Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

MMS Group Indonesia Bawa Misi Untuk Kembangkan Energi Hijau

Iwan Supriyatna

Kamis, 06 Juni 2024 | 08:04 WIB
MMS Group Indonesia Bawa Misi Untuk Kembangkan Energi Hijau
MMS Group Indonesia (MMSGI) turut berpartisipasi dalam Green Economic Forum.

Suara.com - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara net importir minyak. Sementara ada kerinduan dan tuntutan untuk terus mengembangkan energi hijau untuk masa depan bumi yang lebih baik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut, Indonesia mengimpor minyak mentah selama periode Januari – Februari 2024 mencapai volume 2,6 juta ton dengan nilai mencapai IDR 25,5 Triliun.

Kondisi geopolitik yang memanas tentu akan membebani alokasi impor. Sejatinya kondisi ini dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk bisa memberdayakan dan mengoptimalkan sumber energi dari dalam negeri.

Apalagi, sumber energi dalam negeri tersebut bisa berasal dari energi bersih dan rendah emisi karbon. Ini juga akan sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Salah satu sumber energi baru terbarukan (EBT) yang bisa dimanfaatkan adalah energi surya (solar). Indonesia memiliki potensi sumber daya energi terbarukan yang signifikan lebih dari 3.600 Giga Watt (GW) dengan potensi energi surya (solar) lebih dari 3.200 GW.

Itulah sebabnya, Indonesia perlu mempercepat pemanfaatan Energi Terbarukan (EBT) dan potensi Indonesia untuk melakukan transisi energi pun semakin terbuka. Hal ini tentunya tetap perlu dukungan dari para pelaku usaha dan industri. Bagaimana tiap-tiap perusahaan bisa lebih sadar untuk mulai melakukan transisi energi.

Sebagai salah satu pelaku industri, MMS Group Indonesia (MMSGI) turut berpartisipasi dalam Green Economic Forum. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan MMS Group Indonesia untuk mendukung dan mempromosikan praktik industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui transisi energi yang berkeadilan.

CEO MMSGI Sendy Grety mengungkapkan transisi energi yang berkeadilan bagi MMSGI merupakan proses transisi energi dengan mengutamakan ketahanan energi melalui energi saat ini dan energi masa depan, yaitu energi baru terbarukan. Selain itu, agenda ini mampu memberdayakan ekonomi masyarakat yang bergantung pada industri energi fosil menjadi industri yang tangguh dan mandiri.

"MMSGI telah melakukan investasi signifikan untuk pengembangan smelter nikel untuk bahan baku baterai serta memiliki pembangkit listrik tenaga surya dalam rangka mendukung pengembangan ekosistem energi hijau," kata Sendy ditulis Kamis (6/6/2024).

baca juga

Sendy menjelaskan, MMSGI menerapkan praktik pengelolaan lingkungan dengan prosedur yang ketat, termasuk program rehabilitasi lahan pascatambang dan konservasi keanekaragaman hayati. Hal ini ditempuh melalui kolaborasi untuk mencapai tujuan keberlanjutan.

MMSGI aktif menjalin kemitraan dengan pemerintah, komunitas lokal, dan organisasi internasional untuk bersama-sama menciptakan solusi inovatif yang mendukung ekonomi hijau. Terutama dalam pemanfaatan lahan pascatambang.

Contoh solusi inovatif tersebut, yaitu pemanfaatan void menjadi sumber air bersih dan pengembangan kapasitas masyarakat desa, seperti Rumah Cokelat Lung Anai di Kutai Kartanegara yang merupakan binaan PT Multi Harapan Utama (MHU).

Diketahui Rumah Cokelat ini menerima sertifikat halal dan mendapat kepercayaan dari masyarakat masyarakat lokal yang telah mendapatkan penghargaan Pengembangan Desa Berkelanjutan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

"Keikutsertaan MMS Group Indonesia dalam Green Economic Forum adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk mendukung dialog dan kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan. Kami berharap dapat belajar dari praktik terbaik dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang mendorong penggunaan energi hijau serta transisi energi yang berkeadilan di Indonesia dan dunia," pungkas Sendy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengembangan Energi Hijau Dinilai Tak Hanya Akses Listrik Saja, Tapi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Pengembangan Energi Hijau Dinilai Tak Hanya Akses Listrik Saja, Tapi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Bisnis | Rabu, 29 Mei 2024 | 16:33 WIB

PLTU Sebentar Lagi Ditinggalkan, Menkeu Minta Dukungan Finansial Negara Lain

PLTU Sebentar Lagi Ditinggalkan, Menkeu Minta Dukungan Finansial Negara Lain

Bisnis | Minggu, 05 Mei 2024 | 14:49 WIB

Listrik Hijau Makin Diminati, REC PLN Laris Manis di 2023

Listrik Hijau Makin Diminati, REC PLN Laris Manis di 2023

Bisnis | Rabu, 07 Februari 2024 | 13:41 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB