Menteri Jokowi Masuk Kabinet Prabowo, Pengamat Sebut Simbol Keberlanjutan dan Tancap Gas Kerja

Iwan Supriyatna

Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:57 WIB
Menteri Jokowi Masuk Kabinet Prabowo, Pengamat Sebut Simbol Keberlanjutan dan Tancap Gas Kerja
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto turut mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam penerbangan kepala negara menuju Provinsi Jawa Timur. [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pengamat politik sekaligus peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam, menilai masuknya kembali sejumlah nama-nama menteri era Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka merupakan sebuah simbol keberlanjutan pemerintahan.

Menurutnya, pengalaman Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dan interaksinya dengan sesama menteri Presiden Jokowi menjadikannya mengenal secara dekat kinerja positif dari para calon menteri tersebut, sehingga layak dilantik kembali untuk membantu pemerintahannya.

“Banyaknya kabinet Pak Jokowi yang masuk ke kabinetnya Pak Prabowo saat ini ya pertimbangan keberlanjutan itu menjadi dominan, Pak Prabowo tentu sudah mengenal lebih dekat selama ini kan sudah bekerja sama 5 tahun di kabinet, dan kalau kemudian hampir separuh atau 16 itu kan besar sekali itu untuk sustainability atau keberlanjutan,” ujar Surokim, Jumat (18/10/2024).

Surokim menambahkan dengan masuknya sejumlah nama menteri Presiden Jokowi itu, Prabowo berharap tidak perlu beradaptasi terlalu lama karena dianggap sudah mengenal ‘medan’ sehingga bisa langsung tancap gas untuk kerja.

“Ya tentu kalau dilihat dari itu Pak Prabowo sih pengennya proses adaptasinya tidak terlalu lama, sehingga bisa langsung ngegas karena kan sudah berpengalaman menteri-menterinya di kabinet yang kemarin,” bebernya.

Lanjut Surokim mengatakan yang menjadi sorotan publik ialah Prabowo mempertahankan menteri-menteri bidang ekonomi terdahulu seperti calon Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang dibantu dua wakil calon Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara dan Thomas Djiwandono. Lalu Airlangga Hartarto hingga Bahlil Lahadalia.

Surokim berpandangan Prabowo berkeinginan tim ekonomi tersebut mampu melanjutkan kinerja positifnya di masa depan mengingat situasi ekonomi global yang sedang mengalami krisis.

“Situasi sekarang ini, kan, situasi yang orang bilang tingkat kompleksitasnya tinggi, uncertain-nya tinggi, kemudian tim ekonomi lama ini dianggap sudah mengenal betul medan laganya, kan tidak mudah membaca pasar itu dengan tokoh-tokoh baru,” ucapnya.

Lebih lanjut Surokim menerangkan Prabowo tidak ingin mengambil risiko dengan mengambil menteri ekonomi baru yang masih harus beradaptasi di tengah situasi yang perlu di respon secara cepat.

baca juga

“Jadi tidak mau mengambil risiko untuk para ekonom baru masuk di situ karena ini tidak hanya berkaitan dengan ekonomi domestik tetapi juga kepercayaan dan trust masyarakat ekonomi internasional relasi dengan perekonomian global dan seperti Sri Mulyani dengan segudang pengalamannya,” sambungnya.

Surokim berpandangan tim ekonomi tersebut dianggap berhasil membawa pertumbuhan ekonomi secara positif, meskipun sempat diguncang pandemi Covid-19 namun tetap tumbuh positif diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia.

Oleh karena itu, Prabowo tetap mempercayai tim ekonomi lama itu untuk menangani masalah ekonomi di Indonesia.

“Menyangkut kondisi ekonomi kita yang sedang tumbuh, walaupun dalam situasi yang sulit, saya kira pandemi itu juga menjadi ujian batu ujian yang luar biasa bagi timnya Bu Sri Mulyani yang nyatanya harus diakui tangguh bisa melewati situasi sulit itu,” ucapnya.

“Nah kalau situasi sulit saja bisa dilewati berarti ya kiranya kalau situasinya normal kan jauh lebih hebat, saya membacanya lebih karena Pak Prabowo melihat tim ekonomi berdasarkan pengalaman menghadapi situasi Covid dan uncertain yang kemarin itu dianggap berhasil sehingga harapannya itu bisa moncer lagi dalam situasi yang normal,” tambahnya.

Selain itu, Surokim mengatakan dengan masuknya sejumlah menteri lama era Presiden Jokowi dan nama-nama menteri dari luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) menjadi menteri sebagai upaya Prabowo merangkul semua pihak demi menjaga stabilitas politik dan kondusifitas keamanan nasional.

“Dan saya kira memang sejak awal Pak Prabowo pun mencoba untuk merangkul semua pihak, menitikberatkan kepada stabilitas itu sebagai prioritas utama sehingga komunikasi politik sekarang ini kan mendasar kepada banyak kawan yang ingin dirangkul semua,” ungkapnya.

“Kalau melihat tipikal seperti itu fokusnya memang ingin stabilitas tidak terganggu tidak ada riak-riak dan take off-nya itu smooth untuk pemerintahan, tidak mau ada riak-riak atau gejolak ke depan,” tuntas Surokim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tahun Indonesian AID: Kontribusi Nyata untuk Diplomasi dan Pembangunan Dunia

5 Tahun Indonesian AID: Kontribusi Nyata untuk Diplomasi dan Pembangunan Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:44 WIB

Toyota Alphard AD 1 JKW Terparkir Di Istana Sejak Rabu, Siap Antar Jokowi Pulang Ke Solo

Toyota Alphard AD 1 JKW Terparkir Di Istana Sejak Rabu, Siap Antar Jokowi Pulang Ke Solo

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:35 WIB

Ikut Rayakan Ultah, Panggilan Titiek Soeharto untuk Prabowo Tuai Sorotan

Ikut Rayakan Ultah, Panggilan Titiek Soeharto untuk Prabowo Tuai Sorotan

Entertainment | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

×