Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

M Nurhadi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkumpul di alun-alun, Jumat (21/8/2026) malam, untuk berdoa menjaga perdamaian, kondusifitas serta menolak provokasi.
baca 10 detik
  • Ormas di Alun-alun Pati menggelar doa bersama pada Jumat malam untuk menjaga kedamaian daerah.
  • Massa membacakan komitmen bersama menolak segala bentuk aspirasi provokatif, intimidatif, dan juga anarkistis.
  • Kegiatan ditutup dengan imbauan menghindari isu menyesatkan serta pernyataan dukungan kepada aparat penegak hukum.

Suara.com - Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkumpul di alun-alun, Jumat (21/8/2026) malam, untuk berdoa menjaga perdamaian, kondusifitas serta menolak provokasi.

Pantauan di lokasi menunjukkan berbagai elemen ormas mulai memadati area Alun-alun sejak pukul 19.45 WIB. Para peserta hadir dengan mengenakan seragam identitas masing-masing, menciptakan pemandangan yang menunjukkan soliditas antar kelompok di Bumi Mina Tani.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Ahmad Sulaim Habibi. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

"Kita bersama-sama berdoa supaya Pati tetap adem, tenteram, serta damai. Daerah kita harus kondusif dan bermartabat," kata Habibi.

Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkumpul di alun-alun, Jumat (21/8/2026) malam, untuk berdoa menjaga perdamaian, kondusifitas serta menolak provokasi.
Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkumpul di alun-alun, Jumat (21/8/2026) malam, untuk berdoa menjaga perdamaian, kondusifitas serta menolak provokasi.

Nyala Lilin dan Pernyataan Sikap

Suasana haru dan khidmat menyelimuti Alun-alun saat peserta mulai menyalakan lilin dan lampu ponsel secara serentak.

Di bawah pendar cahaya tersebut, para anggota ormas membacakan pernyataan sikap yang dipimpin oleh Wakil Rois PCNU Kabupaten Pati, KH Abdul Majid.

Atas nama kepentingan masyarakat dan demi terpelihara keamanan, ketertiban, persatuan, serta kehormatan Kabupaten Pati, KH Abdul Majid membacakan butir-butir komitmen bersama.

"Kami berkomitmen menjaga Kabupaten Pati supaya terus aman, damai, kondusif dan bermartabat sebagai rumah bersama seluruh warga," kata Majid saat menyatakan sikap.

baca juga

Dalam pernyataan tersebut, massa menegaskan dukungan terhadap kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi.

Namun, mereka secara tegas menolak segala bentuk aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan dengan cara-cara yang melanggar etika dan mengancam persatuan.

"Konstitusi menjamin penyampaian pendapat, dan kami mendukung hal itu. Tapi kami menolak beragam bentuk penyampaian aspirasi yang provokatif, intimidatif, anarkistis serta tak beretika karena akan memecah persatuan rakyat," kata dia.

Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkumpul di alun-alun, Jumat (21/8/2026) malam, untuk berdoa menjaga perdamaian, kondusifitas serta menolak provokasi.
Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkumpul di alun-alun, Jumat (21/8/2026) malam, untuk berdoa menjaga perdamaian, kondusifitas serta menolak provokasi.

Menolak Provokasi dan Isu Menyesatkan

KH Abdul Majid juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam kepentingan kelompok sesaat yang dapat merusak tatanan demokrasi. Ia mengajak semua pihak untuk lebih mengedepankan dialog ketimbang kegaduhan.

"Kami di sini ingin mengajak semua elemen masyarakat memperkuat persatuan serta keutuhan NKRI. Jangan sampai ada kepentingan kelompok ataupun sesaat di atas hal itu semua," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan

KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:06 WIB

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:24 WIB

'Kemping Keadilan', Warga Pati Buka Posko dan Dapur Umum di Depan Gedung DPR RI

'Kemping Keadilan', Warga Pati Buka Posko dan Dapur Umum di Depan Gedung DPR RI

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Warga Pati Mulai Duduki Depan DPR, Siap Menginap hingga Aksi 27 Agustus

Warga Pati Mulai Duduki Depan DPR, Siap Menginap hingga Aksi 27 Agustus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:47 WIB

×