Sepi Pemudik, Konsumsi BBM Alami Penurunan Selama Mudik Lebaran

Achmad Fauzi

Jum'at, 11 April 2025 | 14:52 WIB
Sepi Pemudik, Konsumsi BBM Alami Penurunan Selama Mudik Lebaran
Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) alami penurunan selama mudik lebaran. Hal ini diikuti dari penurunan jumlah pemudik selama mudik lebaran tahun.

Berdasarkan data Pertamina, penjualan BBM jenis gasoline atau bensin selama mudik lebaran tahun ini hanya 103.843 kiloliter (KL), atau turun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 105.081 KL.

Sedangkan, untuk BBM jenis gasoil atau solar penyalurannya selama mudik lebaran hanya 38.757 KL atau turun dari 40.155 KL pada tahun 2024.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral, Dadan Kusdiana menyebut, memang jumlah pemudik jadi salah satu biang kerok turunnya konsumsi BBM di mudik lebaran.

Meski belum memiliki data resmi, akan tetapi sesuai Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik diprediksi cuma 146,48 juta orang atau turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik.

"Konsumsi BBM yang kenapa turun? Salah satu yang kami temukan, bahwa jumlah pemudik sekarang dibandingkan tahun lalu. Itu kan turun," ujar Dadan di kantor BPH Migas, Jumat (11/4/2025).

Sementara, menurut dia, ada peralihan atau shifting para pemudik yang memanfaatkan kendaraan listrik untuk berpulang kampung pada tahun ini.

Sebab, pada mudik lebaran tahun ini, pemudik mobil listrik meroket hingga 490 persen jika dibandingkan tahun lalu. Tercatat, sebanyak 19.852 unit mobil listrik digunakan untuk mudik lebaran tahun ini, dibandingkan tahun lalu yang sebesar 4.314 unit.

"Nah di situ banyak hal yang lain. Misalkan, jadi yang tadinya pakai mobil satu orang, sekarang diisi tiga orang. Itu juga kan menghemat, menghemat dari sisi BBM. Atau naiknya misalkan (mobil) listrik, " beber dia.

baca juga

2 Juta Kendaraan Telah Balik

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 2.007.922 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 sampai dengan H+8 libur Idulfitri 1446H/Lebaran 2025 yang jatuh pada Senin-Rabu (31 Maret-9April 2025).

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak).

Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 48 persen jika dibandingkan lalin normal (1.357.048 kendaraan). Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 1.132.516 kendaraan (56,4 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 475.451 kendaraan (23,7 persen) dari arah Barat (Merak), dan 399.955 kendaraan (19,9 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Corporate Communication Jasa Marga, Lisye mengatakan pada H+8 libur Idulfitri 1446H/Lebaran 2025 (Rabu, 9 April 2025), lalu lintas yang kembali ke Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat 159.477 kendaraan, meningkat sebesar 21,8 persen dari lalu lintas normal (130.893 kendaraan).

Pada periode H+8 libur Idulfitri 1446H, Jasa Marga mencatat lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung masih tinggi, untuk di GT Cikampek Utama sebanyak 49.904 kendaraan meningkat 95,9 persen dari lalin normal (25.474 kendaraan) serta GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan sebanyak 31.380 kendaraan meningkat 13,1 persen dari lalin normal (27.756 kendaraan).

"Untuk kendaraan dari arah Selatan melalui GT Ciawi tercatat 31.749 kendaraan meningkat 1,5 persen dari lalin normal (31.270 kendaraan) sedangkan dari arah Barat melalui GT Cikupa tercatat 46.444 kendaraan meningkat 0,1 persen dari lalin normal (46.393 kendaraan) terpantau mulai melandai," kata Lisye.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Salah Satu Bandara Tersibuk Saat Periode Lebaran, Begini Kekuatan Konstruksi YIA

Jadi Salah Satu Bandara Tersibuk Saat Periode Lebaran, Begini Kekuatan Konstruksi YIA

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 21:03 WIB

Pertamax Turun, Daftar Harga BBM di SPBU Seluruh Provinsi Setelah Libur Lebaran

Pertamax Turun, Daftar Harga BBM di SPBU Seluruh Provinsi Setelah Libur Lebaran

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 13:55 WIB

Harga BBM Terbaru Pertamina, Shell, BP dan Vivo Usai Libur Panjang Lebaran

Harga BBM Terbaru Pertamina, Shell, BP dan Vivo Usai Libur Panjang Lebaran

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 12:17 WIB

Terkini

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:56 WIB

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 12:55 WIB

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:53 WIB

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 12:52 WIB

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:48 WIB

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 12:47 WIB

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

×