- Tiktoker Vilmei mengaku mengalami kerugian Rp1,2 miliar akibat dugaan penggelapan uang oleh karyawannya bernama Zahra.
- Aksi kejahatan tersebut diduga dilakukan secara bertahap bersama kekasih Zahra menggunakan berbagai akun TikTok berbeda.
- Zahra mengaku terpaksa membantu kekasihnya karena mendapat ancaman penyebaran rekaman pribadi.
Suara.com - Tiktoker Vilmei mengungkap dirinya menjadi korban dugaan penggelapan uang yang dilakukan salah satu karyawannya.
Nilai kerugian yang disebut mencapai sekitar Rp1,2 miliar, dengan dugaan modus melibatkan sejumlah akun TikTok.
Cerita tersebut disampaikan Vilmei melalui video yang diunggah di akun sosial media miliknya.
Kekasih Willie Salim itu menyebut staf perempuan bernama Zahra diduga mengambil uang dari aktivitas kontennya secara bertahap.
Menurut Vilmei, Zahra diduga tidak menjalankan aksinya seorang diri. Ia menyebut perempuan tersebut mendapat bantuan dari kekasihnya.
Vilmei mengungkap dugaan modus dilakukan dengan memanfaatkan akun TikTok milik sejumlah teman Zahra. Uang tersebut disebut dikirim secara bertahap ke sekitar 12 akun yang berbeda.
Setelah dana masuk ke akun-akun tersebut, uang diduga ditarik oleh Zahra bersama kekasihnya.
Sementara pemilik akun yang digunakan sebagai penerima disebut mendapatkan komisi dari transaksi tersebut.
Kerugian Vilmei disebut terus bertambah hingga mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Bahkan, pada dugaan aksi terakhir, jumlah uang yang disebut diambil mencapai sekitar Rp450 juta.
Dalam video tersebut, Vilmei mempertanyakan langsung dugaan keterlibatan kekasih Zahra.
“Zahra berarti kamu lakuin ini bareng sama pacar kamu?”
Vilmei juga mengungkap dugaan penggunaan uang tersebut untuk keperluan pribadi.
Ia menyebut uang yang diduga diambil digunakan untuk mabuk-mabukan.
Dalam video yang sama, Zahra mengaku mengikuti permintaan kekasihnya karena berada dalam tekanan.