KAI Logistik Pangkas Waktu Tempuh Rute BandungSurabaya Jadi 1 Hari

Iwan Supriyatna

Jum'at, 10 Januari 2025 | 10:45 WIB
KAI Logistik Pangkas Waktu Tempuh Rute BandungSurabaya Jadi 1 Hari
KAI Logistik.

Suara.com - KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini melayani rute Bandung – Surabaya dengan waktu tempuh hanya dalam 24 jam yang sebelumnya dilayani dalam waktu 2-3 hari, melalui pengoperasian KA Parcel Selatan.

“Pengoperasian KA Parcel Selatan tersebut merupakan strategi perusahaan dalam memperkuat aspek operasional yang berdampak pada kepuasan pelanggan khususnya dalam memangkas waktu tempuh sehingga mampu mempercepat arus distribusi barang. Dengan semakin cepat dan lancarnya arus distribusi barang, akan berdampak positif terhadap rantai pasok logistik,” kata Heri Siswanto, Direktur Operasi KAI Logistik, ditulis Jumat (10/1/2025).

Di samping meningkatkan aspek operasional, pengoperasian KA Parcel Selatan ini juga menjadi langkah strategis perseroan dalam mendorong peningkatan okupansi, melalui kapasitas yang disediakan sebesar 160.000 kg untuk perjalanan pulang-pergi.

“Dengan beroperasinya KA Parcel Selatan ini, kini KALOG Express menyediakan kapasitas angkut harian sebesar 390.000 kg yang dikelola melalui 5 KA. Selain itu, dengan tambahan kapasitas dari KA Parcel Selatan ini, dapat menyumbang okupansi harian sebanyak 69.000 kg, sehingga total okupansi harian KALOG Express kini mencapai 263.000 kg,” ucap Heri.

KAI Logistik memetakan peluang besar dan melihat potensi angkutan khususnya pada lintas selatan cukup tinggi di antaranya pada kota-kota yang dilalui seperti Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto hingga Surabaya.

Potensi tersebut didukung dengan berkembangnya perekonomian, sektor usaha kecil dan menengah serta pariwisata di sepanjang lintas tersebut.

Selain meningkatkan kapasitas harian, KAI Logistik optimis pengoperasian KA Parcel Selatan ini akan berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan.

“Pengoperasian KA Parcel ini, menjadi awal dari rangkaian strategi di tahun 2025 khususnya dalam memperkuat posisi KALOG Express di industri kurir dan logistik. Hal ini diperkuat dengan dengan penyempurnaan digitalisasi kurir melalui aplikasi KAI Logstik Trax yang secara berkesinambungan terus dikembangkan,” tutup Heri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Logistik Dukung Kemandirian UMKM Difabel Melalui Program Difablepreneur

KAI Logistik Dukung Kemandirian UMKM Difabel Melalui Program Difablepreneur

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:47 WIB

KAI Logistik Dorong Pertumbuhan Kewirausahaan Melalui Program Kemitraan Gerai

KAI Logistik Dorong Pertumbuhan Kewirausahaan Melalui Program Kemitraan Gerai

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 18:18 WIB

Tingkatkan Literasi, KAI Logistik Salurkan Lebih dari 1.000 Buku

Tingkatkan Literasi, KAI Logistik Salurkan Lebih dari 1.000 Buku

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 18:19 WIB

Terkini

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

×