Pemerintah Berencana Impor Gula 200 Ribu Ton, Petani Indonesia Gigit Jari?

M Nurhadi

Selasa, 18 Februari 2025 | 07:35 WIB
Pemerintah Berencana Impor Gula 200 Ribu Ton, Petani Indonesia Gigit Jari?
Ilustrasi petani tebu/ist

Suara.com - Pemerintah Indonesia berencana impor gula kristal mentah (GKM) mencapai 200 ribu ton dalam waktu dekat. Namun demikian, Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta petani tidak perlu khawatir dan berjanji pemerintah akan tetap menyerap hasil panen tebu dari petani dalam negeri, serta menjamin harga gula petani tidak akan turun meskipun ada rencana impor.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan berbagai pemangku kepentingan di Jakarta pada Senin.

Arief menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan harga acuan penjualan (HAP) gula di tingkat petani sebesar Rp14.500 per kilogram, sedangkan harga di pabrik gula mencapai Rp15.700 per kilogram.

"Kita harus memastikan harga gula di tingkat petani tetap di angka Rp14.500 per kilogram. Yang terpenting, harga gula dan tebu petani tidak boleh turun karena kita sudah sepakat pada harga tersebut," tegas Arief, dikutip dari Antara pada Selasa (18/2/2025).

Impor GKM, menurut Arief, merupakan bagian dari upaya penguatan cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk mengantisipasi fluktuasi harga gula konsumsi, terutama menjelang bulan Puasa dan Lebaran 2025. Selain impor GKM yang nantinya akan diolah menjadi gula konsumsi, pemerintah juga akan menyerap hasil panen tebu dalam negeri yang diproyeksikan terjadi pada April hingga Mei. "Kedua langkah ini akan berjalan bersamaan. Panen tebu akan tetap diserap pada April dan Mei," ujar Arief.

Arief menambahkan bahwa rencana impor 200 ribu ton GKM tidak akan mencukupi kebutuhan dalam negeri selama tiga minggu, mengingat konsumsi gula di Indonesia mencapai 250 ribu ton per bulan. "200 ribu ton itu tidak akan cukup untuk tiga minggu karena kebutuhan kita mencapai 250 ribu ton per bulan," jelasnya.

Proses impor GKM akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor pangan, seperti ID FOOD, Perum Bulog, atau PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Namun, Arief belum dapat memastikan kapan impor akan dilakukan atau negara asal yang akan dituju.

"Proses ini membutuhkan waktu. Setelah risalah selesai, kami akan meminta BUMN terkait untuk melakukan bidding berdasarkan penugasan dari Menteri BUMN. Bapanas akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kemenko Pangan, untuk mempersiapkan ini," paparnya.

Arief juga mengungkapkan bahwa stok gula saat ini perlu dikeluarkan dari gudang karena adanya kenaikan harga di beberapa daerah. Setelah stok dikeluarkan, gudang akan kembali terisi dengan gula dari hasil panen dalam negeri. "Stok gula yang ada sekarang harus dikeluarkan karena harga gula sedang naik. Setelah itu, stok baru akan masuk, salah satunya dari hasil panen tebu pada April dan Mei," kata Arief.

baca juga

Saat ini, stok gula nasional mencapai sekitar 4,5 juta ton, yang diperkirakan akan mencukupi kebutuhan selama lima bulan ke depan hingga masa panen tebu.

"Stok kita saat ini sekitar 4,5 juta ton, yang akan mencukupi kebutuhan hingga lima bulan ke depan, sampai masa panen tebu tiba. Saat ini, panen tebu belum dimulai," pungkas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ingin Harga Pangan Naik, Kecuali....

Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ingin Harga Pangan Naik, Kecuali....

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 02:30 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Teken MoU Perluas Program MAKMUR 2025

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Teken MoU Perluas Program MAKMUR 2025

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 13:18 WIB

Berkas Dugaan Korupsi Importasi Gula Dilimpahkan ke Kejari Jakpus, Tom Lembong Berharap Kebenaran Terungkap

Berkas Dugaan Korupsi Importasi Gula Dilimpahkan ke Kejari Jakpus, Tom Lembong Berharap Kebenaran Terungkap

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 17:25 WIB

Daftar 8 Minuman Penurun Gula Darah, Cocok untuk Penderita Diabetes

Daftar 8 Minuman Penurun Gula Darah, Cocok untuk Penderita Diabetes

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2025 | 17:24 WIB

Bapanas Usulkan HET MinyaKita Wilayah Timur Naik

Bapanas Usulkan HET MinyaKita Wilayah Timur Naik

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 13:17 WIB

Harga Bawang Merah & Cabai Rawit Melonjak, Cek Harga Pangan Terbaru Hari Ini!

Harga Bawang Merah & Cabai Rawit Melonjak, Cek Harga Pangan Terbaru Hari Ini!

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 11:21 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×