Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Muhamad Yasir

Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB
Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai
Ilustrasi- Masyarakat menggelar perayaan dengan busana tradisional di Papua.
baca 10 detik
  • Wamendagri Ribka Haluk menegaskan pembangunan Papua harus memprioritaskan perdamaian dan rasa aman.
  • Pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan wajib memperkuat kolaborasi lintas sektor serta memperhatikan karakteristik geokultural.
  • Penguatan otonomi khusus diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan menghadirkan kesejahteraan langsung bagi masyarakat Papua.

Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pembangunan di Tanah Papua tidak cukup hanya berorientasi pada pemerataan infrastruktur dan peningkatan ekonomi. Perdamaian, rasa aman, serta keterlibatan masyarakat lokal harus menjadi fondasi utama pembangunan di wilayah tersebut.

Menurut Ribka, masyarakat Papua memiliki harapan mendasar agar kehidupan yang damai dapat terwujud. Karena itu, agenda pembangunan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menghargai keragaman sosial dan budaya di Tanah Papua.

"Masyarakat Papua menginginkan ada perdamaian," ujar Ribka dalam keterangnya, Sabtu (11/7/2026).

Ribka Haluk
Ribka Haluk

Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Pahlawan. Ribka menilai semangat perjuangan para pahlawan perlu diterjemahkan melalui pembangunan yang memberikan kesempatan, perlindungan, dan kesejahteraan secara merata bagi seluruh masyarakat, termasuk warga Papua.

Ia menekankan pentingnya pendekatan pembangunan yang memperhatikan aspek geokultural, melibatkan banyak aktor, serta dibangun berdasarkan kebutuhan dan kondisi nyata masyarakat setempat.

Dari sisi sosial budaya, Papua memiliki keragaman suku, bahasa, adat istiadat, dan struktur sosial. Kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan pemerintah dalam merancang kebijakan agar program pembangunan tidak hanya seragam dari pusat, tetapi juga sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah.

Tantangan geografis juga tidak bisa diabaikan. Wilayah pegunungan, pesisir, kepulauan, perkotaan, hingga perbatasan memiliki persoalan berbeda, mulai dari konektivitas, distribusi logistik, transportasi, hingga akses terhadap pelayanan publik.

Ribka juga menilai pembangunan Papua tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Keterlibatan TNI-Polri, tokoh adat, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan agar setiap pemangku kepentingan memiliki peran dalam proses pembangunan.

"Kalau ini semua sudah terjadi, semua merasa bahwa sudah terwadahi, ada peran, ada kontribusi dari masing-masing sektor atau masing-masing stakeholders," ungkapnya.

baca juga

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor harus berjalan beriringan dengan kesinambungan antara perencanaan dan pelaksanaan program.

Aspirasi masyarakat yang telah dihimpun pemerintah harus benar-benar menjadi dasar kebijakan, bukan sekadar formalitas dalam proses perencanaan.

Dalam hal ini, penguatan otonomi khusus (Otsus) Papua juga dinilai menjadi instrumen penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
Pemerintah pusat dan daerah perlu memperkuat koordinasi agar kebijakan afirmasi berjalan selaras dan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Bagaimana kita memberikan visi kepada daerah, kewenangannya sudah ada, kemudian bagaimana pemanfaatannya, semua kembali pada Pemda. Ini menjadi titik pertama untuk perubahan pembangunan," jelas Ribka.

Melalui pendekatan yang inklusif, Ribka berharap pembangunan Papua tidak hanya menghasilkan kemajuan fisik, tetapi juga menghadirkan perdamaian, rasa aman, dan kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Semangat Hari Pahlawan, menurutnya, harus diwujudkan melalui pembangunan yang menghargai keberagaman dan memberikan ruang bagi masyarakat Papua untuk terlibat menentukan arah masa depannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:39 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Entertainment | Minggu, 08 November 2026 | 06:05 WIB

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

×