Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dicaplok Grup Djarum, Apakah Pendapatan Bakmi GM Rp 1,5 Miliar Per Hari?

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 11 Desember 2024 | 12:02 WIB
Dicaplok Grup Djarum, Apakah Pendapatan Bakmi GM Rp 1,5 Miliar Per Hari?
Dengan pendapatan rata-rata harian mencapai Rp 1,5 miliar dan Rp 700 miliar per tahun, Bakmi GM memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar.

Suara.com - Grup Djarum dikabarkan telah mengakuisisi Bakmi GM dengan nilai transaksi yang cukup besar. Keputusan ini didorong oleh kinerja keuangan Bakmi GM yang dikatakan cukup sangat solid.

Dengan pendapatan rata-rata harian mencapai Rp 1,5 miliar dan Rp 700 miliar per tahun, Bakmi GM memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Hal itu diketahui dari jumlah rata-rata pembeli Bakmi GM yang mencapai 30.000 pelanggan di seluruh Indonesia.

Dengan asumsi harga menu Rp30.000 hingga Rp50.000, Bakmi GM bisa meraup Rp900 juta hingga Rp1,5 miliar per hari.

Akuisisi ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi Djarum Grup, tetapi juga membuka peluang untuk ekspansi bisnis kuliner Grup Djarum.

Sebelumnya, konglomerat Grup Djarum, Hartono Bersaudara, dilaporkan telah mengakuisisi Bakmi GM dengan nilai transaksi mencapai Rp2-2,4 triliun.

Akuisisi ini menandai ekspansi bisnis Djarum ke sektor kuliner, khususnya di segmen mie instan. Dengan langkah ini, Djarum semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu konglomerat terbesar di Indonesia.

Dikutip dari Dealstreet Asia, Senin (9/12/2024) Djarum Grup, perusahaan yang dikenal dengan produk rokoknya, telah resmi mengakuisisi 85 persen saham PT Griya Mie Sejati, perusahaan induk dari Bakmi GM.

"Kata sumber yang mengetahui masalah tersebut," tulis Dealstreet Asia dalam laporannya yang berjudul "Djarum Group Said To Be Acquiring Indonesia Noodle Chain Bakmi GM".

Akuisisi Bakmi GM oleh Djarum dengan nilai yang cukup fantastis menunjukkan bahwa sektor kuliner di Indonesia masih sangat menarik bagi para investor. Langkah Djarum ini juga mengindikasikan adanya persaingan yang semakin ketat di industri makanan dan minuman.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Opsi Beralih dari Rokok

Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Opsi Beralih dari Rokok

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 11:33 WIB

Kemenperin: Kebijakan Soal Rokok Perlu Pertimbangkan Dampak Ekonomi

Kemenperin: Kebijakan Soal Rokok Perlu Pertimbangkan Dampak Ekonomi

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:54 WIB

Profil Pemilik Bakmi GM, Raup Triliunan Rupiah dari Djarum Pasca Akusisi

Profil Pemilik Bakmi GM, Raup Triliunan Rupiah dari Djarum Pasca Akusisi

Bisnis | Selasa, 10 Desember 2024 | 16:55 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×