BUMN Semen RI Sebut Produk Bahan Bangunan Berkelanjutan Adalah Masa Depan

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 November 2024 | 13:59 WIB
BUMN Semen RI Sebut Produk Bahan Bangunan Berkelanjutan Adalah Masa Depan
Karyawan Semen Gresik (anak usaha SIG) beraktivitas di area operasional produksi Pabrik Rembang. [Semen Gresik]

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berkomitmen untuk menghasilkan produk-produk bahan bangunan yang inovatif dan berkualitas.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah fokus pada penerapan pola operasi berkelanjutan.

"Dengan melakukan pola operasi berkelanjutan, kami berupaya menghasilkan produk-produk bahan bangunan yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga aman bagi pelanggan dan lebih ramah lingkungan," ujar Reni dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024).

Upaya SIG ini sejalan dengan tren global yang semakin mengutamakan pembangunan berkelanjutan. Melalui inovasi dan teknologi, SIG berupaya mengurangi dampak lingkungan dari proses produksinya serta mengembangkan produk-produk yang lebih ramah lingkungan.

Reni menambahkan bahwa, SIG telah mengintegrasikan aspek keberlanjutan pada keseluruhan kegiatan operasional Perusahaan. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan produksi yang menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah pertanian dan industri, sampah perkotaan (municipal solid waste) yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), biomassa, serta sumber lainnya, untuk menciptakan operasional produksi yang berkelanjutan.

Selain itu SIG juga mengimplementasikan teknologi berbasis Industry 4.0 dalam kegiatan produksi untuk peningkatan produktivitas, penggunaan energi yang efektif dan efisien, serta mendukung upaya Perusahaan mereduksi emisi. Lebih dari itu, digitalisasi juga membantu SIG memastikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) hingga manajemen mutu selalu terjaga.

“Produk-produk SIG tidak hanya telah tersertifikasi SNI tetapi juga mengandung komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi lebih dari 90%, atau lebih tinggi dari yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021 minimal 40%. Bahkan, produk semen ramah lingkungan SIG lebih rendah emisi karbon hingga 38% dari semen konvensional. Dengan semua keunggulan yang dimiliki, produk SIG memiliki daya saing di level nasional bahkan global,” ujar Reni.

Segala upaya yang telah dilakukan SIG dalam menjaga kualitas dan mutu produk untuk mencapai kinerja unggul dan berkelanjutan telah membawa BUMN semen ini meraih peringkat Emas dalam penghargaan SNI Award 2024 pada ajang 19th National Quality Award of Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Jakarta Convention Center, pada Kamis (21/11/2024).

Selain itu, anak usaha SIG, PT Semen Baturaja Tbk juga meraih peringkat Perak penghargaan SNI Award 2024.

baca juga

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN atas arahan dan dukungan agar perusahaan BUMN terus meningkatkan daya saing di industri masing-masing. Karena itu, kami melakukan pola operasi berkelanjutan ini, sebagai bagian dari upaya untuk menghasilkan produk-produk bahan bangunan yang inovatif berkualitas, bermutu, aman bagi pelanggan dan lebih ramah lingkungan,” kata Reni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Makin Tangguh, PaDi UMKM Jadi Andalan Tingkatkan Daya Saing

UMKM Makin Tangguh, PaDi UMKM Jadi Andalan Tingkatkan Daya Saing

Bisnis | Kamis, 28 November 2024 | 19:12 WIB

Jaga Kepercayaan Investor, Peruri Sajikan Laporan Keberlanjutan Standar Internasional

Jaga Kepercayaan Investor, Peruri Sajikan Laporan Keberlanjutan Standar Internasional

Bisnis | Kamis, 28 November 2024 | 17:59 WIB

Hadapi Persaingan Ketat, BUMN Pencetak Duit RI Pacu Transformasi Digital

Hadapi Persaingan Ketat, BUMN Pencetak Duit RI Pacu Transformasi Digital

Bisnis | Kamis, 28 November 2024 | 14:18 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×