFI, Tony Wenas Akui Jadi 'Orang Tua' Bagi Serikat Pekerja dan Manajemen

M Nurhadi

Rabu, 15 Mei 2024 | 14:37 WIB
Sukses Pimpin PTFI, Tony Wenas Akui Jadi 'Orang Tua' Bagi Serikat Pekerja dan Manajemen
Tony Wenas [Kadin Indonesia]

Suara.com - Bagi Tony Wenas, bermain musik bukan sekadar aktivitas menyenangkan dengan alat musik. Bagi dia, bermusik adalah bagian esensial dari kehidupannya sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI).

Baginya, musik bukan lagi sekadar hobi, melainkan telah menjadi bagian dari profesinya. Hal ini karena Tony melihat banyak kesamaan antara bermusik dan mengelola perusahaan tambang yang dipimpinnya. Oleh karena itu, Tony selalu menerapkan prinsip bahwa memimpin perusahaan mirip dengan memimpin sebuah band.

"Dalam peran saya sebagai pemimpin band, saya harus mengatur setiap personel, menentukan kapan mereka harus mendominasi, dan kapan mereka harus memberi ruang kepada yang lain untuk menciptakan harmoni dalam satu kesatuan band. Konsep ini saya terapkan juga dalam mengelola perusahaan," ujarnya seperti yang dilaporkan pada Rabu (17/4/2024).

Tony telah aktif di dunia musik sejak menjadi mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) pada tahun 1980. Kecintaannya pada musik membawanya bersama rekan-rekannya membentuk band Solidaritas 80 FHUI atau yang lebih dikenal dengan nama Solid 80.

Tidak disangka, semangat dan solidaritas mereka dalam bermusik bersama telah bertahan selama 41 tahun. Grup yang awalnya dibentuk untuk mengikuti festival kampus, hingga saat ini masih sering membawakan lagu-lagu hit dari grup musik rock seperti Queen.

"Dulu Solid 80 itu selalu membawakan lagu Queen sekitar 30 persen. Selebihnya lagu lain dan lagu sendiri. Tapi berjalannya waktu, audiens (mayoritas) minta kami membawakan lagu Queen. Lagu favorit saya adalah Bohemian Rhapsody," ujar Tony, beberapa saat lalu.

Lebih dari sekadar bermusik, Tony menganggap perannya dalam perusahaan mirip dengan menjadi figur orangtua bagi serikat pekerja dan tim manajemen. Seperti seorang orangtua bijak, Tony tidak memihak pada satu pihak pun, baik serikat pekerja maupun tim manajemen.

"Biarkan mereka bernegosiasi dalam perjanjian kerja sama, sebagai figur orangtua, saya akan menilai dengan bijak," katanya.

Tony mengakui menerapkan semboyan dari Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Artinya, sebagai pemimpin, ia harus memberi contoh saat berada di depan, bisa mendampingi di tengah, dan memberi semangat di belakang bagi para karyawan.

baca juga

Tony Wenas lahir pada 8 April 1962. Sejak Desember 2018, ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, perusahaan tambang tembaga terbesar di dunia.

Prestasinya di dunia pertambangan mencakup jabatan sebagai Presiden & CEO PT Vale Indonesia (2010-2011), Country Head Intrepid Mines Ltd - Indonesia (2012-2014), dan Presiden PT Berkat Resources Indonesia (2014-2015).

Selain itu, Tony aktif dalam berbagai organisasi seperti Indonesian Mining Association (IMA), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), The Nature Conservancy (TNC), Indonesian Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) (2010-2012).

Tony juga berperan dalam upaya pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) 2030 dengan mengoperasikan alat berat untuk operasi tambang secara remote di tambang bawah tanah serta menggunakan kereta listrik dengan emisi nol untuk pengangkutan bijih.

Menurut Tony, tambang PTFI masih memiliki banyak cadangan mineral yang dapat diolah hingga tahun 2041. Baginya, konservasi pertambangan adalah mengoptimalkan manfaat dari perubahan bentang alam sehingga memberikan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.

"Negara bisa mendapatkan Rp 4 miliar dollar Amerika Serikat (AS) per tahun. Masyarakat akan bisa menikmati program kita juga. Tenaga kerja 30.000 orang di PTFI akan terus bergulir," ujar dia.

Sebagai informasi, PTFI sejak 1974 telah melakukan perjanjian dengan masyarakat sekitar untuk tumbuh bersama-sama. "Kepedulian terhadap masyarakat ini sudah ada sejak berdirinya Freeport Indonesia. Saya meyakini bahwa, di manapun saya berada harus memberi nilai tambah bagi masyarakat," sambung Tony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Unik di Lubang Tambang Freeport: Masjid dan Gereja Berdampingan

Penampakan Unik di Lubang Tambang Freeport: Masjid dan Gereja Berdampingan

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2024 | 14:08 WIB

4 Hal Ini Membawa Tony Wenas ke Puncak Tertinggi Freeport Indonesia

4 Hal Ini Membawa Tony Wenas ke Puncak Tertinggi Freeport Indonesia

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2024 | 14:07 WIB

Tony Wenas: Jago Petik Gitar yang Pimpin Tambang Kelas Dunia Freeport

Tony Wenas: Jago Petik Gitar yang Pimpin Tambang Kelas Dunia Freeport

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2024 | 13:39 WIB

Filosofi Ki Hadjar Dewantara Menginspirasi Kepemimpinan Tony Wenas di Freeport Indonesia

Filosofi Ki Hadjar Dewantara Menginspirasi Kepemimpinan Tony Wenas di Freeport Indonesia

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2024 | 13:11 WIB

Kapasitas 50 Ton per Tahun, Indonesia Siap Produksi Emas Batangan Secara Mandiri

Kapasitas 50 Ton per Tahun, Indonesia Siap Produksi Emas Batangan Secara Mandiri

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2024 | 17:58 WIB

Porsi Bertambah, Pemerintah Mau Kuasai 61% Saham Freeport

Porsi Bertambah, Pemerintah Mau Kuasai 61% Saham Freeport

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2024 | 11:00 WIB

Terkini

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:45 WIB

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×