Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Dukung Ketahanan Pangan, Yasa Artha Trimanunggal Akuisisi SAM Air

Achmad Fauzi

Minggu, 24 November 2024 | 14:58 WIB
Dukung Ketahanan Pangan, Yasa Artha Trimanunggal Akuisisi SAM Air
Ilustrasi Pesawat SAM Air/(Instagram).

Suara.com - PT Yasa Artha Trimanunggal mengambil langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui akuisisi SAM Air (PT Semuwa Aviasi Mandiri) dan penguatan armada udara.

Perusahaan logistik ini dipercaya pemerintah untuk menjalankan program Bantuan Pangan Nasional (BPN) demi memastikan distribusi pangan yang merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil dan kepulauan.

Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal, Yenna Yuniana mengatakan, akuisisi SAM Air dan pengembangan armada udara mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, mendapatkan akses pangan bergizi," ujarnya seperti dikutip, Minggu (24/11/2024).

Pada 30 September 2024, PT Yasa Artha Trimanunggal resmi mengakuisisi SAM Air untuk memperluas jangkauan logistiknya. Perusahaan juga menandatangani kesepakatan pembelian dua unit pesawat Cassa 212 dan sepuluh unit pesawat N219 dari PT Dirgantara Indonesia.

Pesawat ini akan digunakan untuk meningkatkan akses logistik ke wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), memperkuat distribusi pangan, dan mendukung pembangunan ekonomi lokal.

Sementara, Direktur Utama SAM Air, Agus Priyanto, menambahkan bahwa kolaborasi ini akan meningkatkan layanan penerbangan perintis dan membantu masyarakat di daerah sulit dijangkau.

"Dengan armada baru, kami dapat memberikan solusi nyata bagi distribusi pangan dan kebutuhan pokok," imbuh dia.

Pesawat Cassa 212 dijadwalkan tiba pada Maret 2025, sementara pesawat N219 akan tiba pada pertengahan 2027. Armada ini dirancang untuk mendukung suplai pangan nasional ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, sekaligus meningkatkan konektivitas antardaerah di Indonesia.

baca juga

PT Yasa Artha Trimanunggal berkomitmen menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan nasional dengan mendistribusikan bahan pangan bergizi secara merata, bahkan ke pelosok negeri. Perusahaan juga berharap dapat memperkuat jaringan logistik nasional, menciptakan jalur distribusi yang efisien, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SAM Air Gandeng Asian One Air Distribusi Beras ke Pelosok Papua

SAM Air Gandeng Asian One Air Distribusi Beras ke Pelosok Papua

Bisnis | Kamis, 21 November 2024 | 08:33 WIB

Dukungan Program Perluasan Lahan Tani 4 Juta Hektar dan AUTP untuk Ketahanan Pangan

Dukungan Program Perluasan Lahan Tani 4 Juta Hektar dan AUTP untuk Ketahanan Pangan

Bisnis | Rabu, 13 November 2024 | 11:43 WIB

Mardiono Siapkan Transisi Kepemimpinan Soal Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Mardiono Siapkan Transisi Kepemimpinan Soal Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2024 | 06:28 WIB

Terkini

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

×