Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB
Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta
Pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman (IG)
baca 10 detik
 
  • Pemerintah memperketat keamanan bandara dengan melibatkan personel kepolisian pascapenangkapan kopilot Malaysia Airlines.

  • Malaysia Aviation Group diwajibkan mengevaluasi prosedur pemeriksaan latar belakang dan kesehatan seluruh pilot.

  • Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta menyita 70.114 butir ekstasi dari bagasi perwira penerbangan tersebut.

Suara.com - Pemerintah Malaysia memperketat sistem pengawasan di seluruh bandara dan mengerahkan personel kepolisian untuk mendampingi tim keamanan penerbangan. Kebijakan darurat ini diambil menyusul insiden penangkapan seorang perwira pertama Malaysia Airlines yang membawa 70 ribu butir ekstasi di Jakarta.

Langkah tegas ini menandai evaluasi menyeluruh terhadap celah keamanan bandara yang selama ini berpotensi dimanfaatkan oleh oknum kru penerbangan. Pemerintah juga menuntut transparansi total serta perbaikan pada mekanisme rekrutmen hingga pemeriksaan kesehatan berkala bagi seluruh awak kabin.

Juru bicara pemerintah Malaysia, Datuk Seri Fahmi Fadzil, menyatakan bahwa Malaysia Aviation Group (MAG) diwajibkan untuk segera mengkaji ulang prosedur pemeriksaan latar belakang dan kesehatan para pilot maupun kopilotnya. Langkah tersebut menjadi perhatian utama dalam rapat kabinet guna memastikan keselamatan publik serta reputasi industri penerbangan.

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berada dalam satu mobil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (BPMI Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berada dalam satu mobil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (BPMI Sekretariat Presiden)

"Mengenai penangkapan seorang kopilot Malaysia Airlines di Jakarta, kabinet telah dimaklumkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pengangkutan bahwa beberapa perbaikan perlu dilaksanakan dengan segera," ujar Fahmi usai menghadiri rapat kabinet.

Fahmi yang juga menjabat sebagai Menteri Komunikasi menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama Badan Pengendalian dan Perlindungan Sempadan Malaysia telah diperintahkan untuk mengidentifikasi sekaligus menutup seluruh celah keamanan tanpa penundaan.

Sinergi antara aparat penegak hukum dan petugas keamanan penerbangan internal diyakini mampu mempersempit ruang gerak tindakan kriminal di kawasan steril bandara.

"Kami akan meneliti perkara ini dan mempertimbangkan tindakan lanjut, selain langkah-langkah yang saya sebutkan tadi, termasuk menempatkan anggota polisi bersama tim keselamatan penerbangan di bandara," katanya.

Pihak berwenang saat ini masih menunggu hasil investigasi secara menyeluruh untuk mengusut potensi keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

"Setelah kami menerima laporan lengkap mengenai kejadian ini, kami juga perlu menentukan apakah ada orang lain yang terlibat," lanjut Fahmi.

baca juga

Kabinet sejauh ini baru menerima laporan secara lisan dari Menteri Dalam Negeri serta Menteri Pengangkutan terkait perkembangan kasus hukum di negara tetangga.

Proses hukum yang sedang berlangsung di Indonesia membuat pemerintah Malaysia membutuhkan waktu tambahan sebelum mengambil tindakan diplomatik atau administratif lebih jauh.

"Karena kasus di Indonesia ini masih berjalan, kami memerlukan sedikit waktu untuk meneliti laporan lengkapnya," ungkap Fahmi.

Pemerintah menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap bentuk pelanggaran hukum apa pun yang melibatkan warganya, terutama dalam kasus kejahatan lintas negara.

"Mereka yang terlibat harus dibawa ke muka pengadilan, sementara langkah-langkah komprehensif harus diambil untuk memastikan setiap celah dapat ditutup dengan segera," tegasnya.

Peristiwa ini bermula ketika perwira pertama berusia 39 tahun tersebut diamankan oleh petugas bea cukai Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pekan lalu. Petugas menemukan sebanyak 70.114 butir pil ekstasi yang dikemas dalam 15 paket tersembunyi di dalam bagasi bawaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×