Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

6 Fakta Petani Milenial Dapat Gaji Rp10 Juta

M Nurhadi

Sabtu, 23 November 2024 | 21:35 WIB
6 Fakta Petani Milenial Dapat Gaji Rp10 Juta
Ilustrasi petani milenial (Freepik)

Suara.com - Pemerintah Indonesia telah meluncurkan program pelatihan Petani Milenial 2024 melalui Kementerian Pertanian (Kementan). Peserta yang terpilih akan bergabung dalam Brigade Pangan. Program ini memunculkan rumor bahwa petani milenial akan mendapatkan gaji sebesar Rp10 juta. Berikut adalah fakta-fakta mengenai isu tersebut.

Program pelatihan ini ditujukan untuk pemuda berusia 19 hingga 39 tahun, sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 04 Tahun 2019. Dalam peraturan tersebut, petani milenial didefinisikan sebagai mereka yang berusia antara 19 hingga 39 tahun dan mampu beradaptasi dengan teknologi.

Namun, kabar tentang gaji Rp10 juta untuk petani milenial tidak sepenuhnya benar. Pemerintah menyediakan insentif atau jaminan penghasilan sebesar Rp10 juta per bulan, yang bertujuan untuk menarik generasi muda agar mau mengelola lahan pertanian. Pendapatan ini merupakan proyeksi dari hasil panen, bukan gaji yang langsung diberikan oleh pemerintah.

Berikut adalah beberapa fakta mengenai potensi pendapatan petani milenial:

1. Menarik Minat Generasi Muda : Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketertarikan kaum milenial terhadap sektor pertanian, yang selama ini dikelola secara konvensional. Dengan program ini, diharapkan pertanian dapat dipandang sebagai sektor yang menjanjikan dan modern.

2. Mengelola Lahan Pertanian : Brigade Pangan yang dibentuk oleh Kementan mulai beroperasi pada 20 November 2024 dan terdiri dari petani milenial yang akan mengelola sekitar 200 hektar sawah. Kementan memperkirakan petani milenial bisa mendapatkan pendapatan hingga Rp10 juta per bulan.

3. Penggunaan Teknologi Modern : Petani milenial akan menggunakan alat modern seperti transplanter untuk menanam padi dan drone untuk penyemprotan pupuk, sehingga proses bertani menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

4. Pelatihan untuk Petani Milenial : Kementerian Pertanian membuka pelatihan bagi calon peserta. Untuk mendaftar, Anda dapat mengunjungi situs resmi Kementan dan mengikuti langkah-langkah pendaftaran yang tersedia.

5. Pembagian Hasil Panen : Hasil panen dari lahan yang dikelola akan dibagi dengan sistem di mana pemilik lahan mendapatkan 30% dan sisa 70% dibagi di antara anggota Brigade Pangan, dengan sebagian disisihkan untuk pengembangan.

6. Bekerja di Berbagai Daerah : Petani milenial yang tergabung dalam Brigade Pangan akan mengelola lahan di daerah seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan beberapa lokasi di Sumatera.

Dengan program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan menarik lebih banyak generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian yang modern dan berkelanjutan.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebulan Purnatugas, Berapa Gaji Pensiun Jokowi yang Kini Sudah Sibuk Cawe-Cawe Pilkada?

Sebulan Purnatugas, Berapa Gaji Pensiun Jokowi yang Kini Sudah Sibuk Cawe-Cawe Pilkada?

Lifestyle | Kamis, 21 November 2024 | 15:20 WIB

Gaji Dirut Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Siap Terima Ratusan Juta Usai Diangkat Erick Thohir

Gaji Dirut Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Siap Terima Ratusan Juta Usai Diangkat Erick Thohir

Bisnis | Rabu, 20 November 2024 | 20:43 WIB

Bikin Iri! Gaji dan Tunjangan Lulusan D3 dan D4 STAN Tembus Jutaan Rupiah?

Bikin Iri! Gaji dan Tunjangan Lulusan D3 dan D4 STAN Tembus Jutaan Rupiah?

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 18:03 WIB

Terkini

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:36 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:32 WIB

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:28 WIB

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:36 WIB

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:10 WIB

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:35 WIB

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:26 WIB