Bisnis Kuliner Kembali Menggeliat, PPK Kemayoran Maksimalkan Penggunaan Lahan

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 12 Agustus 2024 | 16:54 WIB
Bisnis Kuliner Kembali Menggeliat, PPK Kemayoran Maksimalkan Penggunaan Lahan
Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan infrastruktur, guna mendukung kegiatan komersial, termasuk sektor kuliner.

Suara.com - Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan infrastruktur, guna mendukung kegiatan komersial, termasuk sektor kuliner.

Direktur Pemberdayaan Kawasan PPK Kemayoran, Yudi Sugara mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya strategis dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaku bisnis kuliner.

"Kami fokus pada pengembangan fasilitas dan penataan kawasan yang strategis. Tujuannya adalah agar para pelaku bisnis kuliner tumbuh dan berkembang dengan baik di Kemayoran," ujar Yudi dalam keterangannya pada Senin (12/8/2024).

Bisnis kuliner sedang berkembang, seiring dengan peningkatan minat masyarakat terhadap kuliner yang beragam. Tren ini juga didorong oleh kemajuan teknologi, seperti penggunaan aplikasi pemesanan makanan online yang memudahkan pelanggan.

Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Juni 2022, terdapat 11.223 usaha kuliner yang tersebar di seluruh Indonesia pada tahun 2020. Sebanyak 71,6 persen di antaranya berupa restoran atau rumah makan, 2,4 persen berupa katering, dan sisanya sekitar 26 persen masuk dalam kategori lainnya.

DKI Jakarta menduduki peringkat pertama provinsi dengan jumlah usaha kuliner terbanyak, dengan total 5.159 usaha pada tahun 2020. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya hingga hampir 4 kali lipat dibandingkan Jawa Barat yang berada di posisi ke-2, dengan total 1.414 usaha pada tahun 2020.

Kemayoran merupakan salah satu wilayah yang mengalami pertumbuhan signifikan dengan meningkatnya bisnis kuliner di Jakarta. Di tahun 2024 terdapat kurang lebih 10 bisnis kuliner baru yang hadir di Kemayoran seperti cafe, restoran maupun franchise.

“Meningkatnya pertumbuhan bisnis kuliner di Kemayoran menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pusat ekonomi yang dinamis di Jakarta. Dengan pertumbuhan yang pesat ini, Kemayoran telah menarik perhatian banyak investor yang ingin mengembangkan berbagai konsep tempat kuliner baru, dari yang tradisional hingga modern,” jelas Yudi.

Selain itu, lanjutnya, berbagai event berskala besar yang diadakan secara rutin di Kemayoran turut menambah daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung.

baca juga

“Melalui upaya ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian lokal serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Kami ingin Kemayoran menjadi salah satu pusat kuliner terkemuka di Jakarta, yang tidak hanya menawarkan keanekaragaman kuliner tetapi juga pengalaman yang nyaman dan menyenangkan bagi pengunjung," ujar Yudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbisnis Mi Kekinian, Tren Kuliner yang Menggiurkan

Berbisnis Mi Kekinian, Tren Kuliner yang Menggiurkan

Lifestyle | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 20:49 WIB

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Kemenkeu: Banyak Negara Alami Kesulitan!

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Kemenkeu: Banyak Negara Alami Kesulitan!

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2024 | 18:28 WIB

Ekonomi RI Melambat, IHSG Anjlok 3,4%

Ekonomi RI Melambat, IHSG Anjlok 3,4%

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 16:53 WIB

Terkini

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

×