Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Persyaratan Dipermudah, Driver Ojol Hingga Tukang Cukur Bisa Ajukan KPR Subsidi

Achmad Fauzi

Kamis, 09 Januari 2025 | 08:35 WIB
Persyaratan Dipermudah, Driver Ojol Hingga Tukang Cukur Bisa Ajukan KPR Subsidi
Foto udara perumahan subsidi di Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (13/12/2023). [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nym]

Suara.com - Kredit Perumahan Rakyat (KPR) subsidi lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bakal diperluas cakupannya ke sektor informal. Ke depan, driver ojek online (ojol) hingga tukang cukur kini bisa mengajukan KPR subsidi.

Direktur Utama Bank BTN, Nixon P Napitupulu menjelaskan, pekerja sektor informal selalu terganjal persyaratan penghasilan tetap untuk mengajukan KPR.

"Kalau karyawan kan gampang pakai slip gaji, simple. Kalau bank kan harus liat dokumen, sedangkan kalau sektor informal kan dokumennya rada kacau," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/1/2025).

Ke depan, bilang Nixon, persyaratan melihat penghasilan dipermudah dengan melihat catatan tabungan 3-6 bulan untuk pekerja informal.

Jika, pekerja informal tersebut memiliki peforma tabungan yang baik, maka bisa mengajukan KPR subsidi.

"Udah deh dia nabung 3-6 bulan dari itu saja dokumennya. Kalau track record nabungnya bagus ya kita kasih," jelas dia.

Sementara, untuk driver ojol, nantinya bisa ditarik dari potongan setelah mengantarkan penumpang. Dalam hali ini, Nixon akan bekerja sama dengan perusahaan penyedia aplikasi ojol untuk menjalankan skema tersebut.

"Kalau kayak supir ojek online, kita sebut merek deh depannya G. Kita ada kerja sama dia potong harian, nah itu bisa ada dokumen kan. Jadi bisa juga (mengajukan kredit)," jelas dia.

Lalu, untuk tukang cukur, Nixon akan memlihat catatan keuangan dari paguyuban. Sebab, tukang cukur yang tergabung dalam paguyuban akan terpantau catatan keuangannya.

baca juga

"Asgar misalnya, itu paguyubannya yang bantu. Kalau ada kayak gitunya lebih mudah. Artinya mereka verifikasinya orang ini baik ndak, bener dagang ndak, dagang baik-baik bukan penipu. How to verified this itu yang kita lagi terus cari cara," imbuh dia.

Adapun, Nixon menargetkan penyaluran pembiayaan KPR subsidi sebanyak 220-399 ribu nasabah di tahun 2025.

"Yang jelas at least kita ingin 20 persen dari FLPP itu bisa disalurkan ke sektor informal," tutup Nixon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mega Syariah Kembali Jadi Penyalur KPR Subsidi di 2025

Bank Mega Syariah Kembali Jadi Penyalur KPR Subsidi di 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Desember 2024 | 15:26 WIB

Mandiri Catat Penyaluran KPR Tembus Rp 67,3 Triliun

Mandiri Catat Penyaluran KPR Tembus Rp 67,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:32 WIB

KPR BRI Spesial HUT: Bunga Rendah Mulai 2,29%, DP 0%

KPR BRI Spesial HUT: Bunga Rendah Mulai 2,29%, DP 0%

Bisnis | Senin, 16 Desember 2024 | 07:00 WIB

Terkini

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB