Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Semangat Cinta Lingkungan Yulvita Bangkitkan Usaha Kreatif, BRI Jadi Penopangnya

M Nurhadi

Kamis, 19 September 2024 | 15:43 WIB
Semangat Cinta Lingkungan Yulvita Bangkitkan Usaha Kreatif, BRI Jadi Penopangnya
Yulvita Paramita Dewi bersama dengan ibu-ibu di komunitasnya memamerkan karya [Suara.com/Hadi]

Suara.com - Yulvita Paramita Dewi, pendiri Janitra Boutique, telah melewati berbagai tantangan dalam mempertahankan eksistensi usahanya. Sejak pertama kali mendirikan bisnis butik tersebut pada tahun 2009, ia menyadari bahwa mempertahankan usaha jauh lebih sulit daripada memulainya.

"Saya sempat vakum dari 2012 hingga 2018," ujarnya saat ditemui di sela-sela aktivitasnya mengelola usaha di Kayen, Condongcatur, Sleman.

Keputusan untuk vakum disebabkan oleh ketatnya persaingan bisnis serta kesibukannya sebagai ibu rumah tangga. Di awal perjalanan bisnisnya, Yulvita aktif mengikuti berbagai pameran dan fashion show agar Janitra Boutique semakin dikenal. 

Tahun 2010 jadi salah satu titik baliknya usai butik Janitra berhasil masuk ke Jogja Fashion Week. Namun, seiring berjalannya waktu dan meningkatnya beban sebagai ibu, Yulvita memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia bisnis.

Enam tahun kemudian, Yulvita memutuskan untuk komitmen mengembangkan usahanya. Namun, belum genap dua tahun, pandemi COVID-19 pada Maret 2020 membawa tantangan baru bagi Janitra Boutique.

"Ada kekhawatiran saat itu, tetapi Alhamdulillah jualan online tetap berjalan lancar," kenangnya.

Butik Janitra terpaksa ditutup, dan ia harus menghadapi tantangan baru saat beberapa pekerjanya terinfeksi virus, membuat proses produksi terhambat.

Berbekal semangat untuk terus bertahan, Yulvita memutuskan untuk memperluas bisnisnya secara daring. Langkah ini tidak hanya membantu Janitra bertahan di tengah pandemi, tetapi juga memperluas jangkauan pasar.

“Pandemi mendorong saya untuk berpikir lebih kreatif dalam mengembangkan usaha secara online,” ungkapnya.

baca juga

Kembali dari masa vakum, Yulvita memilih untuk memperkenalkan konsep eco-print, sebuah teknik ramah lingkungan, sebagai langkah baru bagi Janitra. Pada 2018, ia mulai menyasar dunia pendidikan untuk memperkenalkan eco-print kepada pelajar.

"Saya ingin anak-anak sejak dini dikenalkan dengan bahan alami, seperti pewarna alami," jelasnya. Kini, Janitra bekerja sama dengan sejumlah sekolah dan komunitas di Yogyakarta dan Jawa Tengah untuk mengajarkan eco-print, termasuk menyusun kurikulum khusus.

Jaringan dan Dukungan: Kunci Kesuksesan Janitra Boutique

Dalam perjalanannya, Yulvita menyadari pentingnya membangun jaringan yang kuat. Berawal dari bisnis desain pakaian dengan sistem pre-order, Janitra berkembang pesat setelah Yulvita mulai memproduksi eco-print.

Modal awal sebesar Rp4 juta berhasil dikembangkan, dengan pendapatan yang kini bisa mencapai Rp10 juta per bulan dari produksi 60 hingga 120 potong pakaian. Keberhasilan ini tidak terlepas dari jaringan yang dibangunnya dengan berbagai pihak, termasuk praktisi kesehatan seperti dokter dan perawat yang menjadi reseller produknya.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, Yulvita tetap menekankan pentingnya menjaga etika bisnis. “Persaingan usaha sebaiknya tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga menghargai nilai karya masing-masing,” pesannya.

Untuk terus berkembang, Yulvita mengikuti berbagai pelatihan bisnis, salah satunya melalui program BRIncubator yang diselenggarakan oleh BRI. BRIncubator memberinya wawasan baru tentang pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran digital.

"Saya belajar banyak tentang bagaimana mengelola bisnis dan produksi, termasuk menjalin kemitraan dengan pihak ketiga," jelasnya.

Komitmen BRI dalam Mendukung UMKM

Dukungan untuk Janitra Boutique menunjukkan komitmen BRI dalam mendukung dan turut berkembang bersama UMKM.

Hingga akhir Triwulan II 2024, BRI menjadi penyalur kredit teritinggi kepada segmen UMKM di Indonesia. Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, hingga akhir Juni 2024, Perseroan berhasil menyalurkan kredit kepada segmen UMKM senilai Rp1.095,64 triliun atau setara 81,69% dari total penyaluran kredit BRI.

Rinciannya, penyaluran kredit BRI kepada segmen UMKM senilai Rp1.095,64 triliun terdiri dari segmen mikro sebesar Rp623 triliun, segmen kecil Rp232,3 triliun, segmen konsumer Rp198,8 triliun dan segmen menengah senilai Rp41,5 triliun.

Keberadaan Janitra Boutique adalah contoh nyata dukungan BRI untuk UMKM. Yulvita berhasil mengembangkan bisnisnya dengan dukungan BRI dan semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Dengan semangat pantang menyerah, ia tidak hanya membangun kembali Janitra Boutique, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda melalui eco-print.

"Kita harus terus berkembang, bukan hanya usaha kita, tapi juga diri kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saatnya Menabung, Buka Tabungan BRI Junio Rencana untuk Anak Bisa Dapat Hadiah Menarik dari BRI

Saatnya Menabung, Buka Tabungan BRI Junio Rencana untuk Anak Bisa Dapat Hadiah Menarik dari BRI

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 14:51 WIB

Geram Tercomback Persebaya Surabaya, Milomir Seslija Soroti Kedisiplinan Pemain

Geram Tercomback Persebaya Surabaya, Milomir Seslija Soroti Kedisiplinan Pemain

Bola | Kamis, 19 September 2024 | 14:50 WIB

Gading Marten Kini Jualan Nasi Tempong, Berapa Harganya?

Gading Marten Kini Jualan Nasi Tempong, Berapa Harganya?

Lifestyle | Kamis, 19 September 2024 | 14:47 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×