Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Masyarakat Industri Pulogadung Ikut Mudik Gratis BUMN ke Semarang Hingga Surabaya

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 27 Maret 2025 | 15:40 WIB
Masyarakat Industri Pulogadung Ikut Mudik Gratis BUMN ke Semarang Hingga Surabaya
Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan, tahun ini terdapat 83 perusahaan BUMN yang bergabung dalam penyelenggaraan program Mudik Gratis. Sejauh ini, angka tersebut merupakan jumlah partisipasi terbesar BUMN pada program Mudik Gratis. (Foto istimewa).

Suara.com - PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) kembali menggelar program mudik gratis pada tahun 2025. Melalui program ini, PT JIEP memberikan kemudahan bagi masyarakat kawasan industri Pulogadung untuk dapat
merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman, sekaligus berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus mudik lebaran.

Direktur Utama PT JIEP, Satrio Witjaksono menyampaikan, tahun ini, kami menyiapkan total 4 bus yang akan mengantarkan ratusan peserta mudik ke tiga kota besar, yakni Semarang, Solo, dan Surabaya.

"Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kami, PT JIEP selalu berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar kawasan industri Pulogadung. Mudik gratis ini adalah salah satu bentuk perhatian kami terhadap kesejahteraan masyarakat, serta upaya kami untuk mendukung kelancaran transportasi selama musim mudik Lebaran. Kami berharap program ini bisa meringankan beban masyarakat dalam
menjalani perjalanan pulang kampung." Tambah Satrio.

Peserta mudik gratis diberangkatkan secara langsung melalui flag off seremoni yang diselenggarakan pada tanggal 27 Maret 2025 di Gedung Graha Daya Guna, Kawasan Industri Pulogadung dan sebagai anggota holding BUMN Danareksa, PT JIEP turut memberangkatkan peserta mudik mengikuti flag off bersama seluruh anggota holding BUMN Danareksa di Menara Danareksa, Jakarta Pusat.

Program mudik gratis PT JIEP akan melewati beberapa pemberhentian strategis di sepanjang perjalanan menuju tujuan akhir, yakni Surabaya. Bus akan pertama kali berhenti di Terminal Banyumanik di Semarang, yang menjadi titik pemberhentian awal. Kemudian, bus akan melanjutkan perjalanan menuju Terminal Tirtonadi Barat di Solo sebagai pemberhentian kedua. Akhirnya, perjalanan mudik ini akan berakhir di Terminal Bungurasih di Surabaya, yang menjadi titik tujuan terakhir bagi para peserta mudik.

Pemberhentian ini dirancang untuk memastikan keamanan, kenyamanan dan kelancaran perjalanan para peserta mudik selama perjalanan panjang menuju kampung halaman mereka.

Dengan adanya program mudik gratis ini, Satrio berharap, program mudik gratis ini dapat memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga.

"Ini adalah salah satu kontribusi nyata kami dalam menjaga hubungan harmonis dengan warga sekitar dan memperkuat rasa kebersamaan yang sudah terjalin selama ini." kata Satrio.

Dia bilang program mudik gratis ini merupakan bagian dari komitmen PT JIEP untuk terus mendukung kesejahteraan sosial dan lingkungan.

baca juga

"Berkolaborasi dengan Kementerian BUMN melalui Holding BUMN Danareksa, PT JIEP turut memberikan kontribusi kepada masyarakat," kata Satrio

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan, tahun ini terdapat 83 perusahaan BUMN yang bergabung dalam penyelenggaraan program Mudik Gratis. Sejauh ini, angka tersebut merupakan jumlah partisipasi terbesar BUMN pada program Mudik Gratis.

Dengan begitu, jumlah pemudik yang dapat mengikuti program Mudik Gratis juga turut meningkat, yaitu sebesar 12 persen dibanding tahun lalu atau dari 93 ribu pada 2024 menjadi hampir 106 ribu pada 2025. "Penumpang tersebut dilayani dengan bus, kereta api, serta kapal laut," papar Erick Thohir.

Khusus kereta api lanjut Etho sapaan akrabnya, jumlah peminatnya naik 53 persen dari tahun lalu, sehingga rangkaian kereta yang yang disediakan bertambah dari 60 rangkaian pada 2024 menjadi 92 rangkaian pada 2025.

”Ada berita bagus rupanya. Selama ini tentu masif daripada mudik ini dari kendaraan bermotor, sekarang tidak. Pelan-pelan sudah lima tahun ini mulai shifting ke bus dan terakhir kereta api. Ini peningkatannya sampai 53%,” pungkas Erick Thohir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peruri Berangkatkan 700 Pemudik di Program Mudik Bersama Kementerian BUMN

Peruri Berangkatkan 700 Pemudik di Program Mudik Bersama Kementerian BUMN

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:30 WIB

BNI Sukseskan Mudik Gratis 2025 Lepas 121 Bus Menuju Purwokerto hingga Padang

BNI Sukseskan Mudik Gratis 2025 Lepas 121 Bus Menuju Purwokerto hingga Padang

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:30 WIB

Krakatau Posco Lepas Program Mudik Gratis Tujuan Cilegon, Yogyakarta Hingga Wonosobo

Krakatau Posco Lepas Program Mudik Gratis Tujuan Cilegon, Yogyakarta Hingga Wonosobo

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:22 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×