Hilirisasi di Indonesia Terancam Gagal Tanpa Strategi Penyiapan SDM yang Tepat

Iwan Supriyatna

Jum'at, 14 Februari 2025 | 06:53 WIB
Hilirisasi di Indonesia Terancam Gagal Tanpa Strategi Penyiapan SDM yang Tepat
Acara Metalurgy Conference, yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Metalurgi Institut Teknologi Bandung (IMMG).

Suara.com - Billy Mambrasar, Anggota Dewan Pakar Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Sekretaris Jendral Dewan Energi Muda Nasional (Youth Energy and Environment Council) menyampaikan keresahannya, terkait rencana pemerintah untuk melakukan proses hilirisasi, akan tetapi tidak bersamaan dengan penyiapan SDM Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam acara Metalurgy Conference, yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Metalurgi Institut Teknologi Bandung (IMMG). Billy juga sempat menyampaian keresahannya terkait pengurangan anggaran Pendidikan yang dapat mempengaruhi kecepatan pemenuhan kebutuhan SDM Indonesia untuk kebutuhan industrialisasi dan hilirisasi.

Menurutnya, ada 4 faktor yang menjadi kunci keberhasilan Hilirisasi, yakni Kebijakan yang memberikan insentif yang tepat kepada Investor untuk dapat berinvestasi, Kesiapan Infrastruktur yang mendukung, Kemampuan negara melakukan lobi geopolitik dalam menghadapi tekanan internasional seperti tuntutan hukum dari WTO dan sebagainya, dan yang terakhir adalah ketersediaan SDM yang berkualitas.

“Dari keempat hal yang saya sebutkan diatas, saya ingin menyoroti hal yang paling mudah untuk di kontrol dan dikelola pemerintah, akan tetapi malah yang paling lambat perkembangannya, yakni penyiapan SDM yang berkualitas”, ujar Billy Mambrasar, ditulis Jumat (14/2/2025).

Billy menjabarkan bahwa data dari Kementerian ESDM menunjukkan kebutuhan hingga 16.000 tenaga kerja terampil setiap tahunnya, untuk mendukung hilirisasi. Kenyataannya, lulusan sarjana dari sekolah berbasis Teknik dan MIPA (STEM), sangat rendah jumlahnya. Itupun yang lulus belum tentu memiliki kualitas dan kapasitas yang mumpuni.

Billy Mambrasar juga menyoroti jumlah sekolah kejuruan dan sekolah Teknik yang saat ini masih minim, termasuk kualitasnya yang juga belum cukup baik untuk menyediakan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan untuk proses hilirisasi ini.

Salah satu saran yang diberikan oleh Billy Mambrasar, adalah kemitraan pemerintah dengan sektor swasta, untuk sama-sama menyiapkan SDM tersebut, dengan misalnya membangun sekolah bersama, mendanai operasional sekolah tersebut dengan dana CSR, hingga membangun pusat pusat pelatihan nonformal untuk penyiapan tenaga kerja.

“Saya berharap, pemerintah dapat memperbaiki kualitas dan meningkatkan kuantitas infrastruktur Pendidikan di Indonesia, termasuk penyiapan tenaga kerja terampil. Saya berharap, ada rancangan strategis pemerintah sebagai alternatif pengurangan anggaran Pendidikan yang ada, agar jumlah lulusan Teknik, atau ilmu pasti, yang dibutuhkan untuk mendukung hilirisasi, dapat tetap tercapai.” pungkas Billy.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Hilirisasi, Gaji Tenaga Kerja Lokal 7 Kali Lebih Rendah dari Pekerja Asing

Ironi Hilirisasi, Gaji Tenaga Kerja Lokal 7 Kali Lebih Rendah dari Pekerja Asing

Bisnis | Senin, 03 Februari 2025 | 18:06 WIB

INDEF Sebut RI Bisa Cuan Gede dari Hilirisasi Tembaga

INDEF Sebut RI Bisa Cuan Gede dari Hilirisasi Tembaga

Bisnis | Senin, 03 Februari 2025 | 15:35 WIB

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

FEB UI Sebut Hilirisasi Tambang Membangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

News | Senin, 03 Februari 2025 | 09:45 WIB

Terkini

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×