Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Resmikan Program TJSL Ngabedahkeun Walahar untuk Pengembangan Ekonomi dan Lingkungan

Iwan Supriyatna

Jum'at, 30 Agustus 2024 | 19:16 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Resmikan Program TJSL Ngabedahkeun Walahar untuk Pengembangan Ekonomi dan Lingkungan
Pertamina Patra Niaga Regional JBB meluncurkan Program TJSL Ngabedahkeun Walahar yang diadakan di Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang.

Suara.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Cikampek meluncurkan Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) Ngabedahkeun Walahar yang diadakan di Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB Deny Djukardi menyatakan bahwa Pertamina Patra Niaga bersama dengan Kelompok Walahar Kreatif dan Kelompok Sadar Wisata serta Kampung Iklim dan UMKM setempat bersinergi menjalankan program TJSL di kawasan Walahar untuk mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus menjadi solusi untuk pengembangan ekonomi.

"Awalnya lokasi program ini dikenal sebagai Danau Kalimati yang menghadapi masalah serius dengan kondisi yang memprihatinkan dan aliran air yang stagnan. Namun, melalui Program ‘Ngabedahkeun Walahar’, kami ingin menghidupkan kembali Danau Cinta, mengubahnya dari "Danau Kalimati" yang terabaikan menjadi ekosistem berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar," papar Deny ditulis Jumat (30/8/2024).

“Untuk itu Pertamina berfokus mengatasi permasalahan terkait dengan akses air bersih yang kami lihat dan rasa masih cukup minim, kemudian untuk meningkatkan produktivitas UMKM, dan juga bagi lapangan kerja masyarakat sekitar. Program ini juga tentunya diharapkan akan menjadi pusat pengembangan perekonomian dan alternatif tujuan wisata di Karawang, khususnya di wilayah Walahar dan sekitarnya,” tambahnya.

Kegiatan peresmian ini menandai peluncuran 4 program strategis yang bertujuan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di Kawasan Walahar di bawah naungan Program TJSL Ngabedahkeun Walahar.

Ke-4 program tersebut di antaranya: pertama, Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Tenant F&B, workshop dan kehadiran resto apung bertujuan untuk memperkuat sektor ekonomi lokal melalui pelatihan, akses pasar, dan dukungan finansial.

Kedua, Pengembangan Ekonomi Kreatif Ramah Lingkungan melalui Eceng Gondok yang dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk produk seperti tas, sofa, souvenir, dompet dan miniatur.

Ketiga, Pemanfaatan Energi Bersih melalui Biogas Danau Cinta dengan mengonversi eceng gondok menjadi biogas sebagai alternatif bahan bakar ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta Penggunaan Solar Panel.

Keempat, Konservasi Air yang meliputi Penanganan Air Limbah Domestik melalui pemasangan Grease Trap dan Pemanfaatan Teknologi Filtrasi menggunakan Eceng Gondok untuk menjaga kualitas air danau serta menopang kebutuhan air bersih masyarakat.

baca juga

Fuel Terminal Manager Cikampek Syahwin A. Saleh, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa awal mula program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tantangan yang timbul selama pandemi COVID-19. Terbatasnya akses lapangan kerja dan masalah lingkungan menjadi pemicu utama bagi inisiatif ini yang dimulai pada tahun 2020.

“Sekarang, masyarakat Walahar tidak lagi melihat Danau Cinta sebagai danau mati, melainkan sebagai sumber kehidupan baru yang membawa manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan," papar Syahwin.

"Terbukti bahwa dengan pemberdayaan eceng gondok, masyarakat setempat serta para pelaku UMKM di Danau Cinta mengaku bahwa Penggunaan Biogas dari Eceng Gondok dan pemanfaatan Panel Surya, bisa menghemat sebesar 50% penggunaan token listrik dan tabung gas," tambahnya.

Kepala Bapeda Karawang, Ridwan Salam juga menambahkan bahwa Program Ngabedahkeun Walahar menjadi pusat pengembangan perekonomian masyarakat dengan memperhatikan kelestarian lingkungan melalui 3 kegiatan utama yaitu pengembangan UMKM, Konservasi Air dan Edukasi Masyarakat.

"Ini menjadi suatu keberhasilan yang mana program ini termasuk dalam target pembangunan nasional untuk meningkatkan Indeks Lingkungan Hidup. Jadi, patut untuk kita apresiasi dan jaga keberlanjutannya," tegas Ridwan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional JBB, Eko Kristiawan menyampaikan bahwa Program yang diluncurkan di Desa Walahar, Karawang, menargetkan capaian SDGs (Sustainable Development Goals) Poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui penggunaan panel surya dan biogas, serta SDGs Poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan memberdayakan UMKM lokal.

“Dengan transformasi Danau Cinta, kami berharap bisa menjadikannya sebagai model keberlanjutan yang berfokus pada solusi lingkungan dan sosial. Kami percaya bahwa kolaborasi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat akan memberikan dampak yang luas dan positif bagi seluruh kawasan,” tutup Eko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek Dorong Penanganan Stunting Melalui Kegiatan Posyandu Remaja

Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek Dorong Penanganan Stunting Melalui Kegiatan Posyandu Remaja

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:38 WIB

MDA Gandeng Pertamina Patra Niaga, Tegaskan Komitmen Green Mining

MDA Gandeng Pertamina Patra Niaga, Tegaskan Komitmen Green Mining

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 08:05 WIB

Jebolan UMK Academy Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Ramaikan Festival ESG Pertamedika IHC 2024

Jebolan UMK Academy Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Ramaikan Festival ESG Pertamedika IHC 2024

Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:05 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB