PLN IP Melalui UBP Bali Jadikan Mangrove untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Sekitar Wilayah Pembangkit

Iwan Supriyatna

Selasa, 21 Mei 2024 | 08:31 WIB
PLN IP Melalui UBP Bali Jadikan Mangrove untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Sekitar Wilayah Pembangkit
PLN IP melalui UBP Bali menjadikan tanaman mangrove sebagai motor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pembangkit.

Suara.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali menjadikan tanaman mangrove sebagai motor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pembangkit.

Hal ini merupakan bagian dari komitmen PLN IP yang tak hanya menjaga keandalan pasokan listrik namun juga turut serta dalam pembangunan berkelanjutan atau atau Sustainable Development Goals (SDG's) yaitu dengan turut berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan serta mendorong kesejahteraan sosial masyarakat di sekitar wilayah pembangkit.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan PLN IP sebagai subholding PT PLN (Persero) yang mengoperasikan berbagai jenis teknologi pembangkit listrik dengan total kapasitas 21 Giga Watt (GW) juga memiliki konsentrasi dalam memberdayakan masyarakat di wilayah pembangkit melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

"PLN Indonesia Power berkomitmen memberdayakan masyarakat, dengan memberikan pendampingan secara berkelanjutan yang kami sesuaikan berdasarkan potensi yang dapat dikembangkan di masing-masing wilayah," kata Edwin ditulis Selasa (21/5/2024).

Edwin pun mengungkapkan bahwa PLN Indonesia Power terus mendorong unit-unitnya untuk melaksanakan program lingkungan dan sosial, sehingga kegiatan bisnis yang dilakukan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan listrik tetapi juga dapat menciptakan dampak ganda bagi lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PLN Indonesia Power pun telah berhasil mengangkat kesejahteraan masyarakat, salah satunya Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Guna Batu Lumbang, di Bali.

Ketua KUB Segara Guna Batu Lumbang I Wayan Kona Antara mengungkapkan, kelompoknya digandeng PLN Indonesia Power UBP Bali dalam mengembangkan tanaman mangrove di pesisir Denpasar, berawal dengan tujuan menjaga ekosistem upaya tersebut ternyata telah membuahkan beragam manfaat untuk masyarakat.

Dengan rimbunnya tanaman mangrove Kona mengungkapkan adanya peningkatan populasi kepiting bakau di wilayah tersebut, sehingga hasil tangkapannya pun meningkat. Kondisi ini pun turut memberikan dampak positif dengan bertambahnya penghasilan yang berujung pada membaiknya kesejahteraan para nelayan.

"Sekarang karena mangrove kita bagus lebat maka komoditi tangkapan nelayan yang utama yaitu kepiting bakau, itu perhari pendapatan anggota kami dari menangkap kepiting itu rata-rata 300 ribu rupiah," katanya.

baca juga

Kelompok nelayan tersebut pun memanfaatkan rimbunnya tanaman mangrove sebagai ekowisata, dari usaha yang dilakukan ini juga menciptakan lapangan kerja baru dan memperbaiki taraf hidup.

"Sebelum PLN Indonesia Power mendampingi kami, kami hanya cukup bisa makan dan kebutuhan sosial agama yang ada di lingkungan kami, sekarang setelah didampingi, kami bisa menabung dan menyekolahkan anak kami ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bahkan dari anak-anak nelayan banyak yang sudah sarjana," paparnya.

Dosen Universitas Diponegoro Prof. Sudharto P.Hadi, MES, Ph.D pun memandang kegiatan yang dilakukan oleh PLN Indonesia Power di lingkungan PLN IP UBP Bali merupakan suatu inovasi yang memberikan manfaat yang cukup beragam.

"Jadi apa yang dilakukan oleh UBP Bali ini merupakan suatu bentuk inovasi yang memberikan kontribusi bukan hanya aspek lingkungan," ujarnya.

Prof. Sudharto menambahkan, manfaat lingkungan terlihat dari lebatnya tanaman mangrove di kawasan tersebut. Dimana, mangrove memiliki fungsi beragam bagi lingkungan, mulai dari penangkal gelombang, pencegah abrasi, hingga menahan naiknya permukaan air laut. Sementara itu, dari sisi ekonomi dapat meningkatkan kesejahteraan serta menjadi mata pencaharian baru untuk masyarakat di kawasan UBP Bali.

"Dari sisi ekonomi meningkatkan penghasilan, menciptakan mata pencaharian baru, kemudian ketika mata pencaharian mereka baik maka otomatis akan meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan yang lainnya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentuk Tanggung Jawab Lingkungan, PNM Serahkan Sumur Bor untuk Warga Indramayu dan Tanam Mangrove Rhizophora

Bentuk Tanggung Jawab Lingkungan, PNM Serahkan Sumur Bor untuk Warga Indramayu dan Tanam Mangrove Rhizophora

Bisnis | Sabtu, 18 Mei 2024 | 19:51 WIB

Famtrip Paradise of The East, Wisata Alam dan Budaya Lengkap IKN

Famtrip Paradise of The East, Wisata Alam dan Budaya Lengkap IKN

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2024 | 14:12 WIB

Anggaran Pembangunan Lebih Ekonomis, Surabaya Jadikan SERR Pengganti Tol Tengah Kota

Anggaran Pembangunan Lebih Ekonomis, Surabaya Jadikan SERR Pengganti Tol Tengah Kota

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 15:25 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:00 WIB

Promo BRI Terbaru, Diskon hingga 40% untuk Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Promo BRI Terbaru, Diskon hingga 40% untuk Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 15:53 WIB

×