Sampoerna dan Waste4Change Daur Ulang Hampir 3 Ton Sampah pada 2024

Iwan Supriyatna

Jum'at, 14 Februari 2025 | 17:44 WIB
Sampoerna dan Waste4Change Daur Ulang Hampir 3 Ton Sampah pada 2024
Sampoerna berkolaborasi dengan Waste4Change secara bertanggung jawab dan terpercaya, untuk mengurangi jejak lingkungan.

Suara.com - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), di bawah payung program keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia, berkolaborasi dengan Waste4Change, perusahaan yang menyediakan solusi pengelolaan sampah (waste management) secara bertanggung jawab dan terpercaya, untuk mengurangi jejak lingkungan.

Inisiatif ini dilakukan melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Hasilnya, Sampoerna dan Waste4Change berhasil mengelola hampir tiga ton sampah yang berasal dari berbagai inisiatif yang dilakukan di Jakarta, Surakarta, dan Surabaya.

Kepala Urusan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk. Arief Triastika menyatakan bahwa Sampoerna mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aktivitas yang tertanam dalam cara perusahaan beroperasi.

Di bawah payung program keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia”, Sampoerna menjalankan berbagai inisiatif yang berfokus pada pilar Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola.

"Pada pilar Lingkungan, kami berkomitmen untuk mengurangi jejak lingkungan, baik di dalam rantai perusahaan maupun pada masyarakat luas, serta menjaga kelestarian di tempat Sampoerna beroperasi. Inisiatif ini termasuk pengelolaan sampah bertanggung jawab yang kami lakukan bersama Waste4Change," kata Arief ditulis Jumat (14/2/2025).

Arief menekankan bahwa Sampoerna secara konsisten berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya upaya mengelola dan mengurangi sampah pasca-konsumsi melalui beragam program yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Founder dan CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano menyatakan dukungannya terhadap upaya Sampoerna dalam mengatasi pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Indonesia.

“Kami selalu mendukung berbagai pihak yang memulai upaya pengelolaan sampah bertanggung jawab di mana pun. Kami mengapresiasi komitmen Sampoerna yang telah berkolaborasi bersama kami sejak tahun 2019 dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Pada tahun 2024, kami berkolaborasi dengan Sampoerna di beberapa kota, mulai dari Jakarta, Surakarta dan Surabaya, melalui berbagai program pengelolaan sampah ataupun kegiatan bersama dengan komunitas Sampoerna Retail Community (SRC). Kami berharap Waste4Change dan Sampoerna dapat mempererat kerja sama untuk menciptakan dampak positif yang lebih signifikan,” terang Sano.

Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Sampoerna dan Waste4Change melibatkan beberapa tahapan penting. Tahapan ini dimulai dari pengumpulan sampah, distribusi ke fasilitas pemilahan, hingga pengelolaan lebih lanjut. Sampah yang terkumpul kemudian diolah menjadi berbagai produk daur ulang, seperti pupuk kompos, pakan hewan, dan bahan bakar alternatif.

baca juga

Di Jakarta, pada kegiatan Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia yang diselenggarakan oleh Sampoerna, Waste4Change berhasil mengelola sebanyak 740 kilogram (kg) sampah.

Sampah tersebut terdiri dari limbah kaca (0,8 kg), logam (0,7 kg), plastik (167 kg), kertas (101,5 kg), sampah organik (21 kg), dan sampah lainnya (449 kg). Dari total 740 kg sampah, sebanyak 270 kg (18,2 persen) didistribusikan ke tempat daur ulang untuk diolah menjadi produk yang berdaya guna.

Sampah yang diolah menjadi produk daur ulang meliputi kaca, logam, plastik, dan kertas. Sementara itu, 21 kg sampah organik dimanfaatkan sebagai kompos dan makanan hewan.

Adapun 449 kg sampah lainnya diproses menjadi bahan bakar alternatif. Proses dan pengolahan limbah sampah ini menghasilkan 21,6 kilogram CO2 dan menekan potensi emisi gas rumah kaca.

Sementara itu, di Surakarta dan Surabaya, inisiatif pengelolaan sampah untuk pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Sampoerna dan Waste4Change dijalankan melalui Program Bulan Cintai Bumi dari SRC.

Di Surakarta, sebagai bagian dari rangkaian acara “Bulan Bersih”, Sampoerna dan Waste4Change berhasil mengumpulkan lebih dari 1,5 ton sampah, yang terdiri dari 1.510 kg sampah organik dan 60 kg sampah lainnya. Sampah organik itu diolah menjadi kompos dan makanan hewan, sementara sampah lainnya diolah secara bertanggung jawab.

Kemudian, di Surabaya, sebagai bagian dari rangkaian acara ”Surabaya Lestari”, Sampoerna dan Waste4Change berhasil mengelola sebanyak 498 kg sampah, yang terdiri dari limbah kaca (6,8 kg), logam (1,8 kg), plastik (37,9 kg), kertas (22,1 kg), sampah organik (417 kg), dan sampah lainnya (12,4 kg).

Limbah kaca, logam, plastik, dan kertas seberat 68,6 kg (13,78 persen) didistribusikan ke tempat pengolahan barang-barang daur ulang untuk diproduksi menjadi produk yang berdaya guna.

Sampah organik seberat 417 kg (83,73 persen) diolah menjadi kompos dan pakan hewan. Sementara itu, 12,4 kg (2,49 persen) sampah lainnya diolah secara bertanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampoerna Gelontorkan Rp 5,2 Triliun untuk Investasi Produk Bebas Asap di Karawang

Sampoerna Gelontorkan Rp 5,2 Triliun untuk Investasi Produk Bebas Asap di Karawang

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2025 | 17:52 WIB

Trump Bolehkan Lagi Pemakaian Sedotan Plastik di AS: Tidak Berpengaruh Pada Hiu

Trump Bolehkan Lagi Pemakaian Sedotan Plastik di AS: Tidak Berpengaruh Pada Hiu

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 15:49 WIB

Mengapa Sampah dari Indonesia Bisa Berakhir di Pantai Brasil?

Mengapa Sampah dari Indonesia Bisa Berakhir di Pantai Brasil?

News | Senin, 10 Februari 2025 | 13:49 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×