Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

IHSG Diproyeksikan Bisa Lanjutkan Penguatan di Perdagangan Rabu Ini

Achmad Fauzi

Rabu, 16 April 2025 | 08:44 WIB
IHSG Diproyeksikan Bisa Lanjutkan Penguatan di Perdagangan Rabu Ini
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan Rabu (16/4/2025). Sebab, banyak sentimen positif yang bisa membuat IHSG nyaman duduk di zona hijau.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya mengemukakan, meredanya tensi perang dagang dan banyaknya emiten yang membagikan dividen dan melakukan buyback diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Sementara itu terkoreksinya indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan.

"IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.375 - 6.305 dan resist 6.510 - 6.575," tulis CGS Internasional Sekuritas dalam risetnya seperti dikutip, Rabu (16/4/2025).

CGS Internasional Sekuritas dalam risetnya kembali menuturkan, [ada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup melemah tipis seiring dimulainya musim laporan keuangan emiten untuk periode kuartal pertama tahun ini dan meredanya tensi perang dagang.

Bank of America dan Citigroup masing-masing ditutup menguat 3,6 pesen dan 1,8 persen setelah melaporkan kinerja kuartal satu yang lebih baik dari perkiraan. Emiten lain yang akan merilis kinerja di pekan ini antara lain United Airlines dan Netflix.

Sementara itu saham Boeing terkoreksi hingga 2.36 persen setelah adanya berita bahwa pemerintah China memerintahkan perusahaan penerbahang dinegara tersebut untuk  menghentikan pembelian pesawat Boeing.

"Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari perang dagang setelah sebelumnya Amerika mengenakan tarif impor 145 persen untuk barang-barang asal China," tulis CGS Internasional Sekuritas.

Berbeda dengan riset di atas, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memproyeksikan secara teknikal IHSG kemarin ditutup naik 1,15 persen, tapi kembali disertai aksi jual asing Rp302 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBNI, BMRI, ITMG, BBRI, dan GOTO.

baca juga

"IHSG hari ini berpotensi kembali terkoreksi sepanjang gagal menembus 6. 500 dengan level Support IHSG 6.250 - 6.370, dan level Resistance IHSG 6.470 - 6.500," kata Fanny.

Fanny melihat Indeks-indeks Wall Street melemah pada perdagangan Selasa (15/4), mengakhiri penguatan dua hari sebelumnya. Hal tersebut seiring investor menanti laporan keuangan kuartal I tahun 2025 dan meredanya gejolak pasar pasca pengumuman tarif impor.

Dow Jones Industrial Average turun 0,38 persen, S&P 500 terkoreksi 0,17 persen dan Nasdaq Composite turun tipis 0,05 persen.

"Investor kini menantikan laporan keuangan emiten besar lainnya seperti United Airlines dan Netflix yang dijadwalkan dirilis pekan ini. Di sisi lain, saham Boeing melemah lebih dari 2 persen setelah laporan Bloomberg menyebut pemerintah Tiongkok melarang maskapai domestiknya menerima pengiriman pesawat baru dari produsen asal AS itu," kata Fanny.

Sementara, beber dia, bursa saham Asia menguat pada Selasa (15/4), didorong oleh kenaikan saham sektor otomotif setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan pengecualian tarif terhadap impor otomotif yang sedang berlaku.

Trump pada Senin (14/4) mengatakan sedang mempertimbangkan untuk mengubah tarif 25 persen atas impor mobil dan suku cadang dari Meksiko, Kanada, dan negara lainnya. Ia mengungkapkan bahwa produsen mobil "perlu sedikit waktu karena mereka akan memproduksi di sini (AS)."

Di Jepang, indeks Nikkei 255 menguat 0,84 persen dan Topix naik 1 persen, ditopang dengan saham-saham otomotif seperti Toyota dan Denso. Investor juga menanti laporan keuangan sejumlah emiten besar pekan ini, termasuk Bank of America dan Citigroup.

Kemudian, CSI300 China dan Shanghai Composite hingga Hang Seng Hong Kong naik tipis sebesar 0,06 persen, 0,15 persen dan 0,23 persen. Sementara itu, Kospi Korea Selatan naik 0,88 persen, dan S&P/ASX 200 Australia menguat 0,17 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Lanjutan Penguatan Hingga Akhir Perdagangan Selasa Ini

IHSG Lanjutan Penguatan Hingga Akhir Perdagangan Selasa Ini

Bisnis | Selasa, 15 April 2025 | 16:13 WIB

Strategi di Balik Buyback Saham BRI Rp3 Triliun, Picu Sinyal Optimis

Strategi di Balik Buyback Saham BRI Rp3 Triliun, Picu Sinyal Optimis

Bisnis | Selasa, 15 April 2025 | 13:11 WIB

Strategi Investasi BPKH Gagal Tercapai, Kurang Rp704 Miliar dari Target di 2024

Strategi Investasi BPKH Gagal Tercapai, Kurang Rp704 Miliar dari Target di 2024

Bisnis | Selasa, 15 April 2025 | 10:21 WIB

Terkini

APNI Minta Bursa Mineral Prioritaskan Produsen Nasional dan Transaksi Fisik

APNI Minta Bursa Mineral Prioritaskan Produsen Nasional dan Transaksi Fisik

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Bukan Cuma Angkut Orang, Perpres Ojol Akan Atur Tarif Barang dan Makanan

Bukan Cuma Angkut Orang, Perpres Ojol Akan Atur Tarif Barang dan Makanan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!

Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Minta Polisi Buka Barikade, Mahasiswa: Bapak Nggak Capek Lindungi Pejabat yang Enak di Istana?

Minta Polisi Buka Barikade, Mahasiswa: Bapak Nggak Capek Lindungi Pejabat yang Enak di Istana?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:16 WIB

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

×