Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Laba Sentuh Level Terendah 10 tahun, Bos Unilever Mengelus-elus Dada: Dampak Boikot Masih Ada!

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Juli 2024 | 18:43 WIB
Laba Sentuh Level Terendah 10 tahun, Bos Unilever Mengelus-elus Dada: Dampak Boikot Masih Ada!
Direktur Utama Unilever Indonesia Benjie Yap (Tangkapan Layar)

Suara.com - Direktur Utama PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Benjie Yap tampaknya masih harus mengelus-elus dada soal aksi boikot yang dilakukan terhadap produknya akibat konflik Timur Tengah antara Palestina dan Israel.

Benjie mengatakan hingga saat ini dampak boikot itu masih dirasakan terhadap kinerja perusahaan.

"Ini situasi yang sangat kompleks, puncaknya mungkin November dan Desember tahun lalu. Sentimen ini (boikot) tetap masih ada," keluh Benjie saat konfrensi pers virtualnya bersama awak media pada Rabu (24/7/2024).

Meski demikian kata Benjie, dampak boikot ini sudah agak lebih ringan ketimbang yang terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun ini.

"Dampak tetap masih ada tetapi tidak terlalu signifikan dari yang sebelumnya," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa "Run rate" atau proyeksi kinerja perusahaan di masa depan berdasarkan informasi keuangan saat ini terus membaik. Hal ini terlihat dari peningkatan pada periode ini.

Meskipun demikian, Benjie Yap tidak memungkiri bahwa boikot tersebut sempat berdampak pada citra perusahaan. Untuk itu, Unilever Indonesia terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang komitmen perusahaan terhadap prinsip-prinsip yang dimiliki perusahaan.

"Kami juga telah bermitra dengan organisasi islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) bagaimana kontribusi kita terhadap masyarakat Indonesia. Dan kami akan terus membangun kepercayaan terhadapa brand kami di Indonesia," pungkasnya.

Asal tahu saja Unilever Indonesia mencatat laporan keuangan semester I/2024, dengan raihan laba sebesar Rp2,46 triliun. Laba ini menjadi laba terendah yang dihasilkan UNVR selama 10 tahun sejak 2014.

Berdasarkan laporan keuangannya, UNVR mencatatkan penjualan sebesar Rp19,04 triliun. Penjualan ini turun 6,15% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp20,29 triliun.

Penjualan ini terbagi menjadi dua segmen, yaitu penjualan kebutuhan perawatan rumah tangga dan perawatan tubuh sebesar Rp12,28 triliun, dan penjualan makanan minuman sebesar Rp6,76 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga Semester I 2024 Anak Usaha YKP BRI Kantongi Laba Bersih Rp147 Miliar

Hingga Semester I 2024 Anak Usaha YKP BRI Kantongi Laba Bersih Rp147 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:05 WIB

IKN Dongkrak Laba Bersih Emiten BSBK Rp 39,8 Miliar di Semester I-2024

IKN Dongkrak Laba Bersih Emiten BSBK Rp 39,8 Miliar di Semester I-2024

Bisnis | Senin, 22 Juli 2024 | 11:27 WIB

Foto Kentang Goreng V BTS Picu Kontroversi, Kini Dianggap Tak Empati dengan ARMY Palestina

Foto Kentang Goreng V BTS Picu Kontroversi, Kini Dianggap Tak Empati dengan ARMY Palestina

Lifestyle | Senin, 22 Juli 2024 | 10:19 WIB

Terkini

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB