Ngojol Pontang-panting, Grab Hanya Kasih BHR Mulai Rp50 Ribu ke Driver

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 24 Maret 2025 | 13:12 WIB
Ngojol Pontang-panting, Grab Hanya Kasih BHR Mulai Rp50 Ribu ke Driver
Ilustrasi Driver Ojol GrabFood. [dok. Grab Indonesia]

Suara.com - Di tengah hiruk pikuk persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri, para pengemudi ojek online (ojol) harus menghadapi kenyataan pahit. Grab Indonesia, salah satu perusahaan layanan transportasi daring terbesar di tanah air, hanya memberikan Bonus Hari Raya (BHR) dengan nominal yang jauh dari harapan.

Kabar ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi para pengemudi yang telah berjuang keras memberikan layanan terbaik bagi para pengguna. Bagaimana tidak, di saat harga-harga kebutuhan pokok melonjak dan kebutuhan keluarga semakin meningkat, BHR yang mereka terima hanya berkisar antara Rp50.000 hingga Rp1.600.000 untuk pengemudi roda empat, dan Rp50.000 hingga Rp850.000 untuk pengemudi roda dua.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, berdalih bahwa BHR tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi teladan yang telah aktif dan berkinerja baik. Namun, penjelasan ini tidak mampu meredam kekecewaan para pengemudi yang merasa jerih payah mereka tidak dihargai.

"Kami ingin memastikan bahwa kontribusi mereka tetap mendapatkan penghargaan, terutama dalam momen spesial seperti Idulfitri. Ini adalah itikad baik kami sebagai bentuk apresiasi kepada mitra yang telah bekerja keras setiap hari," kata Neneng dalam keterangan resminya dikutip Senin (24/3/2025).

Namun, para pengemudi merasa bahwa nominal BHR yang diberikan tidak sebanding dengan kerja keras dan risiko yang mereka hadapi setiap hari. Mereka harus berjuang di jalanan yang padat dan panas, menghadapi risiko kecelakaan, dan bekerja hingga larut malam untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Kami ini kerja pontang-panting, dari pagi sampai malam, tapi BHR yang dikasih cuma segitu. Mana cukup buat beli baju Lebaran anak-anak," keluh seorang pengemudi ojol yang enggan disebutkan namanya.

Para pengemudi juga mempertanyakan kriteria yang digunakan Grab dalam menentukan besaran BHR. Mereka merasa bahwa sistem penilaian yang digunakan tidak transparan dan tidak adil.

"Kami tidak tahu bagaimana sistem penilaiannya. Ada yang sudah kerja bertahun-tahun, tapi BHR-nya sama dengan yang baru gabung. Ini kan tidak adil," ujar seorang pengemudi lainnya.

Kekecewaan para pengemudi ini semakin bertambah karena mereka merasa tidak memiliki daya tawar yang kuat. Sebagai mitra, mereka tidak memiliki hak yang sama dengan karyawan tetap. Mereka tidak memiliki jaminan kesehatan, jaminan pensiun, atau hak cuti.

"Kami ini seperti sapi perah. Kerja terus, tapi hak kami tidak diperhatikan," kata seorang pengemudi dengan nada kesal.

Padahal sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengatakan para pekerja ojek online (ojol) dan kurir online akan mendapatkan Bonus Hari Raya (BHR) berupa uang tunai sebesar Rp 1 juta. Hal itu ia ungkapkan dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jumat (21/3/2025). 

"Saya mendengar mereka akan terima Rp 1 juta setiap pekerja [ojol]. Tapi saya imbau pengusaha swasta kalau bisa ditambahlah ini. Mengimbau kan boleh nggak ada paksaan kan," kata Prabowo.

Namun, ia menegaskan permintaan untuk menambah nominal BHR itu cuma berupa imbauan. Sebab, Prabowo mengatakan, para aplikator seperti Gojek, Grab, Maxim, juga perlu menghitung kemampuan perusahaan masing-masing sembari tetap memperhatikan para mitra.

Kondisi ini tentu saja menjadi ironi di tengah pertumbuhan pesat industri ride-hailing di Indonesia. Di satu sisi, perusahaan-perusahaan aplikasi meraup keuntungan besar, namun di sisi lain, para pengemudi yang menjadi tulang punggung industri ini harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Pemerintah sebagai regulator diharapkan dapat turun tangan untuk melindungi hak-hak para pengemudi ojol. Perlu ada regulasi yang jelas dan tegas untuk mengatur hubungan antara perusahaan aplikasi dan para pengemudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penentuan PSN Era Prabowo Disoal Pengamat: Harusnya Ada Kajian Mendalam

Penentuan PSN Era Prabowo Disoal Pengamat: Harusnya Ada Kajian Mendalam

News | Senin, 24 Maret 2025 | 09:14 WIB

Prabowo Diminta Turun Tangan! Kapolri Terancam Dievaluasi Imbas Maraknya Pelanggaran Hukum Polisi

Prabowo Diminta Turun Tangan! Kapolri Terancam Dievaluasi Imbas Maraknya Pelanggaran Hukum Polisi

News | Senin, 24 Maret 2025 | 04:06 WIB

AHY Bocorkan Pertemuan Putra Putri Presiden di Ultah Didit Prabowo: Bukan Cuma Senda Gurau!

AHY Bocorkan Pertemuan Putra Putri Presiden di Ultah Didit Prabowo: Bukan Cuma Senda Gurau!

News | Minggu, 23 Maret 2025 | 22:20 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB