Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pengamat Curigai Sesatnya Kurs Rupiah di Google Ulah Hacker yang Kecewa pada Prabowo

Achmad Fauzi

Minggu, 02 Februari 2025 | 09:45 WIB
Pengamat Curigai Sesatnya Kurs Rupiah di Google Ulah Hacker yang Kecewa pada Prabowo
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Publik dibuat sesat dan gaduh oleh Google pada 1 Februari 2025 kemarin. Pasalnya, ada sesuatu hal yang janggal dalam mesin pencarian Google, di mana kurs rupiah menguat tajam beratus persen menjadi di bawah Rp10.000 per 1 USD.

Dalam tampilan google tertulis bahwa nilai tukar atau kurs rupiah Rp8.170,65 per dolar Amerika Serikat (AS).

Padahal, dalam penutupan perdagangan pada Jumat (31/1/2025), nilai tukar rupiah masih berada pada level Rp16.305 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai, bahwa fenomena ini merupakan ulah para hacker yang kecewa terhadap pemerintahan Prabowo.

"Karena kita melihat bahwa bisa saja para hacker ini adalah orang yang kecewa dengan pemerintahan saat ini. Mereka ingin menunjukkan bahwa seandainya pertumbuhan ekonomi tahun 2025 mencapai 8 persen, maka rupiah bisa berada di level Rp8.000 per dolar AS," ujar Ibrahim dalam keterangannya yang dikutip, Senin (2/2/2025).

Dia melanjutkan, pemerintahan Prabowo sendiri optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai angka 8 persen pada tahun 2025.

Ibrahim bilang, angka tersebut berbeda cukup jauh dengan prediksi Bank Indonesia yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 4,8 persen hingga 5,1 persen. Sementara itu, Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di angka 5,2 persen.

Selain itu, Bank Indonesia juga telah merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 3,3 persen.

"Artinya apa? Bahwa tidak ada satu kesepakatan pasti yang di pemerintah sendiri untuk pertumbuhan ekonomi di tahun 2025," ucap dia.

baca juga

Ibrahim memandang, pada tahun ini kondisi ekonomi kelas menengah ke bawah masih menghadapi tantangan besar. Dia melihat, banyak perusahaan yang mengalami kebangkrutan, menyebabkan meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Di sisi lain pun juga kita melihat bahwa makan sehat yang dirintis oleh pemerintah saat ini terjadi sentralistik," beber dia.

Sementara, Ibrahim menyatakan bahwa banyak para ekonom juga menyoroti bahwa kenaikan konsumsi masyarakat tidak serta-merta mendukung pertumbuhan ekonomi jika investasi stagnan.

"Bahkan banyak pengamat dari luar negeri yang mengatakan kemungkinan besar di tahun 2025 ekonomi Indonesia akan suram. Nah suramnya seperti apa? Nah ini pun juga harus kita telaah lebih jauh," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, Bank Indonesia atau BI memberikan penjelasan terkait nilai tukar Dollar AS ke Rupiah yang anjlok di tampilan Google. BI memastikan nilai tukar tersebut keliru.

Berdasarkan pantauan Suara.com pada Sabtu (1/2/2025) petang, jam 18.39 WIB, nilai tukar Dollar terhadap Rupiah menjadi Rp 8.170,65.

"Level nilai tukar USD/IDR Rp 8.100-an sebagaimana yang ada di google bukan merupakan level yang seharusnya," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso pada Sabtu (1/2/2025).

Berdasarkan data BI nilai tukar seharusnya Rp16.312 per dolar AS pada tanggal 31 Januari 2025. Atas adanya kekeliruan tersebut, BI akan menghubungi pihak Google Indonesia.

"Terkait ketidaksesuaian tersebut untuk segera dapat melakukan koreksi yang diperlukan," ujar Ramdan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah 'Menguat' Drastis Jadi Rp8.170 per Dolar, Hacker Permainkan Google?

Rupiah 'Menguat' Drastis Jadi Rp8.170 per Dolar, Hacker Permainkan Google?

Bisnis | Sabtu, 01 Februari 2025 | 20:05 WIB

Dollar Anjlok ke Rp8.170,65 di Google, Publik Teringat Sejarah Rupiah Masa Habibie

Dollar Anjlok ke Rp8.170,65 di Google, Publik Teringat Sejarah Rupiah Masa Habibie

Bisnis | Sabtu, 01 Februari 2025 | 19:53 WIB

Bank Indonesia Klarifikasi Nilai Tukar Dollar AS yang Nyungsep di Google

Bank Indonesia Klarifikasi Nilai Tukar Dollar AS yang Nyungsep di Google

Bisnis | Sabtu, 01 Februari 2025 | 19:31 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB