Indonesia Makin Dekat BRICS, Prabowo Ogah Lanjutkan 'Warisan' Jokowi di OECD?

M Nurhadi

Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:35 WIB
Indonesia Makin Dekat BRICS, Prabowo Ogah Lanjutkan 'Warisan' Jokowi di OECD?
Presiden Prabowo Subianto akui akan kaji keanggotaan BRICS. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww]

Suara.com - Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tampaknya semakin memperlihatkan ketertarikannya untuk bergabung dengan BRICS.

Salah satu indikasinya adalah kehadiran Menteri Luar Negeri Sugiono dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-6 BRICS di Kazan, Rusia, yang berlangsung pada 23-24 Oktober 2024. Dalam pertemuan tersebut, Sugiono akan bertemu dengan pemimpin negara anggota BRICS, termasuk Presiden Tiongkok Xi Jinping, serta negara undangan lainnya.

Keikutsertaan Indonesia dalam forum ini tidak hanya untuk menunjukkan ketertarikan Indonesia terhadap BRICS, tetapi juga membawa misi khusus terkait perdamaian global.

Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Sugiono akan menyuarakan pentingnya negara-negara berkembang dan Global South untuk bersatu dan memperkuat solidaritas dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih inklusif dan adil.

Ini adalah penampilan perdana Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri RI sejak ia dilantik, yang menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam forum internasional dan mempererat hubungan dengan negara-negara BRICS.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden New Development Bank (NDB) Dilma Rousseff (23/10) di sela-sela KTT BRICS Plus yang berlangsung di Kazan, Rusia, tanggal 23-24 Oktober 2024. [Kemlu RI]
Menteri Luar Negeri RI Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden New Development Bank (NDB) Dilma Rousseff (23/10) di sela-sela KTT BRICS Plus yang berlangsung di Kazan, Rusia, tanggal 23-24 Oktober 2024. [Kemlu RI]

Sebagai tambahan, Indonesia juga mempersiapkan diri untuk bergabung dengan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), sehingga memberikan alternatif yang lebih luas dalam hal kerja sama internasional.

Profesor Hukum Internasional dari Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, berpendapat bahwa Indonesia akan mendapat keuntungan besar jika bergabung dengan BRICS dan OECD secara bersamaan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan diversifikasi ideologi dan ekonomi agar tidak didominasi oleh satu kekuatan tertentu.

"Pemerintah harus membuat penilaian yang baik tentang masalah ini sehingga mereka dapat memutuskan apakah mereka akan bergabung dengan BRICS, meskipun mereka sekarang sedang mempersiapkan diri untuk bergabung dengan OECD,” kata Hikmahanto, dikutip dari Antara pada Kamis (24/10/2024).

Selain itu, menurut Fyodor Lukyanov, Direktur Peneliti Klub Diskusi Valdai Rusia, BRICS bukanlah organisasi formal, melainkan sebuah entitas yang berkembang untuk menghadapi negara-negara Barat, khususnya untuk mengurangi dominasi Amerika Serikat dalam bidang keuangan global.

baca juga

Dengan bergabungnya Indonesia, diharapkan negara ini dapat menikmati manfaat yang lebih besar dari diversifikasi ekonomi global.

Sementara itu, Nelson Wong, Wakil Ketua Pusat Shanghai untuk Studi Strategis, menyoroti ketidakpuasan banyak negara terhadap tatanan dunia saat ini, termasuk penggunaan dolar AS dalam pembayaran internasional. BRICS diharapkan mampu menawarkan alternatif mekanisme pembayaran yang lebih adil dan merata.

"(BRICS) akan menjadi organisasi penting bagi perdagangan dunia, dan saya pikir kami pasti akan membuat BRICS menjadi lebih penting,” ujar Wong.

OECD dan BRICS

Merapatnya Indonesia ke BRICS merupakan langkah cukup mengejutkan. Pasalnya, Presiden sebelumnya, yakni Joko Widodo sudah mengindikasikan untuk bergabung menjadi anggota Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) melalui Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi usai bertemu pada Selasa, 28 Mei 2024.

Pertemuan yang merupakan kelanjutan dari pertemuan pertama pada Agustus 2023 ini bertujuan untuk menginformasikan langkah-langkah yang telah dan akan diambil Indonesia dalam rangka mempercepat keanggotaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Prabowo Pecat Gibran jika Tak Mau Kena Petaka, Amien Rais Diskakmat Netizen: Lu Siapa, Tuhan?

Desak Prabowo Pecat Gibran jika Tak Mau Kena Petaka, Amien Rais Diskakmat Netizen: Lu Siapa, Tuhan?

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:16 WIB

7 Potret Gunung Tidar: Dari Militer, Paku Tanah Jawa, Hingga 'Bukit Nobita'

7 Potret Gunung Tidar: Dari Militer, Paku Tanah Jawa, Hingga 'Bukit Nobita'

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:15 WIB

Asal-usul Bobby Kertanegara Kucing Prabowo, Kini Ikut Tinggal di Istana Negara

Asal-usul Bobby Kertanegara Kucing Prabowo, Kini Ikut Tinggal di Istana Negara

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:08 WIB

Mayor Teddy Jabat Seskab: Mimpi Buruk Reformasi atau Awal Era Baru?

Mayor Teddy Jabat Seskab: Mimpi Buruk Reformasi atau Awal Era Baru?

Liks | Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:53 WIB

Prabowo Minta Sri Mulyani Pelototi Penggunaan APBN Demi Rakyat

Prabowo Minta Sri Mulyani Pelototi Penggunaan APBN Demi Rakyat

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:06 WIB

Prabowo Beri Kewenangan Menteri Copot Pejabat Nakal: Suruh Tinggal di Rumah

Prabowo Beri Kewenangan Menteri Copot Pejabat Nakal: Suruh Tinggal di Rumah

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 11:51 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×