Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pesawat Jatuh di BSD Buatan Italia Punya Harga Fantastis

Iwan Supriyatna, Kevino Dwi Velrahga

Selasa, 21 Mei 2024 | 10:36 WIB
Pesawat Jatuh di BSD Buatan Italia Punya Harga Fantastis
Petugas menyaksikan puing-puing pesawat yang jatuh di BSD Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (18/5/2024). [ANTARA FOTO/Rais Fauzan Azhar/Bal/YU]

Suara.com - Tragedi pesawat jatuh terjadi di Lapangan Sunburst, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (19/5). Diketahui bahwa pesawat yang jatuh ialah pesawat latih jenis Tecnam P2006T milik Indonesia Flying Club (Perkumpulan Penerbang Indonesia).

“Pesawat tipe Tecnam P2006T dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club yang jatuh di daerah BSD Tangerang Selatan sekitar pukul 13.50 WIB, Minggu, 19 Mei 2024,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, ditulis Senin (20/5).

Pesawat Tecnam P2006T sendiri merupakan pesawat ringan yang dijual mulai dari harga US$625.000 atau sekitar 9,98 miliar (kurs Rp15.973). Diproduksi mulai tahun 2007 oleh pabrikan Costruzioni Aeronautiche Tecnam yang berlokasi di Capua, Italia.

P2006T menerima sertifikasi kelaikan udara di Uni Eropa oleh EASA di bawah CS23 pada 2003 dan sertifikasi tipe pada 2009. Tak hanya itu, P2006T turut memperoleh sertifikasi dari otoritas penerbangan AS, Federal Aviation Administration FAR Part 23 pada 2010.

Mengutip dari situs resmi Tecnam, jenis P2006T mengaku merupakan pesawat paling ringan di kelasnya. Pesawat ini memiliki mesin ganda, baling-baling berkecepatan konstan, dan roda gigi yang dapat ditarik.

P2006T memiliki badan pesawat berdimensi panjang 8,7 meter, tinggi 2,58 meter, dan lebar sayap 11,4 meter, dengan kapasitas tempat duduk maksimal untuk 4 orang.

Walau tidak terlalu besar, pesawat ini memiliki tenaga maksimal 200 hp dan kecepatan jelajah maksimal 150 knot (278 km/jam), dengan jarak tempuh hingga 1239 km dan mampu mengangkut beban 411 kg.

P2006T menggunakan mesin jenis Rotax 912 S3 dengan kekuatan 2x100 hp. Pesawat dapat dioperasikan dengan bahan bakar jenis Mogas maupun Avgas dan mengkonsumsi sekitar 34 liter bahan bakar per jamnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selidiki Pesawat Jatuh di BSD, KNKT Minta Bantuan Warga Setempat Buat Kirim Rekaman Video-Foto

Selidiki Pesawat Jatuh di BSD, KNKT Minta Bantuan Warga Setempat Buat Kirim Rekaman Video-Foto

Bisnis | Senin, 20 Mei 2024 | 15:29 WIB

6 Fakta Terbaru Pesawat Latih yang Jatuh di BSD, Sempat Berputar di Udara hingga Tabrak Pohon

6 Fakta Terbaru Pesawat Latih yang Jatuh di BSD, Sempat Berputar di Udara hingga Tabrak Pohon

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 14:59 WIB

Pesawat Jatuh di BSD Milik Komunitas Pecinta Penerbangan Telan Korban Jiwa, Kemenhub Menyampaikan Duka Cita

Pesawat Jatuh di BSD Milik Komunitas Pecinta Penerbangan Telan Korban Jiwa, Kemenhub Menyampaikan Duka Cita

News | Senin, 20 Mei 2024 | 05:59 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×