Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ingin Harga Pangan Naik, Kecuali....

Chandra Iswinarno

Selasa, 18 Februari 2025 | 02:30 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ingin Harga Pangan Naik, Kecuali....
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memberi keterangan kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (24/2/2023). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi tegas, yakni harga pangan tidak boleh naik, kecuali harga gabah kering panen (GKP) milik petani. Langkah tersebut dilakukan dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Instruksi tersebut disampaikan langsung Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

"Presiden sangat tegas. Harga pangan tidak boleh naik, kecuali harga gabah petani. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas harga pangan bagi masyarakat," ujar Arief saat ditemui awak media di Jakarta, Senin (17/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak untuk gabah mereka, terutama saat musim panen.

Pemerintah telah menetapkan harga pembelian gabah petani sebesar Rp6.500 per kilogram, yang harus dipatuhi oleh seluruh penggilingan padi di Indonesia.

Harga ini diharapkan dapat menjadi insentif bagi petani untuk terus meningkatkan produksi gabah, sekaligus menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP).

"Kami terus mendorong penggilingan padi untuk menaati harga yang telah ditetapkan. Jika ada yang masih membeli gabah di bawah harga Rp6.500 per kilogram, kami akan mengambil tindakan tegas," katanya.

Meski demikian, Arief mengakui masih ada beberapa pengusaha penggilingan padi di Sumatera Selatan yang membeli gabah petani di bawah harga yang ditetapkan pemerintah.

Namun, ia memastikan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan pengusaha tersebut dan mereka berkomitmen untuk menaati harga pembelian gabah sesuai ketentuan.

baca juga

"Di Sumatera Selatan, ada beberapa pengusaha yang masih membeli gabah di bawah Rp6.500 per kilogram. Tapi mereka sudah berkomitmen untuk menaikkan harga pembelian sesuai dengan HPP (Harga Pembelian Pemerintah)," jelas Arief.

Selain fokus pada harga gabah, pemerintah juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam mengendalikan harga pangan.

Arief menyebutkan, empat langkah strategis telah disampaikan kepada seluruh gubernur, wali kota, dan bupati di Indonesia.

Langkah-langkah tersebut meliputi pendataan stok dan harga bahan pangan, pengendalian potensi gejolak harga, pemantauan berkala, serta kerja sama antardaerah.

"Kami meminta pemerintah daerah untuk memastikan stok pangan aman, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Kerja sama antardaerah, terutama daerah yang rawan defisit pangan, juga sangat penting," ujar Arief.

Arief juga memastikan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini berada dalam kondisi aman. Stok beras di Gudang Bulog tercatat mencapai 1,9 juta ton, yang siap digunakan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasar.

"Dengan stok yang cukup, kami yakin bisa menjaga stabilitas harga pangan, terutama beras, hingga beberapa bulan ke depan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harap Bersabar! Selama Ramadan Bansos Beras Ditiadakan Sementara

Harap Bersabar! Selama Ramadan Bansos Beras Ditiadakan Sementara

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2025 | 17:28 WIB

Peringatkan Pengusaha Penggilingan Padi, Prabowo: Jangan Korbankan Petani

Peringatkan Pengusaha Penggilingan Padi, Prabowo: Jangan Korbankan Petani

News | Senin, 03 Februari 2025 | 17:44 WIB

Aturan Disederhanakan, Sekitar 600 Ribu Petani Berhasil Tebus Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun 2025

Aturan Disederhanakan, Sekitar 600 Ribu Petani Berhasil Tebus Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun 2025

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:39 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×