Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Matahari Mulai Terbenam, Gerai Sudah Banyak Ditutup

Iwan Supriyatna, Syifa Nur Layla

Senin, 08 Juli 2024 | 14:53 WIB
Matahari Mulai Terbenam, Gerai Sudah Banyak Ditutup
Penampakan Mall Matahari saat ini. [TikTok/@kentang8000]

Suara.com - PT Matahari Departement Store Tbk lagi-lagi menutup dua gerai di Kota Tangerang dan dan Tangerang Selatan. Tepatnya di WTC Serpong dan Mal Balekota.

Penutupan tersebut bukanlah kali pertama. Sebelumnya, perusahaan retail fesyen itu sempat menutup 13 gerainya di sejumlah wilayah.

Salah satunya di SM Bogor, Matahari tutup gerai pada September 2021. Tiga bulan berselang, tutup gerai lagi di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kemudian penutupan berlanjut di kawasan Bandung hingga Yogyakarta.

Meski ada gelombang penutupan, Matahari juga membuka dua gerai baru di Cianjur, Jawa Barat dan Batam, Kepulauan Riau pada 2021. Kemudian pada 2022, menargetkan pembukaan 10 gerai baru di seluruh di Indonesia.

Pihak manajemen Matahari mengatakan kini perusahaan sedang mengoptimalisasi portofolio gerai. Bagi gerai dengan performa kurang bagus, maka akan ditutup. Namun Matahari tetap membuka gerai di lokasi strategis lainnya.

"Matahari terus berfokus pada rebranding dan modernisasi gerai-gerai utamanya, melanjutkan pembukaan 9 gerai pada tahun lalu dengan beberapa pembukaan gerai baru yang direncanakan untuk tahun 2024, termasuk penambahan gerai terkini di AEON Deltamas pada Maret 2024," ungkapnya, dikutip Senin (8/7/2024).

Sementara itu Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia, Budihardjo Iduansjah membeberkan alasan lain penutupan gerai Matahari.

"Iya untuk Matahari problemnya banyak, barang impor yang masuk Indonesia tanpa bayar pajak, SNI dan sebagainya, itu berat. Jadi kuncinya pengetatan pembatasan untuk barang-barang yang ilegal impor supaya pabrik-pabrik yang membuat barangnya di Indonesia bisa bertahan," ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut Budihardjo, Matahari juga kesulitan menjajakan produknya lantaran kalah saing dari gempuran produk impor yang harganya murah lewat online shopping.

Menurut Budihardjo, peminat di Indonesia masih besar menyukai brand ternama dunia. Sehingga mereka lebih memilih belanja di pasar premium luar negeri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Toko Ritel Modern yang Tumbang di Era Jokowi, Matahari Terbaru

Daftar Toko Ritel Modern yang Tumbang di Era Jokowi, Matahari Terbaru

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 10:19 WIB

Manajemen Matahari Bongkar Penyebab Tutup Dua Gerai di Tangerang

Manajemen Matahari Bongkar Penyebab Tutup Dua Gerai di Tangerang

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 08:01 WIB

Matahari Department Store Tutup 2 Gerai di Tangerang, Ada Apa?

Matahari Department Store Tutup 2 Gerai di Tangerang, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 01 Juli 2024 | 11:09 WIB

Terkini

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

×