Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Waspada Euforia Awal Era Prabowo Subianto, BI Pantau Ketat Risiko Inflasi

M Nurhadi

Senin, 21 Oktober 2024 | 13:53 WIB
Waspada Euforia Awal Era Prabowo Subianto, BI Pantau Ketat Risiko Inflasi
Presiden Prabowo Subianto umumkan Menteri Kabinet 2024-2029. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Sektor perbankan Indonesia menunjukkan kinerja yang positif di tengah peralihan pemerintahan. Survei Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa penyaluran kredit baru pada kuartal ketiga tahun 2024 mengalami pertumbuhan signifikan, terutama didorong oleh peningkatan permintaan kredit konsumsi, khususnya untuk pembelian rumah.

Merujuk pada survei Bank Indonesia (BI), penyaluran kredit baru pada triwulan III 2024 mengalami pertumbuhan positif. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru yang mencapai 80,6%. Peningkatan ini terutama didorong oleh kredit konsumsi, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Standar penyaluran kredit pada triwulan IV 2024 diperkirakan akan sedikit lebih ketat dibandingkan dengan periode sebelumnya, yang terlihat dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 2,2%.

Sebagian besar aspek kebijakan penyaluran kredit diharapkan akan lebih ketat, terutama dalam hal persyaratan administrasi. Namun, suku bunga kredit, biaya persetujuan kredit, dan jangka waktu kredit diperkirakan akan lebih longgar.

Survei juga menunjukkan bahwa responden optimis terhadap pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2024. Mereka memperkirakan outstanding kredit akan terus meningkat, didorong oleh kondisi moneter dan ekonomi yang baik serta relatif terjaganya risiko dalam penyaluran kredit.

Di sisi lain, pembentukan kabinet baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menjadi sorotan.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mengakomodasi program-program kabinet baru, termasuk kemungkinan pembentukan kementerian baru. Namun, jumlah menteri yang cukup besar menimbulkan pertanyaan mengenai potensi beban anggaran negara.

Pertumbuhan kredit yang positif dan pembentukan kabinet baru menjadi dua isu penting yang saling terkait. Pemerintah perlu menyeimbangkan antara mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit dengan menjaga stabilitas keuangan negara.

Langkah-langkah strategis diperlukan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan dan inklusif.

baca juga

Peningkatan Daya Beli Masyarakat

Selain penurunan suku bunga acuan, faktor lain seperti peningkatan daya beli masyarakat dan proyek-proyek infrastruktur pemerintah juga dapat berkontribusi pada pertumbuhan kredit.

Meskipun prospek pertumbuhan kredit terlihat positif, terdapat beberapa risiko yang perlu diwaspadai, seperti peningkatan risiko kredit akibat kondisi ekonomi global yang tidak pasti dan potensi gelembung aset di sektor properti.

Pertumbuhan kredit yang kuat dapat mendorong inflasi. Oleh karena itu, BI perlu mewaspadai perkembangan inflasi dan siap untuk menyesuaikan kebijakan moneter jika diperlukan.

Saat ini, kabinet baru era Prabowo Subianto dihadapkan pada tantangan yang kompleks, seperti mengatasi dampak pandemi COVID-19, mengurangi tingkat pengangguran, dan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi.
Kesimpulannya, kabar baik mengenai pertumbuhan kredit menjadi angin segar bagi perekonomian Indonesia.

Namun, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan pertumbuhan ini berkelanjutan dan inklusif. Selain itu, kabinet baru juga perlu segera menyusun program-program prioritas yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Saya Ingin Buat Indonesia Ikut Piala Dunia!

Prabowo: Saya Ingin Buat Indonesia Ikut Piala Dunia!

Bola | Senin, 21 Oktober 2024 | 13:52 WIB

Mengenal Menpan RB yang Baru, Rini Widyantini, dari Birokrat hingga Memimpin Reformasi Birokrasi

Mengenal Menpan RB yang Baru, Rini Widyantini, dari Birokrat hingga Memimpin Reformasi Birokrasi

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 13:50 WIB

Sibuknya Prabowo Di Hari Pertama Kerja Sebagai Presiden: Lantik Puluhan Menteri, Lanjut Terima Dubes AS Untuk PBB

Sibuknya Prabowo Di Hari Pertama Kerja Sebagai Presiden: Lantik Puluhan Menteri, Lanjut Terima Dubes AS Untuk PBB

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 13:43 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×