Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Usai Temuan BPOM, Galon Guna Ulang AQUA Berbahaya?

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 16:50 WIB
Usai Temuan BPOM, Galon Guna Ulang AQUA Berbahaya?
Proses produksi Danone-AQUA di Pabrik Ciherang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Dok: AQUA)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengingatkan masyarakat akan potensi bahaya penggunaan galon guna ulang. Hasil penelitian terbaru menunjukkan adanya kontaminasi BPA (Bisfenol A) pada air minum dalam kemasan galon isi ulang yang dapat memicu berbagai penyakit.

Zat kimia ini diketahui dapat mengganggu hormon dan meningkatkan risiko sejumlah penyakit serius.

BPOM telah merilis data terbaru yang mengungkap tujuh jenis penyakit yang berpotensi timbul akibat kontaminasi BPA pada galon guna ulang. Beberapa di antaranya adalah gangguan reproduksi, masalah jantung, diabetes, obesitas, hingga gangguan perkembangan pada anak.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ema Setyawati menegaskan bahwa risiko kesehatan akibat konsumsi air minum yang terkontaminasi BPA sangat serius. Beliau mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memilih produk air minum yang telah teruji kualitasnya.

"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada risiko kesehatan yang ditimbulkan akibat paparan BPA melalui mekanisme endocrine disruptor, khususnya hormon estrogen," kata Ema dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (16/8/2024).

BPA merupakan zat kimia yang sering digunakan dalam pembuatan plastik. Ketika terkena suhu panas atau kondisi tertentu, BPA dapat terlepaskan dan mencemari air minum. Paparan BPA dalam jangka panjang dapat mengganggu sistem endokrin, meningkatkan risiko kanker, masalah jantung, hingga gangguan reproduksi.

Kelompok yang paling rentan terhadap dampak buruk BPA adalah bayi, anak-anak, dan ibu hamil. Oleh karena itu, BPOM mengimbau masyarakat untuk beralih ke alternatif yang lebih aman, seperti menggunakan air mineral dalam kemasan sekali pakai atau memasang filter air yang terbukti efektif menghilangkan BPA.

Ema mengungkapkan pemerintah telah mengantisipasi dampak kesehatan tersebut dengan mengeluarkan kebijakan pelabelan BPA. "Berdasarkan risiko kesehatan, jumlah konsumsi, dan data produk beredar, BPOM memandang perlu untuk segera melakukan pengaturan label Air Minum Dalam Kemasan," katanya.

Di Tanah Air, pemain besar dalam industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang masih menggunakan galon guna ulang ada banyak sekali, namun pemain terbesarnya adalah AQUA.

baca juga

Berdasarkan data lembaga Statista menunjukan pendapatan industri AMDK di Indonesia pada tahun 2021 mencapai US$10,51 miliar. Di Indonesia ada 1.032 produsen AMDK dan AQUA menjadi penguasa pasar dengan market share mencapai 82,3%.

Arief Santoso, Packaging Development Director AQUA, mengklaim bahwa galon guna ulang yang digunakan perusahaanya aman. Saat ini kata dia AQUA sudah menggunakan produk kemasan galon guna ulang berbahan polyethylene terephthalate (PET), yang dipasarkan terbatas di area Bali dan Sulawesi Utara.

"Kami senantiasa menjaga keamanan, kualitas, dan kebersihan Galon Guna Ulang PET AQUA melalui proses produksi dan sanitasi yang terintegrasi dan berstandar kualitas dan keamanan tinggi sesuai dengan regulasi yang berlaku, seperti SNI dan BPOM," kata Arief.

"Kami menyarankan pengisian kembali air di dalamnya dilakukan hanya di pabrik AQUA dan kami tidak membenarkan AQUA Galon Guna Ulang PET digunakan ulang di luar pabrik kami.” tambah Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mpox Jadi Penyakit Darurat di Dunia, Indonesia Perlu Tutup Perbatasan dari Luar Negeri?

Mpox Jadi Penyakit Darurat di Dunia, Indonesia Perlu Tutup Perbatasan dari Luar Negeri?

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 14:08 WIB

Monkeypox Penyakit Apa? Kenali Ancaman Kesehatan yang Menyerang Kulit!

Monkeypox Penyakit Apa? Kenali Ancaman Kesehatan yang Menyerang Kulit!

Health | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:09 WIB

Mengancam Kesehatan Paru-Paru, Ini Cara Mengatasi Penyakit Pernapasan

Mengancam Kesehatan Paru-Paru, Ini Cara Mengatasi Penyakit Pernapasan

Health | Selasa, 13 Agustus 2024 | 18:59 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×