KEK Sorong Termasuk Lokomotif Percepatan Pembangunan Ekonomi Papua, Perlu Didukung Kontribusi Nyata

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 18 Mei 2024 | 13:40 WIB
KEK Sorong Termasuk Lokomotif Percepatan Pembangunan Ekonomi Papua, Perlu Didukung Kontribusi Nyata
Tanjung Doom, Kepulauan Doom, Kota Sorong, Papua Barat. Termasuk dalam Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Sorong [ANTARA FOTO/Olha Mulalinda]

Suara.com - Dalam Peraturan Pemerintah, sebagaimana disimak dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu. Salah satunya adalah KEK Sorong.

Dikutip dari kantor berita Antara, Muhammad Musa'ad, Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya menyatakan bahwa KEK Sorong menjadi salah satu instrumen dan lokomotif percepatan pembangunan ekonomi di Papua. Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus berusaha keras supaya KEK Sorong bisa terus mengikuti perkembangan.

"Kami berharap dengan rapat koordinasi ini bisa melahirkan keputusan strategis dan konkret untuk mendukung percepatan pembangunan KEK Sorong, supaya KEK yang bisa harapan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Papua bisa terwujud," papar Muhammad Musa'ad.

"Mengapa demikian, karena KEK Sorong satu-satunya kawasan ekonomi di tanah Papua. Itu cara pandangnya, sehingga kita semua harus ikut berkontribusi bagaimana membangun KEK Sorong ini menjadi lebih baik ke depan," lanjutnya pada Sabtu (18/5/2024) di Sorong.

"Tujuannya adalah bagaimana peran setiap pemerintah provinsi di wilayah Papua ini untuk membantu peningkatan pengembangan KEK Sorong, karena ketika sudah berkembang maka pertumbuhan ekonomi bukan berdampak hanya di Papua Barat Daya tetapi di seluruh tanah Papua pun akan berdampak," lanjut Muhammad Musa'ad.

Pj Gubernur menyampaikan pandangan ini kepada seluruh Pj gubernur se-tanah Papua di Wamena beberapa waktu lalu. Nantinya, dalam pertemuan berikut di Jayapura (24/5/2024) ia akan tetap mengampanyekan KEK Sorong.

Tujuannya semua memiliki cara pandang yang sama. Yaitu instrumen percepatan pertumbuhan ekonomi di Papua salah satunya adalah KEK Sorong.

Selain KEK Sorong, Papua memiliki kawasan industri di Kabupaten Teluk Bintuni dan kawasan industri di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat. Kemudian direncanakan akan dibangun satu kawasan industri di bidang pertanian di Merauke Provinsi Papua Selatan.

"Satu tanah Papua ini harus memiliki satu pikiran sama bahwa empat industri tadi menjadi instrumen lokomotif untuk percepatan pembangunan perekonomian di Papua," tandas Muhammad Musa'ad.

baca juga

Jika semua memiliki satu pemikiran yang sama kemudian diikuti dengan aksi kontribusi nyata, bukan tidak mungkin dalam waktu yang relatif singkat pasti ada perubahan.

"Tetapi kalau kita mau jalan masing-masing, kita semua cuek, kawasan itu nanti tinggal nama saja," tegasnya.

Dalam waktu dekat ini, di Papua Barat akan dimulai pembangunan smelter. Sehingga diharapkan kepada seluruh pengambil kebijakan, baik pemerintah provinsi mau pun kabupaten kota untuk tetap bersinergi dan kolaborasi menyukseskan rencana pembangunan smelter.

"Jadi pembangunan KEK Sorong ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Provinsi Papua Barat Daya, tetapi seluruh kabupaten kota yang ada. Mari kita sama-sama berkolaborasi mendukung percepatan pembangunan KEK Sorong," ungkap Muhammad Musa'ad.

Upaya konkret lain yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk percepatan pengembangan KEK Sorong adalah melakukan rapat koordinasi perekonomian dengan menghadirkan seluruh pimpinan daerah di enam kabupaten dan kota untuk menyusun strategi pembangunan kawasan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:34 WIB

Bukan Intel, 4 Korban Penembakan KKB Dipastikan Warga Sipil

Bukan Intel, 4 Korban Penembakan KKB Dipastikan Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:19 WIB

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:32 WIB

Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru Buat Anak-Anak Werianggi

Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru Buat Anak-Anak Werianggi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 13:40 WIB

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:30 WIB

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:42 WIB

Pigai Duga Ada 'Penasihat' di Balik Aksi OPM yang Targetkan Warga Sipil

Pigai Duga Ada 'Penasihat' di Balik Aksi OPM yang Targetkan Warga Sipil

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:19 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Soal Teror Penembakan OPM ke Warga Sipil: Polanya Sudah Bergeser

Menteri HAM Natalius Pigai Soal Teror Penembakan OPM ke Warga Sipil: Polanya Sudah Bergeser

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:35 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Terkini

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:51 WIB

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

News | Senin, 21 September 2026 | 18:50 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

×