CBDK Mau Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp1 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 28 Maret 2025 | 22:37 WIB
CBDK Mau Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp1 Triliun
Gambar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp1 triliun melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur CBDK Markus Kusumaputra menyatakan bahwa buyback ini akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 27 Maret hingga 26 Juni 2025.

“Perseroan telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk untuk melaksanakan buyback saham melalui perdagangan di BEI selama periode tersebut,” terang Markus dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (28/3/2025).

Dia menjelaskan bahwa buyback akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar sesuai dengan kondisi pasar. Kebijakan ini mengacu pada Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-17/D.04/2025 tertanggal 18 Maret 2025, yang memungkinkan perusahaan terbuka melakukan buyback dalam kondisi pasar berfluktuasi secara signifikan.

Pada 2024, CBDK mencatatkan laba bersih Rp924,75 miliar, tumbuh 59,84% dibandingkan Rp578,54 miliar pada 2023. Kenaikan ini membuat laba per saham naik dari Rp113,40 menjadi Rp181,25 sepanjang tahun lalu.

Perseroan juga membukukan pendapatan bersih Rp2,24 triliun, meningkat 15,13% dari Rp1,95 triliun pada 2023. Pendapatan tersebut mayoritas berasal dari penjualan tanah dan bangunan senilai Rp2,24 triliun, yang tumbuh 15,31% YoY. Sementara itu, pendapatan dari sewa lahan mencapai Rp1 miliar, dan pendapatan lainnya sebesar Rp6,17 miliar.

Di tengah pertumbuhan pendapatan, beban pokok juga naik 1,03% YoY menjadi Rp976,61 miliar. Meski demikian, CBDK tetap mencatatkan laba kotor Rp1,27 triliun, atau naik 28,93% secara tahunan.

Hingga akhir 2024, CBDK memiliki kas dan setara kas Rp3,45 triliun, melonjak 1.101,25% YoY dari sebelumnya hanya Rp287,85 miliar. Total aset perseroan juga meningkat 11,60% menjadi Rp19,08 triliun.

Dari sisi struktur keuangan, ekuitas tumbuh 8,42% YoY menjadi Rp8,32 triliun, sedangkan liabilitas naik 14,20% YoY menjadi Rp10,75 triliun. Perseroan juga mencatatkan marketing sales Rp2,1 triliun sepanjang 2024.

Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo mengatakan bahwa strategi pengembangan Central Business District (CBD) PIK2 telah memberikan dampak positif bagi perusahaan.

baca juga

“CBD PIK2 semakin menarik minat investor lokal maupun internasional, termasuk institusi pendidikan. Fokus strategis kami dalam mengembangkan kawasan ini telah membuahkan hasil yang menggembirakan,” ujar Steven.

Perlu dicatat, CBDK baru saja melaksanakan initial public offering (IPO) pada awal tahun ini. Kala itu Penawaran Umum Perdana Saham CBDK mencapai harga Auto Reject Atas (ARA).

Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas 566.894.500 lembar saham biasa atas nama atau sebesar 10% dari modal ditempatkan. CBDK menetapkan harga perdana sebesar Rp 4.060 per saham. Dengan begitu, perusahaan ini berhasil meraup dana IPO sebesar Rp 2,3 triliun.

CBDK adalah perusahaan yang bergerak di bidang real estate khususnya di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2). Saat ini, perseroan memiliki area CBD, perkantoran, residensial, produk komersial, kavling komersial, serta proyek pembangunan NICE, yaitu Nusantara International Convention and Exhibition. 

Perseroan sendiri berharap NICE dapat menjadi ikon baru di kawasan CBD PIK2. Dan berharap kehadiran NICE dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, menjadi penggerak di sektor MICE, dengan dukungan dari dua grup besar di Indonesia, yaitu Agung Sedayu Group dan Salim Group, serta land bank yang luas dan strategis.

Sebelum melantai di bursa, CBDK mencatatkan total aset sebesar Rp18,5 triliun per 30 September 2024. Sementara itu total liabilitas CBDK sebesar Rp10,4 triliun yang meliputi Rp9,6 triliun merupakan akun escrow untuk membukukan cicilan atau pembayaran dari pelanggan. Sementara itu, total ekuitas tercatat sebesar Rp8,1 trilliun sebelum dana IPO diterima. Dari sisi pendapatan, CBDK meraih Rp1,6 triliun per 30 September 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran, Aliran Modal Asing Masuk Rp 1,93 Triliun

Jelang Lebaran, Aliran Modal Asing Masuk Rp 1,93 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 14:25 WIB

Campur Tangan Prabowo Dalam 'Cuci Gudang' Komisaris Bank BUMN Demi Selipkan Pejabat Negara

Campur Tangan Prabowo Dalam 'Cuci Gudang' Komisaris Bank BUMN Demi Selipkan Pejabat Negara

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:21 WIB

Dividen BMRI vs BBNI, Cek Perbandingan Porsi Jatah untuk Pemegang Saham

Dividen BMRI vs BBNI, Cek Perbandingan Porsi Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:26 WIB

Terkini

Perbedaan Sunscreen Skintific Pink dan Ungu, Mana yang Cocok Buat Kulit Anda?

Perbedaan Sunscreen Skintific Pink dan Ungu, Mana yang Cocok Buat Kulit Anda?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 15:29 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Penerbangan Bandara Kualanamu Sempat Dinonaktifkan

Gunung Sinabung Erupsi, Penerbangan Bandara Kualanamu Sempat Dinonaktifkan

Sumut | Selasa, 01 September 2026 | 15:27 WIB

Harga Kelapa Sawit Riau Meroket untuk Periode 2-8 September 2026

Harga Kelapa Sawit Riau Meroket untuk Periode 2-8 September 2026

Riau | Selasa, 01 September 2026 | 15:26 WIB

Resmi! Pemerintah Minta Bos Kurangi Jam Lembur Karyawan, Berlaku Mulai 1 September di Jepang

Resmi! Pemerintah Minta Bos Kurangi Jam Lembur Karyawan, Berlaku Mulai 1 September di Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:25 WIB

The Table: Day and Night Jadi Pembuka Festival Film Busan, Ini Alasannya

The Table: Day and Night Jadi Pembuka Festival Film Busan, Ini Alasannya

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 15:25 WIB

Asal-usul Uang Sitaan KPK Jadi Titik Krusial, Hakim Tolak Istri Sudewo Bersaksi

Asal-usul Uang Sitaan KPK Jadi Titik Krusial, Hakim Tolak Istri Sudewo Bersaksi

Jawa Tengah | Selasa, 01 September 2026 | 15:24 WIB

Jelang PCS 2026: UU Konservasi Diuji di MK dan RUU Masyarakat Adat Disorot

Jelang PCS 2026: UU Konservasi Diuji di MK dan RUU Masyarakat Adat Disorot

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 15:23 WIB

Menuju Kota Global, Jalanan Jakarta Harus Bebas dari Teror Ranjau Paku

Menuju Kota Global, Jalanan Jakarta Harus Bebas dari Teror Ranjau Paku

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:23 WIB

Home Industry Narkoba Vape di Tebet Terbongkar! Pelakunya WNA Malaysia

Home Industry Narkoba Vape di Tebet Terbongkar! Pelakunya WNA Malaysia

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:22 WIB

Resep Mac and Cheese Rice Cooker Praktis, Solusi Bikin Menu Lezat Tanpa Ribet

Resep Mac and Cheese Rice Cooker Praktis, Solusi Bikin Menu Lezat Tanpa Ribet

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 15:22 WIB

×