Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

INDEF Sebut RI Bisa Cuan Gede dari Hilirisasi Tembaga

Achmad Fauzi

Senin, 03 Februari 2025 | 15:35 WIB
INDEF Sebut RI Bisa Cuan Gede dari Hilirisasi Tembaga
Diskusi INDEF soal Hilirisasi Mineral di Indonesia/(Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menggalakan program hilirasi mineral. Salah satunya, menggelorakan hilirisasi tembaga, di mana Indonesia kini menjadi negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti mengatakan, negara bisa cuan besar dari hilirisasi tembaga. Sebab, saat ini banyak pasar yang membutuhkan produk turunan tembaga.

"Sehingga, ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk tidak mengekspor hanya dalam bentuk tembaga mentah gitu Tetapi bisa diolah dulu, bisa diolah menjadi katoda dan lainnya," ujarnya dalam Diskusi Hasil Riset di Plataran Senayan Jakarta, Senin (3/2/2025).

Esther mengungkapkan hasil riset INDEF soal hilirasi tembaga, di mana nilai jual tembaga bisa naik hampir 4 kali lipat jika diolah menjadi Katoda.

Sedangkan, lanjut dia, jika diolah menjadi batang tembaga atau Cu rod dan kabel tembaga atau Cu wire bisa nilai jualnya bisa melonjak 24 kali lipat.

Kemudian juga, jika diubah menjadi electric wire bisa naik 39 kali lipat.

"Nah peluangnya ini bagi Indonesia sangat baik ya, karena Indonesia itu merupakan produsen tembaga. Jadi 3 persen dari cadangan tembaga yang ada di dunia ini dimiliki oleh Indonesia. Makanya kita punya peluang untuk menjadi pengekspor produk-produk derivative," ucap dia.

Esther menambahkan, hilirasi tembaga ini juga baik untuk perekonomian, karena bisa mendatangkan investasi hingga penciptaan lapangan kerja.

Dia membeberkan, investasi dari hilirasi tembaga ini bisa mencapai USD 38 juta dan bisa menciptakaan lapangan kerja baru dari proyek investasi tersebut.

"Penciptaan lapangan pekerjaan sekitar 253 ribu orang Nah kemudian GDP-nya sebagiannya sekitar USD34,9 juta dan ekspornya itu sekitar USD282 juta," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Bergizi Gratis Bermanfaat Agar Anak Tidak Mau Bolos Sekolah

Makan Bergizi Gratis Bermanfaat Agar Anak Tidak Mau Bolos Sekolah

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2025 | 10:46 WIB

Bahlil: India Kepincut Hilirisasi Batu Bara dan Nikel

Bahlil: India Kepincut Hilirisasi Batu Bara dan Nikel

Bisnis | Minggu, 26 Januari 2025 | 15:50 WIB

Di Balik Klaim Sukses Hilirisasi Nikel: Tingkat Kemiskinan di Daerah Penghasil Justru Stagnan

Di Balik Klaim Sukses Hilirisasi Nikel: Tingkat Kemiskinan di Daerah Penghasil Justru Stagnan

Bisnis | Minggu, 26 Januari 2025 | 10:46 WIB

Terkini

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:55 WIB

Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas

Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:49 WIB

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:38 WIB

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital

CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:51 WIB

Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat

Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:39 WIB

Minerba Sempat Dihantui Ketidakpastian, Industri Lega Pemerintah Batalkan Skema Gross Split

Minerba Sempat Dihantui Ketidakpastian, Industri Lega Pemerintah Batalkan Skema Gross Split

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:35 WIB

Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel

Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:31 WIB