Melonjak 148 Persen, AMMN Raup Laba Bersih USD642 juta Sepanjang 2024

Achmad Fauzi

Jum'at, 21 Maret 2025 | 08:16 WIB
Melonjak 148 Persen, AMMN Raup Laba Bersih USD642 juta Sepanjang 2024
AMMAN turut menanam sekitar 1.000 pohon nira, sehingga dapat menghasilkan aren di kawasan hutan.

Suara.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) atau Amman mencatatkan laba bersih selama tahun 2024 melonjak 148 persen, mencapai USD642 juta, dengan margin laba bersih naik dari 13 persen menjadi 24 persen. Raihan laba bersih ini, disumbang dari penjualan bersih yang ikut melonjak.

Direktur Keuangan Amman, Arief Sidarto memaparkan, penjualan bersih pada tahun lalu naik 31 persen, dari USD2.033 juta pada 2023 menjadi USD2.664 juta pada 2024.

Hal ini didorong oleh tingginya volume penjualan emas berkat bijih berkadar tinggi, serta harga emas dan tembaga yang masing-masing naik 23 persen dan 10 persen.

"Profitabilitas kami turut mengalami peningkatan sejalan dengan kenaikan penjualan bersih dan disiplin pengendalian biaya. EBITDA naik 40 persen menjadi USD1.426 juta dari USD1.019 juta pada 2023, sementara margin EBITDA naik dari 50 persen menjadi 54 persen," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Jumat (21/3/2025).

"Selain itu, kami berhasil melakukan pembiayaan kembali (refinance) pinjaman jangka panjang kami dengan ketentuan yang lebih menguntungkan. Kami bangga dengan pencapaian tahun 2024 kami dan tetap berkomitmen untuk mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan, menjaga disiplin keuangan, serta menciptakan nilai jangka panjang melalui keunggulan operasional, efisiensi biaya, dan investasi strategis," sambung dia.

Sementara, melalui entitas anak usaha, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, pemilik konsesi dan operator tambang Batu Hijau, tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia, perseroan mencatat peningkatan signifikan dalam produktivitas tambang dan produksi tembaga, emas, serta konsentrat, masing-masing melampaui panduan kinerja sebesar 6 pesen, 7 persen dan 6 persen.

Tahun ini juga menjadi tonggak sejarah bagi produksi emas di Batu Hijau, yang sebagian besar disebabkan oleh bijih berkadar tinggi dari Fase 7 serta fokus tanpa henti pada efisiensi yang terus menjaga posisi Amman sebagai salah satu produsen tembaga berbiaya terendah di dunia.

Proyek ekspansi terus berjalan dengan standar keselamatan yang ketat untuk memastikan keandalan fasilitas dalam jangka panjang. Komisioning smelter masih berlangsung, dan berhasil memproduksi anoda tembaga pertama pada 12 Februari 2025, dengan katoda tembaga pertama diperkirakan akan dihasilkan pada akhir Maret 2025.

Seiring transformasi Amman dari produsen konsentrat menjadi penghasil katoda tembaga dan emas batangan, Perusahaan menghadapi tantangan teknis, termasuk optimalisasi proses dan kinerja peralatan, yang penyelesaiannya sangat penting untuk kelancaran transisi menuju operasi berskala penuh.

baca juga

Di luar pencapaian operasional ini, Amman sedang mendefinisikan ulang visi strategis, misi, dan nilai-nilai inti perusahaan untuk beradaptasi dengan industri yang semakin berbasis tekonologi. Transformasi ini didorong oleh program digitalisasi secara menyeluruh yang dirancang untuk mengintegrasikan analitik data, mengoptimalkan alur kerja, dan membekali karyawan dengan teknologi generasi terbaru.

"Dengan menyatukan operasi yang terintegrasi, budaya perusahaan yang diperbarui, dan kapabilitas digital yang mutakhir, AMMAN memperkuat fondasi untuk pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang," ujar Alexander Ramlie, Direktur Utama Amman.

Produksi 2024

Pada tahun 2024, terdapat peningkatan signifikan pada produksi logam yang didorong oleh penambangan bijih berkadar tinggi dari puncak Fase 7. Produksi tembaga meningkat 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara produksi emas meningkat 73 pers, yang merupakan capaian tertinggi sejak Batu Hijau mulai beroperasi pada tahun 2000.

Produksi konsentrat naik 39 persen, menjadi 755.083 metrik ton kering dibandingkan tahun 2023. Volume material yang ditambang naik 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, terutama karena gangguan yang minim berkat faktor cuaca yang mendukung.

Hal ini menghasilkan rekor tertinggi pencapaian produktivitas pertambangan dan volume material yang diangkut dalam sejarah Batu Hijau.

Selain itu, biaya penambangan per unit tetap stabil dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun terdapat tantangan berupa jarak angkut truk yang lebih jauh serta tekanan inflasi pada peralatan dan tenaga kerja. Efisiensi operasional dan peningkatan volume material yang ditambang menjadi faktor utama dalam mengimbangi tekanan inflasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nippon Indosari Corpindo (ROTI) Raup Laba Bersih Rp 363 Miliar di 2024, Mengembang 8,8 Persen

Nippon Indosari Corpindo (ROTI) Raup Laba Bersih Rp 363 Miliar di 2024, Mengembang 8,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 11:45 WIB

Sido Muncul (SIDO) Raup Laba Bersih Rp 1,17 Triliun di 2024, Target Penjualan di 2025 Naik 10 Persen

Sido Muncul (SIDO) Raup Laba Bersih Rp 1,17 Triliun di 2024, Target Penjualan di 2025 Naik 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 11:31 WIB

BCA Digital Blu Raup Laba Bersih Rp108 Miliar Sepanjang 2024

BCA Digital Blu Raup Laba Bersih Rp108 Miliar Sepanjang 2024

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:55 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:07 WIB

×